Mengenal Fenomena Parasosial, Ketika Kedekatan Hanya Satu Arah

Jurnalis: Athaya Khaisyah Azira
Editor: Aziz Mahrizal

30 Okt 2025 03:00

Thumbnail Mengenal Fenomena Parasosial, Ketika Kedekatan Hanya Satu Arah
Ilustrasi parasocial relationship atau parasosial. (Foto: freepik)

KETIK, SURABAYA – Pernah nggak sih kalian merasa dekat dengan seseorang yang belum pernah kalian temui secara langsung? Kalian tahu kebiasaannya, selera humornya, makanan kesukaannya, seolah-olah sudah menjadi bagian hidupnya, padahal perasaan dekat ini hanya berjalan satu arah. 

Jika pernah, hal itu disebut parasocial relationship, fenomena yang dulu hanya muncul antara penonton dan bintang televisi, tapi kini berkembang pesat di era media sosial.

Dilansir dari alodokter, parasocial relationship atau hubungan parasosial yakni suatu kondisi yang menggambarkan hubungan satu sisi antara pengguna media (penggemar) dan persona media (idola) seperti selebritis, idol, influencer bahkan karakter animasi.

Istilah hubungan parasosial pertama kali diperkenalkan oleh sosiolog Donald Horton dan Richard Wohl pada tahun 1950-an. Kala itu, mereka meneliti bagaimana penonton televisi merasa seperti memiliki hubungan dengan bintang di televisi, entah itu penyiar atau selebritis.

Baca Juga:
Waspada Hoaks! Arumi Bachsin Ingatkan Peran Ibu Jadi Garda Terdepan Awasi Gadget Anak

Seiring waktu, konsep itu berkembang jauh melampaui televisi, terlebih di era modern dimana media sosial berkembang pesat seperti saat ini. Media sosial menciptakan ruang bentuk baru dari kedekatan ini. 

Melalui unggahan, siaran langsung, bahkan komentar yang diunggah di media sosial, para pengguna media ini merasa semakin dekat dengan para idolanya dan membuat hubungan satu arah itu terasa semakin nyata.

Di satu sisi, hubungan parasosial ini dapat memberi kenyamanan bagi mereka yang kesepian, bahkan bisa menjadi inspirasi, motivasi, bahkan dukungan emosional. Sosok yang hadir di layar seakan hadir sebagai teman yang selalu ada bagi mereka.

Namun di sisi lain, hubungan parasosial ini juga memiliki dampak negatifnya, lho! Ketika batas antara ‘terhubung’ dan ‘bergantung’ mulai kabur, muncul risiko emosional yang tak disadari.

Baca Juga:
Bupati Pemalang Serahkan Penghargaan PPID Teraktif 2025, Satpol PP hingga Kecamatan Belik Terdepan

Seperti yang terjadi di kebanyakan idola pop, penggemar mulai merasa kecewa saat muncul berita asmara atau kurang aktif dalam update di media sosialnya. Jika sudah seperti itu, perasaan nyaman akan berganti menjadi perasaan kehilangan yang terasa nyata, meskipun sejak awal tak pernah ada hubungan dua arah.

Selain itu, hubungan parasosial juga dapat menimbulkan harapan yang tidak realistis akibat terlalu sering menempatkan diri sendiri ‘di sisi’ idola. Lebih ekstrem, hubungan parasosial juga dapat menimbulkan perasaan obsesif dan melakukan tindak kriminal seperti menguntit terhadap idolanya.

Ikatan emosional yang mendalam dengan idola juga dapat menimbulkan rasa empati yang berlebihan terhadap setiap hal yang terjadi pada idolanya, dan dapat berpengaruh kepada suasana hati.

Pada intinya, penggemar yang memiliki hubungan parasosial dengan idolanya tidak menganggap idolanya sebagai persona media saja, namun sosok yang ia kenal secara dekat meskipun tidak pernah bertemu bahkan berinteraksi secara langsung. 

Inilah mengapa kita harus memiliki batasan saat menyukai idola. Meski hubungan parasosial tidak selalu berbahaya, jika berlebihan bisa menimbulkan dampak negatif dan bahkan mengarah pada kondisi seperti erotomania. Jadi, jangan berlebihan saat menyukai sesuatu ya, karena semua hal yang berlebihan itu tidak baik! (*)

Baca Sebelumnya

5.500 Pencari Kerja Serbu Job Fair Kota Malang, Bersaing untuk 2.500 Lowongan

Baca Selanjutnya

Bukan Lomba Biasa, Bupati Subandi Puji Inovasi RT-RT Se-Kabupaten Sidoarjo

Tags:

parasocial relationship hubungan parasosial media sosial idola penggemar parasosial

Berita lainnya oleh Athaya Khaisyah Azira

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

4 Januari 2026 15:01

Oshogatsu-asobi: Saat Karuta dan Gasing Menjadi Jembatan Tradisi di Tengah Modernitas Jepang

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

1 Januari 2026 23:01

Osechi Ryōri: Menumpuk Doa dan Harapan dalam Kotak Tradisi Tahun Baru Jepang

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

1 Januari 2026 11:01

Filosofi di Balik Kenyalnya Mochi, Benang Merah Tradisi Tahun Baru di Negeri Sakura

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

1 Januari 2026 10:02

Mengintip Tradisi Hatsumode, Kunjungan Pertama ke Kuil Saat Tahun Baru di Jepang

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

31 Desember 2025 23:01

Mengenal Bōnenkai dan Shinnenkai, Tradisi Pesta Menutup dan Membuka Tahun dengan Kebersamaan di Jepang

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

31 Desember 2025 11:32

Kota Surabaya dan Lamongan Diprediksi Hujan Ringan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar