Memed Viral: Sound Horeg Satukan Warga Guyub Rela Nabung Kas RT Setahun Sebelumnya

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

7 Agt 2025 06:10

Thumbnail Memed Viral: Sound Horeg Satukan Warga Guyub Rela Nabung Kas RT Setahun Sebelumnya
Memed saat sedang mengoperasikan sound horeg. (Foto: instagram @ memed_soundhoreg)

KETIK, MALANG – Nama Ahmad Abdul Azis atau kerap disapa Memed, kini menjadi buah bibir di kalangan netizen maupun masyarakat Indonesia. Pria berjuluk Thomas Alfa Edisound ini membawa pandangan sound horeg jadi semangat representatif dari keguyuban warga.

Tak jarang, untuk mendatangkan sound horeg pada acara-acara seremonial seperti HUT Kemerdekaan RI, dan lainnya, warga rela menabung bahkan 1 tahun sebelum kegiatan dilaksanakan. Warga Blitar itu menganggap bahwa sound horeg menjadi bagian dari ekspresi masyarakat.

"Iya, (sound horeg bagian ekspresi masyarakat). Rasa kebersamaan antara pemuda. Kita disewanya per sound itu 1 RW. Mereka sebelumnya ada musyawarah dan iuran untuk mendatangkan sound, izin, dan lainnya," ujarnya dilansir dari TV One News.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk menyewa sound horeg sendiri tidak main-main yakni mulai dari puluhan hingga ratusan juta, tergantung dari jenis dan jumlah sound yang dipilih. Fenomena sound horeg sendiri banyak menjalar di kalangan masyarakat Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Baca Juga:
Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Memed menjelaskan dalam setiap kegiatan warga yang melibatkan sound horeg, selalu disertai dengan posko-posko keamanan. Hal tersebut untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar pemerintah membuat regulasi baru sebagai jalan tengah bagi penyelenggaraan sound horeg. Salah satunya yang mengharuskan warga dengan kondisi tertentu untuk melakukan evakuasi jika terdapat perayaan dengan sound horeg.

"Mungkin nanti bisa dibuatkan regulasi baru lagi. Kalau ada orang yang sakit atau bagaimana, disuruh menjauh atau dievakuasi dulu. Kan waktu event karnaval itu juga ada posco-posco keamanan juga," katanya.

Hal tersebut juga membuatnya selama berkiprah sebagai operator sound horeg, belum pernah menerima keluhan dari warga terkait tingkat kebisingan. Sebelum kegiatan dimulai, selalu didahului dengan musyawarah bersama warga.

Baca Juga:
Viral! Ini Lirik Lagu "Tak Sogok Tak Sogok" Icha Chellow Ratu Sound Horeg

"Sebelum kita datang atau perform gitu sudah ada musyawarah dari warga. Harusnya sound horek itu ditaruh mana, kalau nanti mungkin ada orang yang sakit atau ada orang tua gitu juga dipindahkan agar aman dari radius tersebut. Jadi selama ini belum ada komplain dari warga," tegasnya.

Memed memastikan bahwa dirinya telah mematuhi aturan yang berlaku. Dalam praktiknya, sound horeg yang ia operasikan tak melebihi ambang batas desibel yang direkomendasikan di beberapa daerah. 

"Kalau saya sih mengikuti peraturan yang ada kan ada regulasi baru. Kemarin di Jombang itu kalau enggak salah sekitar 120 desibel. Kalau 60 desibel sih enggak, soalnya sangat kecil. Kendaraan jalan saja bisa sampai 70 desibel," jelasnya.

Penampilan Memed yang terlihat mengantuk, rambut berantakan, dengan kantung mata yang tebal juga membuatnya semakin viral di media sosial. Ia telah menggeluti dunia sound horeg sejak tahun 2018 berkat penyewaan sound horeg milik ayahnya. (*)

Baca Sebelumnya

Irwasum Polri dan Wamentan RI Ground Breaking 205 SPPG di Kabupaten Malang

Baca Selanjutnya

Sibaperikan DKP Halsel Hadirkan Keadilan Sosial di Ujung Jari

Tags:

Sound Horeg Memed Thomas Alfa Edisound Ahmad Abdul Azis

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H