Menenun Kepercayaan di Bumi Sembada, Strategi Diskominfo Sleman Tangkal Hoaks dan Dekatkan Layanan

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Mustopa

2 Feb 2026 21:13

Thumbnail Menenun Kepercayaan di Bumi Sembada, Strategi Diskominfo Sleman Tangkal Hoaks dan Dekatkan Layanan
Kepala Dinas Kominfo Sleman, Budi Santosa: membangun jembatan komunikasi yang akurat dan transparan melalui optimalisasi kanal digital dan kemitraan strategis guna mendukung program dan kebijakan pemkab yang lebih responsif dan informatif. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Di tengah tantangan disrupsi informasi tahun 2026, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman melakukan reposisi besar-besaran terhadap cara pemerintah berkomunikasi dengan warganya.

Dalam sebuah bincang santai pada Senin, 2 Februari 2026, Kepala Dinas Kominfo Sleman, Budi Santosa, mengungkapkan bahwa diseminasi informasi kini bukan lagi sekadar tugas humas, melainkan instrumen vital untuk membangun kembali public trust atau kepercayaan publik.

Didampingi Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Muhammad Arif Rahman, Budi Santosa menegaskan bahwa transparansi adalah harga mati.

Menurutnya, setiap kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman harus tersampaikan secara akurat hingga ke tingkat kalurahan agar tidak terjadi celah informasi yang bisa diisi oleh narasi menyesatkan.

Digitalisasi Narasi dan Visualisasi Kebijakan

Salah satu pilar utama dalam strategi tahun ini adalah perombakan konten pada kanal digital. Dinas Kominfo Sleman menyadari bahwa masyarakat modern lebih cepat menyerap informasi visual ketimbang teks birokrasi yang kaku. Oleh karena itu, optimalisasi portal resmi dan media sosial milik OPD kini difokuskan pada produksi infografis dan videografis.

Langkah ini diambil agar kebijakan teknis yang rumit dapat diterjemahkan ke dalam bahasa yang lebih membumi. Dengan penyajian yang menarik, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga memahami esensi dari setiap program yang digulirkan pemerintah daerah.

Sinergi Media dan Benteng Penangkal Hoaks

Menyadari posisi media massa sebagai pilar demokrasi, Dinas Kominfo Sleman mempererat kolaborasi dengan jurnalis lokal maupun nasional.

Muhammad Arif Rahman menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan ulang secara sistematis terhadap wartawan yang meliput di lingkungan Pemkab Sleman. Hal ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem komunikasi yang sehat dan profesional.

Sebagai bentuk konkret keterbukaan, Pemkab telah menyusun kalender "Jumpa Pers" (JP) sebanyak 19 kali sepanjang tahun 2026. Setiap sesi JP akan menghadirkan dua hingga empat narasumber berkompeten untuk membedah kebijakan secara tuntas.

Melalui rilis resmi dan koordinasi intensif ini, Diskominfo Sleman berharap dapat menutup ruang gerak berita bohong (hoaks) yang kerap mengganggu stabilitas sosial.

Baca Juga:
Krematorium TPU Madurejo Sleman Hapus Retribusi Sepenuhnya, Dulu Bayar Rp5 Juta

Foto Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sleman, Muhammad Arif Rahman, saat memaparkan materi kegiatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Ia menyampaikan peran strategis KIM sebagai agen informasi di akar rumput untuk menangkal hoaks dan memperluas jangkauan informasi kebijakan pemkab secara akurat. (Foto: Fajar R/Ketik.com)Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Sleman, Muhammad Arif Rahman, saat memaparkan materi kegiatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Ia menyampaikan peran strategis KIM sebagai agen informasi di akar rumput untuk menangkal hoaks dan memperluas jangkauan informasi kebijakan pemkab secara akurat. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

Menghidupkan Agen Informasi di Akar Rumput

Selain jalur digital dan media massa, kekuatan komunikasi Sleman bertumpu pada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Kelompok ini diposisikan sebagai agen informasi organik di tingkat kapanewon dan kalurahan.

Tidak sekadar dibentuk, para personel KIM akan mendapatkan pembinaan rutin setiap bulan serta pelatihan teknis yang relevan dengan perkembangan zaman.


KIM diharapkan menjadi jembatan dua arah: membawa informasi kebijakan dari kabupaten ke pelosok, sekaligus menyerap aspirasi warga untuk disampaikan kembali ke meja pengambil kebijakan. Dengan jangkauan yang luas, KIM menjadi ujung tombak dalam memastikan informasi tidak hanya berhenti di pusat kota.

Fokus pada Program Strategis

Seluruh energi diseminasi ini diarahkan untuk mengawal sejumlah program prioritas yang menyentuh langsung hajat hidup warga Sembada. Fokus utama saat ini meliputi infrastruktur melalui jargon "Sleman Dalane Alus Dalane Padang" yang menitikberatkan pada perbaikan jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Isu krusial lainnya yang menjadi sorotan adalah penyelesaian masalah sampah secara tuntas, peningkatan layanan kesehatan, serta pemberdayaan UMKM lokal.

Secara makro, Kominfo juga memiliki tugas berat untuk mengomunikasikan upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan hingga di bawah 5 persen, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih responsif terhadap keluhan warga. (*)

Baca Juga:
Bupati Sleman Harda Kiswaya Resmikan Jembatan Jatra Winongo Senilai Rp 1,6 Miliar

Baca Sebelumnya

Warga Babadan Terbelah Soal Penutupan Jalan, Dampak Pabrik Aspal Dibahas di DPRD Blitar

Baca Selanjutnya

Mantan Walikota Termuda hingga Pimpin DPD Golkar Sumut, Ini Sosok Lengkap Andar Amin Harahap

Tags:

Dinas Kominfo Sleman Budi Santosa Muhammad Arif Rahman Diseminasi Informasi public trust Pemkab Sleman KIM Sleman Jumpa pers Anti Hoaks Sleman Dalane Alus Pelayanan Publik Sleman Keterbukaan informasi publik Literasi digital Pembangunan Sleman 2026 Kelompok Informasi Masyarakat Kemitraan Media Program Prioritas Sleman Penanggulangan Kemiskinan Infrastruktur Sleman Digitalisasi Birokrasi Komunikasi Publik

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Sleman Juara Umum MTQ DIY 2026, Dominasi 7 Kategori Unggulan

18 April 2026 19:27

Sleman Juara Umum MTQ DIY 2026, Dominasi 7 Kategori Unggulan

Lewat Kenduri dan Tirakatan, Cara Kalurahan Caturtunggal Sleman Rayakan HUT ke-78

18 April 2026 19:19

Lewat Kenduri dan Tirakatan, Cara Kalurahan Caturtunggal Sleman Rayakan HUT ke-78

Hadiri Hari Jadi Ke-78 Sendangadi, Wakil Bupati Sleman Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sumber Mata Air

18 April 2026 14:45

Hadiri Hari Jadi Ke-78 Sendangadi, Wakil Bupati Sleman Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sumber Mata Air

Sleman Jadi Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Wagub: Momentum Cetak Generasi Qurani Berdaya Saing

18 April 2026 14:42

Sleman Jadi Tuan Rumah MTQ DIY 2026, Wagub: Momentum Cetak Generasi Qurani Berdaya Saing

Krematorium TPU Madurejo Sleman Hapus Retribusi Sepenuhnya, Dulu Bayar Rp5 Juta

17 April 2026 18:59

Krematorium TPU Madurejo Sleman Hapus Retribusi Sepenuhnya, Dulu Bayar Rp5 Juta

Pelantikan DPN Peradi 2026-2031, Imam Hidayat Tekankan Sinergi Empat Pilar Penegakan Hukum

17 April 2026 18:43

Pelantikan DPN Peradi 2026-2031, Imam Hidayat Tekankan Sinergi Empat Pilar Penegakan Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda