Marak Aksi Massa, LPA Jatim Desak Pemkot Surabaya Terapkan Belajar dari Rumah

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

31 Agt 2025 14:01

Thumbnail Marak Aksi Massa, LPA Jatim Desak Pemkot Surabaya Terapkan Belajar dari Rumah
Ilustrasi pelajar di Kota Surabaya. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Meningkatnya ketegangan sosial-politik nasional membuat situasi di Surabaya dinilai tak kondusif.

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah preventif dengan memberlakukan kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) pada 1-5 September 2025.

Pengurus LPA Jatim, Isa Anshori, menyebutkan bahwa informasi mengenai rencana aksi massa lanjutan beredar luas di media sosial, terutama terkait seruan demo serentak di Gedung DPR RI Jakarta.

Ia menilai potensi pergerakan massa tersebut bisa meluas hingga Surabaya, sehingga perlu diantisipasi sedini mungkin.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

“Aksi-aksi tanpa penanggung jawab dan koordinasi jelas berisiko menimbulkan kerentanan sosial. Situasi yang awalnya terkendali bisa berubah menjadi chaos dan membahayakan anak-anak yang sedang beraktivitas di luar rumah,” kata Isa, Minggu 31 Agustus 2025.

Menurutnya, Surabaya kerap menjadi salah satu titik strategis dalam gelombang demonstrasi. Jika situasi memanas, lalu lintas terganggu dan aktivitas publik bisa lumpuh.

“Belajar dari pengalaman sebelumnya, situasi seperti ini membuat orang tua cemas, sekolah pun sulit mengontrol keamanan anak di perjalanan. Oleh sebab itu, kami mendorong agar pembelajaran sementara dialihkan ke metode daring,” ujarnya.

Isa menegaskan, keselamatan anak harus menjadi prioritas. Kebijakan belajar dari rumah diyakini tidak akan mengganggu capaian akademik karena sekolah bisa menyiapkan penugasan mandiri maupun pembelajaran daring.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Selain itu, LPA Jatim juga meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim dan Kota Surabaya segera menyusun skema pembelajaran alternatif agar seluruh siswa tetap belajar dalam kondisi aman. Orang tua pun diminta berperan aktif mengawasi anak-anak di rumah.

“Keterlibatan orang tua sangat penting agar anak tetap fokus belajar dan tidak terpapar suasana sosial yang tidak kondusif. Anak-anak harus dijauhkan dari potensi menjadi peserta atau bahkan korban dalam dinamika unjuk rasa,” tegasnya.

Isa menambahkan, langkah antisipatif ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam melindungi generasi muda dari ancaman keselamatan fisik dan psikologis.

Ia berharap kebijakan ini segera direspon cepat oleh pemerintah daerah demi mencegah dampak yang lebih luas.

“Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Pendidikan harus tetap berjalan, namun keamanan mereka tidak boleh dipertaruhkan,” pungkas Isa. (*)

Baca Sebelumnya

Aksi Anarkis Geng Motor Rusak Fasilitas Umum di Palembang, 42 Pelaku Diamankan

Baca Selanjutnya

Gerakan Sholat Subuh Berjama'ah, Wabup Aceh Singkil & BKPRMI Safari ke Masjid Baiturrahim

Tags:

LPA Jatim Isa Anshori surabaya pembelajaran daring belajar di rumah Pemkot Surabaya aksi Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar