Mendes Yandri Usul Hentikan Izin Minimarket Baru, Bukan Tutup yang Sudah Beroperasi

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Fiqih Arfani

25 Feb 2026 13:52

Headline

Thumbnail Mendes Yandri Usul Hentikan Izin Minimarket Baru, Bukan Tutup yang Sudah Beroperasi
Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto (kedua kanan) dan Mensos Gus Ipul saat meninjau Kopres Merah Putih sekaligus kerja sama Program Keluarga Harapan di Kabupaten Serang. (Foto: Humas Kemendes PDT)

KETIK, SURABAYA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengusulkan penghentian penerbitan izin pendirian minimarket baru sebagai upaya memperkuat unit usaha masyarakat desa, termasuk mendukung pengembangan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi program prioritas pemerintah.

Usulan Yandri ini bersumber dari keluhan masyarakat desa, khususnya pedagang toko kelontong yang kesulitan bersaing dengan jaringan ritel modern dan terus berekspansi hingga ke wilayah perdesaan.

Ia menegaskan, kebijakan dimaksud bukan menutup minimarket yang telah beroperasi, melainkan menghentikan izin baru agar usaha rakyat desa tidak kalah saing.

“Saat di Komisi V itu saya sampaikan, untuk minimarket-minimarket seperti Indomaret, Alfamart, silakan jalan. Saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Yang saya minta ditutup itu izin baru. Jangan sampai minimarket ini ke desa-desa, dan mematikan usaha-usaha rakyat di desa,” ujar Yandri saat menghadiri agenda Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Selasa 24 Februari 2026.

Baca Juga:
Menko Zulkifli Hasan Kunjungi Ponpes Al-Rosyid Bojonegoro, Bahas Ketahanan Pangan dan MBG

Yandri juga menambahkan penguatan ekonomi desa sejalan dengan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pembangunan dari tingkat bawah.

Melalui Koperasi Desa Merah Putih, keuntungan usaha sedikitnya 20 persen akan menjadi Pendapatan Asli Desa (PAD) dan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dikelola kembali untuk kepentingan masyarakat desa.

Menurut Yandri, desa dan kelurahan memiliki posisi strategis karena berada di garis terdepan pembangunan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. 

"Sekarang, dalam rangka pemerataan ekonomi itu, Koperasi Desa Merah Putih adalah alat jitu dan akurat, untuk memastikan pemerataan itu benar-benar ada," beber mantan Wakil Ketua MPR RI itu.

Baca Juga:
DPRD Surabaya Tekankan Keterlibatan Koperasi di Pasar Murah

Sejalan dengan hal-hal tersebut, seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan harut turut serta bekerja sama untuk memanfaatkan peluang agak ekonomi di desa dapat semakin menguat untuk mencegah terjadinya urbanisasi dan dampak sosial yang buruk lainnya. 

Pasalnya jika urbanisasi terjadi seperti di negara Jepang dan Korea Selatan akan timbul permasalahan lain yang lebih berat seperti demografi penduduk yang tak seimbang. 

"Maka kami waktu rapat di Komisi V, Presiden kita semua, Pemerintah Daerah, Pak Kades, Pak Camat, semua harus berpihak kepada masyarakat desa. Dengan melakukan afirmasi dan peluang-peluang bisnis yang bisa diambil oleh masyarakat desa," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

“FOMO Bukber” Antara Silaturahmi atau Ajang Flexing? Ini Kata Pakar Unesa

Baca Selanjutnya

TKM Masih Rendah, Disperpusip Kota Batu Genjot Literasi Lewat Digitalisasi dan Renovasi

Tags:

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Mendes PDT koperasi Koperasi Merah Putih Ekonomi Izin Usaha minimarket

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar