Masalah Serius Sampah di Jember, DLH Gelar Sosialisasi Raperbup Pengurangan Sampah Plastik

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: M. Rifat

4 Des 2023 08:45

Thumbnail Masalah Serius Sampah di Jember, DLH Gelar Sosialisasi Raperbup Pengurangan Sampah Plastik
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Sugiyarto membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Raperbup Pengurangan Sampah Plastik, Senin (4/12/2023) (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Sebagai kabupaten yang sangat luas dengan 2,6 juta penduduk, Kabupaten Jember memiliki permasalahan serius mengenai pengelolaan sampah rumah tangga bahkan industri.

Penduduk yang besar berpotensi menghasilkan sampah sebanyak 1.700 ton per harinya. Sedangkan sampah yang bisa diangkut setiap harinya hanya 350 ton saja.

"Sedangkan TPA Pakusari hanya mampu menampung 195 ton sampah setiap hari," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Sugiyarto saat membuka kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Raperbup Pengurangan Sampah Plastik, Senin (4/12/2023).

Bisa dibayangkan, lanjutnya, sisa daripada sampah yang tidak bisa diangkut diduga dibuang sembarangan di sungai-sungai, bahkan dikubur atau dibakar. Kemudian akan mencemari lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Sosialisasi pengelolaan sampah ini diharapkan para pegiat peduli lingkungan, muspika se-Kabupaten Jember, dan perusahaan yang ada di kabupaten setempat ikut menyalurkan hasil sosialisasi untuk khalayak yang lebih luas lagi.

Harapannya agar kesadaran masyarakat terbangun untuk ikut peduli dengan mengolah sampah dari hulu. Sehingga, menurut Sugiyarto masyarakat tidak hanya memindahkan masalah sampah ke tempat pembuangan akhir.

"Selama ini sampah belum kita kelola. Permasalahan di TPA Pakusari kita sudah overload, 31 tahun beroperasi, ketinggian mencapai 20 meter dan muncul timbunan-timbunan sampah yang menggunung," urai pria berkacamata itu.

Tidak hanya menggunung, tumpukan sampah itu juga membawa bencana. "Jika musim hujan bisa longsor, kalau musim kemarau bisa terbakar. Dan berpotensi terjadi ledakan akibat gas metan yang dihasilkan sampah organik," imbuhnya.

Baca Juga:
Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Untuk itu, dengan adanya sosialisasi pengelolaan sampah dan Raperbup Pengurangan Sampah Plastik bisa segera terealisasi sebelum kondisinya yang semakin parah.

Menurutnya Perbup Pengurangan Sampah Plastik prosesnya masih panjang, saat ini dalam tahap harmonisasi di Kemenkumham Provinsi Jawa Timur, kemudian Fasilitasi Hukum Setda Prov. Jawa Timur, setelah itu baru bisa diundangkan. Estimasi waktu 6 bulan kedepan sudah bisa diterapkan.

"Harapannya kita bisa membuat gebrakan bersama-sama pengurangan sampah plastik. Bisa kita bayangkan Jember terlambat jauh daripada kabupaten lain, seperti Lumajang di minimarket sudah tidak menyediakan kantong plastik," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Libur Nataru Kian Dekat, Ini Rekomendasi Villa di Kota Wisata Batu

Baca Selanjutnya

Targetkan Pertumbuhan Nasabah Simpeda Tiap Tahun, Bank Jatim Fokus Perbaiki Layanan Berbasis Digital

Tags:

Dinas Lingkungan Hidup DLH Pengelolaan Sampah Jember

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H