Mengenal Inovasi Bata Interlock, Hadirkan Rumah Mewah Murah ala Eropa

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Naufal Ardiansyah

25 Mei 2025 14:47

Headline

Thumbnail Mengenal Inovasi Bata Interlock, Hadirkan Rumah Mewah Murah ala Eropa
Tampak depan rumah mewah dan elegan ala Eropa yang terbuat dari bata interlock. (Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Membangun rumah impian bergaya Eropa kini tak perlu mahal. Inovasi bata interlock hadir sebagai solusi cerdas untuk menghadirkan hunian mewah, kokoh, dan hemat biaya.

Rumah bergaya Eropa dikenal dengan tampilan elegan, detail artistik, dan nuansa klasik yang mewah. Namun selama ini, membangun rumah seperti itu sering kali dianggap mahal dan rumit.

Kini, anggapan tersebut mulai berubah seiring hadirnya teknologi bata interlock dari PT Sinergi Mitra Investama (SMI) dengan sistem bangunan yang revolusioner dan ekonomis. PT SMI merupakan Anak Usaha dari PT SIG yang terkenal akan kekokohan produknya.

Bata interlock adalah jenis bata modern yang didesain dengan sistem saling mengunci, layaknya potongan puzzle.

Baca Juga:
Ratusan Peserta PBI JKN di Lebak Direaktivasi, Dinsos Imbau Warga Tak Panik

Foto Manajemen PT SMI mengenalkan inovasi bata interlock kepada para tamu dari perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI dan para pengusaha properti. (Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)Manajemen PT SMI mengenalkan inovasi bata interlock kepada para tamu dari perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI dan para pengusaha properti. (Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)

Direktur Keuangan dan Supporting Kerja PT SMI Budi Wahyudarsono menjelaskan Bata Interlock ini adalah produk unggulan dari PT Semen Indonesia untuk bahan baku pembuatan rumah yaitu Precise Interlock Brick (PIB).

"Biaya pembangunan rumah, itu bisa ditekan cukup banyak karena dengan kecepatan pembangunannya yang enggak sampai satu bulan, rata-rata paling sekitar dua minggu, sudah bisa selesai itu rumah tipe 36," jelasnya pada Ketik.co.id, Sabtu, 24 Mei 2025.

Budi menambahkan penggunaan PIB memiliki banyak manfaat yaitu dapat mengurangi biaya tenaga kerja di pembangunan dan sangat efisien untuk penggunaan semen.

Baca Juga:
Kagum Rumah Bata Interlock SMI, Wamen PKP Fahri Hamzah: Ini Peradaban Masa Depan

"Nah pemakaian semen itu berkurang ya karena untuk PIB ini kita tidak perlu lagi menggunakan semen sebagai perekatnya. Tapi langsung kita pasang menjadi satu kesatuan seperti lego gitu," jelasnya.

Ia menjelaskan PIB menggunakan bahan ramah lingkungan, bahkan daur ulang. Selain itu, proses pembangunan menghasilkan limbah yang jauh lebih sedikit.

"Ramah lingkungan artinya bahwa rumah ini kalau ditempati itu adem, terus kemudian bisa lebih tahan gempa dibandingkan dengan rumah yang biasa," paparnya.

Foto Rumah contoh dan rumah kerangka dari inovasi Bata Interlock.(Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)Rumah contoh dan rumah kerangka dari inovasi Bata Interlock.(Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)

PIB juga sudah mempunyai rumah mockup di Ibu Kota Negara (IKN) untuk proyek rumah, namun masih belum dihuni hanya dijadikan sebagai rumah promosi.

"Sudah mulai menggencarkan promosi terkait dengan rumah PIB ini, rumah dengan bangunan interlock ini," jelas Budi.

Budi menjelaskan pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Perumahan untuk membangun perumahan dengan luas dua ratus hektare menggunakan PIB.

"Nah itu Bangkalan juga nanti kita sedang kita jajaki kerjasama dengan perumahan, karena di situ kita ada sekitar 200 hektare yang bisa dimanfaatkan," jelas Budi.

Foto Bata Interlock tertata dengan rapi di pabrik produksi PT SMI, Gresik. (Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)Bata Interlock tertata dengan rapi di pabrik produksi PT SMI, Gresik. (Foto: Naufal Ardiansyah/Ketik.co.id)

Adanya inovasi dari PT SMI ini, Budi berharap masyarakat dapat memilih bahan bangunan yang berkualitas dan terjangkau sekaligus estetik.

"Harapannya itu nanti kita bisa memberikan rumah yang berkualitas kepada masyarakat dengan harga yang lebih murah," jelasnya.

"Dengan harga lebih murah, jadi dengan kata lain, masyarakat atau konsumen itu memperoleh rumah namun dengan harga yang tidak murahan dan berkualitas, dan dari estetika otomatis akan mendapatkan,"  pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Mohamad Hardita Magdi Terima Penghargaan SMSI Blitar Raya Award 2025, Dukung Media Sebagai Mitra Pembangunan

Baca Selanjutnya

Minum Setengah Botol Cairan Pembersih Toilet Karena Masalah Cinta, Nyawa Perempuan Muda di Jember Terselamatkan Damkar

Tags:

PT SMI PT Sinergi Mitra Investama bata interlock PBI Precise Interlock Brick Semen Indonesia rumah Eropa

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar