May Day, PMII Pacitan: Nelayan Harus Merdeka dari Tengkulak dan Pungli

Jurnalis: Maryani
Editor: Hetty Hapsari

1 Mei 2025 17:31

Thumbnail May Day, PMII Pacitan: Nelayan Harus Merdeka dari Tengkulak dan Pungli
Puluhan mahasiswa yang tergabung di PMII Pacitan mendatangi kantor Dinas Perikanan Pacitan, Kamis, 1 Mei 2025. (Foto: PMII for Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional, Kamis, 1 April 2025, dimanfaatkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pacitan untuk menyuarakan keresahan nelayan. 

Puluhan mahasiswa mendatangi Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan guna menuntut solusi konkret atas carut-marut tata kelola sektor kelautan dan perikanan di daerah pesisir selatan Jawa Timur tersebut.

Aksi tersebut menyoroti sejumlah persoalan krusial yang selama ini membelit ribuan nelayan lokal.

Di antaranya dominasi tengkulak dalam tata kelola harga ikan, mandeknya sistem lelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), dugaan kebocoran retribusi, hingga potensi pungutan liar dan mafia dalam perizinan sampai penjualan benih lobster (benur).

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Ketua PC PMII Pacitan, Al Ahmadi, menyebut nelayan di berbagai TPI terjebak dalam sistem eksploitatif yang melemahkan posisi tawar mereka di hadapan perantara atau tengkulak.

“Alih-alih membangun kemandirian ekonomi nelayan, pemerintah justru membiarkan pasar ikan dikuasai oleh perantara. Ini bentuk pembiaran terhadap ketidakadilan struktural,” tegas Al Ahmadi dalam orasinya.

PMII juga menyoroti ketiadaan fasilitas cold storage yang menyebabkan hasil tangkapan nelayan kerap tak terserap pasar, bahkan terbuang sia-sia.

Foto p

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Sistem lelang dinilai tidak transparan dan cenderung hanya formalitas, sementara dugaan kebocoran retribusi TPI menjadi isu serius yang butuh pengawasan ketat.

Tak hanya itu, kebijakan pengelolaan benur dianggap hanya menguntungkan segelintir pemodal besar. PMII mencurigai adanya pungli dan mafia dalam distribusi dan perizinan, sementara nelayan kecil justru terancam kriminalisasi.

Keterbatasan akses informasi juga menjadi sorotan. Minimnya teknologi informasi terkait cuaca dan harga pasar membuat nelayan, terutama yang berusia lanjut, sulit mengambil keputusan tepat sebelum melaut.

“Negara wajib hadir melalui solusi nyata, bukan sekadar program di atas kertas,” tambah Al Ahmadi.

PMII mendesak pemerintah daerah untuk:

  • Membangun fasilitas cold storage di setiap TPI,
  • Mereformasi sistem lelang dan memperkuat pengawasan retribusi,
  • Menyediakan sistem informasi digital soal cuaca dan harga pasar,
  • Mengintervensi harga ikan demi perlindungan nelayan,
  • Mendirikan Unit Pengolahan Hasil Laut (UPH),
  • Mengadakan pelatihan teknologi bagi nelayan muda,
  • Serta mengoptimalisasi sektor perikanan budidaya.

Menanggapi itu, Kepada Dinas Perikanan Pacitan, Bambang Mahendra mengaku siap untuk menampung dan mengawal aspirasi tersebut.

Ia berjanji akan bertanggungjawab menuntaskan masalah-masalah sektor maritim, terutama meningkatkan kesejahteraan nelayan di Pacitan.

"Kepada masyarakat nelayan Pacitan, pelaku usaha ikan, sesuai yang disampaikan PMII Pacitan. Akan kami tingkatkan koordinasi, komunikasi, sinergi agar hal-hal yang belum bisa dilaksanakan belum optimal. Kami mohon maaf atas segala keterbatasan yang ada pada diri kami di Dinas Perikanan," tutupnya.

Aksi damai tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumen tuntutan resmi kepada Dinas Perikanan. PMII menyatakan komitmennya untuk terus mengawal isu ini hingga pemerintah menunjukkan langkah konkret dan berpihak pada nelayan. (*)

Baca Sebelumnya

Peringati May Day, Bupati Mas Ipin Ajak Buruh Doakan Pengusaha di Trenggalek Sukses

Baca Selanjutnya

Cegah Penyelewengan, Kapolres Batu Awasi Distribusi Bantuan Ketahanan Pangan

Tags:

pacitan PMII Pacitan

Berita lainnya oleh Maryani

AMMP Dukung KPK Bongkar Mafia Cukai Rokok Ilegal, Begini Alasannya

1 April 2026 14:19

AMMP Dukung KPK Bongkar Mafia Cukai Rokok Ilegal, Begini Alasannya

Inspektorat Dalami Dugaan Penyelewengan DD Klesem Pacitan, Auditor Diterjunkan

13 Januari 2026 14:58

Inspektorat Dalami Dugaan Penyelewengan DD Klesem Pacitan, Auditor Diterjunkan

Parah! Bendahara Desa di Pacitan Kabur Usai Diduga Selewengkan DD Ratusan Juta

10 Januari 2026 08:30

Parah! Bendahara Desa di Pacitan Kabur Usai Diduga Selewengkan DD Ratusan Juta

PMII Pacitan Ungkap Dugaan Penyimpangan Bansos: Gagal Benahi Kadis Komit Siap Lengser

17 November 2025 17:07

PMII Pacitan Ungkap Dugaan Penyimpangan Bansos: Gagal Benahi Kadis Komit Siap Lengser

Buka Cakrawala Mahasiswa ke Kancah Global, PMII Pacitan Gelar PKL-II

5 Oktober 2025 18:46

Buka Cakrawala Mahasiswa ke Kancah Global, PMII Pacitan Gelar PKL-II

Ketik Award 2025: Bupati Pacitan Diganjar Penghargaan Pelestarian Kebudayaan

11 September 2025 17:43

Ketik Award 2025: Bupati Pacitan Diganjar Penghargaan Pelestarian Kebudayaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar