Masih Ada 1.700 Anak Tidak Sekolah di Kota Malang, Disdikbud: Jumlah Terus Menurun

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

30 Jan 2026 13:32

Thumbnail Masih Ada 1.700 Anak Tidak Sekolah di Kota Malang, Disdikbud: Jumlah Terus Menurun
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana menjelaskan masih ada sekitar 1.700 anak tidak sekolah. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Kota Malang masih menghadapi sekitar 1.700 kasus Anak Tidak Sekolah (ATS) di awal tahun 2026. Meskipun tergolong masih tinggi, namun jumlah tersebut terus mengalami penurunan. 

Berdasarkan data pada Oktober 2024, sebanyak 5.655 anak di Kota Malang tidak sekolah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana, jumlah anak tidak sekolah terus diintervensi secara berkelanjutan. 

"Jumlah awal kan di 5.655 anak tidak sekolah. Sekarang kami berupaya intervensi hingga masih sekitar 1.700 anak," ujarnya, Jumat, 30 Januari 2026.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Menurut Suwarjana, mayoritas dari 1.700 anak tersebut sudah berada di luar usia sekolah formal.

Ia mengungkapkan, banyak faktor yang menyebabkan intervensi sulit dilakukan, mulai dari berpindah dari Kota Malang, kesibukan bekerja, menikah, dan lainnya. 

"Sudah menikah pun kalau masih ada di Malang, kami tetap merayu untuk tetap tidak boleh putus sekolah. Kami fasilitasi di PKBM, kelompok-kelompok belajar masyarakat," ucapnya. 

Suwarjana optimis bahwa jumlah anak usia sekolah yang putus sekolah telah mendekati nihil. Namun ia meminta agar masyarakat melapor apabila ditemukan anak tidak sekolah di lingkungan sekitar.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Laporan tersebut dapat disampaikan langsung ke Kantor Disdikbud Kota Malang ataupun melalui media sosial dan juga Sambat Online. 

"Kami pun juga tidak boleh lengah, tidak boleh santai. Seandainya ada masyarakat yang mengetahui tetangganya, saudaranya, kenalannya yang mungkin putus sekolah belum punya ijazah SD, SMP, SMA tolong komunikasikan, hubungi kami," katanya. 

Disdikbud Kota Malang juga berkoordinasi dengan Dinsos-P3AP2KB Kota Malang untuk memantau anak yang dipekerjakan di jalanan. Namun hingga kini diketahui mayoritas anak-anak tersebut masih menempuh pendidikan formal. 

"Insyaallah masih sekolah. Ya karena itu juga kami tracking dengan Dinsos. Jadi kami tidak akan putus sampai di sini saja," sebutnya. 

Untuk menekan angka anak tidak sekolah, Disdikbud Kota Malang telah bekerja sama untuk program pendidikan penyetaraan.

Upaya pencegahan juga dilakukan dengan sosialisasi kepada perangkat daerah di lingkungan kelurahan, RT dan RW. 

"Kami tetap bekerja sama dengan masyarakat, PKK yang ada di RT, RW, kemudian dengan teman-teman PKBM. Kalau memang masih di usia sekolah, kami masukkan sekolah. Kalau tidak usia sekolah, akan kami fasilitasi dengan PKBM dengan kejar paket," tutupnya.  (*)

Baca Sebelumnya

Belum Tamat! Polisi Ungkap Status Terbaru Kasus Pemukulan Kepala Satpol PP Jombang

Baca Selanjutnya

Mencicipi Segar plus Gurihnya Black Wonton Sup, Hidangan Khas China Menggoda Selera

Tags:

Anak tidak sekolah ATS Kota Malang Kota Malang Kota Pendidikan Disdikbud Kota Malang Jumlah ATS Anak Sekolah Anak Putus Sekolah Anak Tidak Sekolah Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H