Massa PMII Jatim Unjuk Rasa, Desak Aparat Tegas Tutup Tambang Ilegal

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

8 Nov 2023 13:15

Thumbnail Massa PMII Jatim Unjuk Rasa, Desak Aparat Tegas Tutup Tambang Ilegal
Para massa yang mencoba memaksa masuk ke gedung DPRD Jatim. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Ratusan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur memenuhi halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim, Rabu (8/11/2023). Mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut Komisi D untuk menindak tegas keberadaan tambang ilegal yang merusak lingkungan.

Para aktivis mahasiswa ini tiba di gedung DPRD Jatim sekitar pukul 14:00 WIB. Aksi ini sendiri dihadiri oleh berbagai perwakilan PMII dari kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur.

Dalam tuntutannya, selain mendesak pemerintah menindak tegas keberadaan tambang ilegal di Jatim, mereka juga menuntut DPRD Jatim untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah terkait keberadaan tambang ilegal yang sangat merugikan masyarakat.

Dalam aksi ini sempat terjadi ketegangan antara aktivis dan aparat keamanan. Para aktivis sempat memblokade Jalan Indrapura sehingga membuat arus lalu lintas tersendat. Selain itu mereka juga melakukan aksi bakar sampah dan merusak barikade kawat berduri untuk memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Jatim.

Baca Juga:
Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Untuk meredakan ketegangan, salah satu anggota komisi D DPRD Jatim, Nur Aziz akhirnya menemui para aktivis di depan gedung DPRD. Dalam kesempatan tersebut Nur Aziz berdialog dengan para pendemo dan menyetujui segala tuntutan yang diajukan.

"Tentu ini adalah gerakan yang sangat positif dalam proses pembangunan di Jawa Timur. Dan saya dari komisi D akan menindaklanjuti semua tuntutan dari adik-adik," jelas Nur Aziz, Rabu (8/11/2023).

Foto Anggota komisi D DPRD Jatim Nur Aziz. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)Anggota komisi D DPRD Jatim, Nur Aziz. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

Anggota fraksi PKB tersebut menambahkan, harus ada koreksi - koreksi dari elemen masyarakat termasuk mahasiswa. "Ini supaya kita bisa menjadikan alam Indonesia seperti di UUD 1945 pasal 33 ayat 3. Itu alam bumi dan air itu adalah menjadi tanggung jawab pemerintah," ujar Nur Aziz.

Baca Juga:
Figur Muda Berpengalaman, M. Muhri Masuk Bursa Ketua PKB Sumenep

Dan terkait tambang ilegal dirinya membenarkan hal tersebut. Selama ini tambang ilegal memang seringkali menjadi permasalahan yang cukup menahun. Oleh sebab itu pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak berwajib agar dilakukan penertiban.

"Sesuai dengan aturannya. Karena itu unsur pidana. Pidana yang bisa (menindak) itu di kepolisian. Sampai hari ini saya juga masih menunggu hasil dari kepolisian karena itu unsur pidana," tambahnya.

Lebih lanjut selama ini Komisi D selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian karena tambang ilegal ini menjadi ranah dari polisi untuk menindak secara hukum. Selain itu juga perlu kerjasama dengan Dinas ESDM agar apa yang dilakukan bisa tepat sasaran.

"Sudah sering kita rapat koordinasi, secara umum kita rapat koordinasi dengan Dinas ESDM. Dan hal ini memang harus segera ditertibkan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Mantan Wabup Blitar Penuhi Panggilan Kejari, Diperiksa Selama 5 Jam

Baca Selanjutnya

SBI Panen Raya Melon Honeydew bersama Poktan Mliwang Kerek Tuban

Tags:

unjuk rasa demonstrasi PMII Tambang Ilegal Komisi D DPRD Jatim Lingkungan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar