KETIK, SURABAYA – Kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, tidak hanya dikenal sebagai salah satu tempat favorit masyarakat untuk berjalan-jalan, tetapi juga menjadi lokasi berbagai pilihan kuliner. Salah satu jajanan yang cukup menarik perhatian pengunjung adalah Martabak Mak Ndut.

Jajanan khas Madura ini menawarkan martabak berukuran kecil dengan berbagai pilihan isian serta harga yang relatif terjangkau.Martabak Mak Ndut telah berdiri sejak 2019.

Lokasinya berada di area parkir Loske Coffee, kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya. Lapak ini tidak berada tepat di pinggir jalan utama, sehingga pengunjung yang ingin datang dapat menjadikan Loske Coffee sebagai penanda.

Martabak disajikan dengan saus sambal, acar, dan petis khas Madura pada Selasa, 18 Agustus 2026. (Jihan Zahiroh Rohimah/Ketik.com)

Setelah tiba di lokasi, pengunjung dapat masuk ke area parkiran untuk menemukan lapak Martabak Mak Ndut yang berada di dalam kawasan tersebut.

Baca Juga:
Viral di Surabaya! Angsle Kekinian Pakai Varian Matcha dan Milo, Ludes Cuma dalam 2 Jam

Berbeda dengan martabak pada umumnya, Martabak Mak Ndut memiliki ukuran yang lebih kecil dan disajikan dalam keadaan dilipat. Martabak dibuat setelah pembeli melakukan pemesanan sehingga disajikan dalam kondisi hangat.

Proses pembuatan yang dilakukan saat ada pesanan juga membuat pembeli dapat menikmati tekstur kulit martabak yang renyah.

Suasana antrean pelanggan Martabak Mak Ndut di Jalan Tunjungan, Surabaya, pada Selasa, 18 Agustus 2026. (Jihan Zahiroh Rohimah/Ketik.com)

Pilihan isian yang tersedia cukup beragam, mulai dari bihun, usus, tetelan, wortel, hingga daging. Selain varian tersebut, tersedia juga martabak telur dengan pilihan isian yang berbeda. Beragamnya pilihan tersebut membuat pembeli dapat menyesuaikan pesanan sesuai dengan selera.

Baca Juga:
Lezatnya Bebek Bumbu Hitam dengan Cocolan Sambal Bawang, Hadirkan Kesan Unik

Harga menjadi salah satu daya tarik Martabak Mak Ndut. Harga martabak berada di kisaran Rp3.000 hingga Rp7.000, tergantung pada pilihan isiannya. Sementara itu, martabak telur memiliki harga yang lebih tinggi, sekitar Rp12.000 hingga Rp15.000.

Harga tersebut membuat jajanan ini cukup ramah di kantong bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat yang sedang berkunjung ke kawasan Jalan Tunjungan.

Selain pilihan isian, Martabak Mak Ndut juga memiliki pelengkap berupa petis khas Madura. Rasa gurih dan khas dari petis menjadi pelengkap saat menikmati martabak yang baru digoreng.

Perpaduan kulit martabak yang renyah, berbagai pilihan isian, dan petis khas Madura memberikan cita rasa tersendiri bagi jajanan tersebut.

Menurut salah satu kasir Martabak Mak Ndut, banyak pelanggan datang setelah mengetahui jajanan tersebut dari media sosial, khususnya TikTok. Beragam pilihan isian dan harga yang masih terjangkau juga menjadi daya tarik bagi pengunjung.

“Sekarang banyak yang datang karena tahu dari TikTok. Biasanya mereka penasaran ingin coba, apalagi isiannya banyak dan harganya juga masih terjangkau,” ujarnya.

Martabak Mak Ndut semakin dikenal setelah ramai dibagikan melalui media sosial, khususnya TikTok. Konten-konten kuliner yang memperlihatkan proses pembuatan serta beragam isian martabak membuat masyarakat semakin penasaran untuk datang dan mencobanya secara langsung. Namun, selain karena media sosial, harga dan cita rasa juga menjadi alasan pengunjung memilih jajanan tersebut.

Salah satu pelanggan, Putri Nabila, mengaku tertarik mencoba Martabak Mak Ndut karena penasaran dengan jajanan yang cukup ramai dibicarakan. Ia menilai pilihan isian yang beragam dan harga yang terjangkau menjadi salah satu alasan martabak tersebut cocok dijadikan camilan saat berada di kawasan Tunjungan.

“Saya awalnya penasaran karena sering lihat di media sosial. Setelah coba, menurut saya martabaknya enak, isiannya banyak pilihan, terus makannya juga makin cocok pakai petis Madura,” ujar Putri Nabila, salah satu pelanggan.

Martabak Mak Ndut buka setiap hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB. Waktu operasional tersebut membuat pengunjung dapat datang mulai siang hingga malam hari, baik saat sedang beraktivitas maupun ketika berjalan-jalan di kawasan Jalan Tunjungan.

Dengan lokasi yang berada di area parkir Loske Coffee, pilihan isian yang beragam, harga yang relatif terjangkau, serta tambahan petis khas Madura, Martabak Mak Ndut menjadi salah satu jajanan yang menarik untuk dicoba saat berkunjung ke Jalan Tunjungan.

Popularitasnya di media sosial turut membantu jajanan ini dikenal lebih luas, sementara cita rasa dan harga menjadi alasan pengunjung untuk kembali. (*)