Marah Saat Puasa, Apakah Mengurangi Pahala?

Jurnalis: Maulidya Hanin Najahah
Editor: Rahmat Rifadin

24 Feb 2026 04:04

Thumbnail Marah Saat Puasa, Apakah Mengurangi Pahala?
Ilustrasi rang yang sedang marah (Foto: Pinterest)

KETIK, SURABAYA – Bulan Ramadan adalah momen untuk menahan diri, bukan hanya dari lapar dan haus, tetapi juga dari emosi yang meledak-ledak. Lalu, bagaimana jika seseorang marah saat sedang berpuasa? Apakah puasanya batal? Atau justru pahala puasanya yang berkurang?

Dalam salah satu kajiannya di channel YouTube Tanaashuh, Ustaz Syafiq Riza Basalamah pernah menjelaskan persoalan ini secara rinci. Ustaz yang lahir pada 15 Desember 1977 dan merupakan alumnus Universitas Islam Madinah tersebut menegaskan bahwa marah tidak serta-merta membatalkan puasa, tetapi bisa berdampak pada pahala.

Beliau mengingatkan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa apabila seseorang sedang berpuasa maka janganlah ia berkata kotor dan jangan pula memaki. Bahkan, jika ada orang yang memancing emosi atau mengajak bertengkar, Rasulullah menganjurkan untuk mengatakan, “Aku sedang puasa, aku sedang puasa”.

Pesan ini menunjukkan bahwa puasa bukan sekadar ibadah fisik, tetapi juga latihan pengendalian diri. Marah adalah emosi yang manusiawi. Setiap orang pasti pernah mengalaminya. Namun, yang menjadi ukuran dalam puasa adalah bagaimana seseorang mengelola amarah tersebut.

Baca Juga:
Jangan Sampai Berat Badan Naik Saat Lebaran, Ini Cara Mengatasinya

Ustaz Syafiq menjelaskan orang yang marah tetapi masih mampu mengontrol dirinya tidak sampai mengucapkan kata-kata kotor, tidak memaki, dan tidak melakukan tindakan fisik seperti memukul, maka insyaallah puasanya masih aman.

 “Artinya, pahala puasanya tidak serta-merta hilang hanya karena muncul rasa marah di dalam hati,” terangnya.

Namun, kondisi berbeda terjadi ketika amarah itu dilampiaskan secara berlebihan. Jika kemarahan membuat lisan mengeluarkan cacian, makian, atau kata-kata buruk, bahkan sampai tangan bergerak untuk menyakiti orang lain, maka hal tersebut sangat berbahaya bagi pahala puasa. Puasanya memang tetap sah dan tidak batal, tetapi nilai dan ganjarannya bisa berkurang.

Dalam penjelasannya, Ustaz Syafiq menegaskan bahwa pembatal puasa itu jelas dan telah ditetapkan dalam syariat, seperti makan, minum, atau hubungan suami istri di siang hari Ramadan. Marah bukan termasuk pembatal puasa dalam arti teknis. Seseorang yang marah tidak otomatis memiliki “utang puasa” yang harus diganti di hari lain.

Baca Juga:
Cerita Mahasiswa Surabaya yang Pilih Tak Pulang ke Samarinda saat Lebaran

Akan tetapi, ada yang disebut sebagai pengurang pahala. Inilah yang sering kali luput dari perhatian. Banyak orang merasa puasanya aman karena tidak makan dan minum, tetapi lupa menjaga lisan dan perilaku. Padahal, bisa jadi secara hukum puasanya sah, namun secara kualitas dan pahala menjadi berkurang.

Puasa sejatinya adalah madrasah pengendalian diri. Ketika seseorang mampu menahan emosi di saat perut lapar dan energi menurun, di situlah letak nilai lebih dari ibadah tersebut. Mengucapkan “aku puasa” saat dipancing emosi bukan hanya sekadar kalimat, tetapi pengingat bahwa dirinya sedang menjalani ibadah yang agung.

Karena itu, marah saat puasa memang tidak membatalkan ibadahnya. Namun, jika tidak dikendalikan, amarah bisa menggerus pahala yang telah susah payah dikumpulkan sejak terbit fajar. Ramadan menjadi momentum untuk belajar bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menahan diri dari kata dan tindakan yang melukai. (*)

Baca Sebelumnya

Jadi Pilar Perekonomian Masa Depan, Kota Kediri Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Baca Selanjutnya

Sendawa Masih Terasa Rasa Makanan di Tenggorokan, Sah Nggak Puasanya?

Tags:

puasa marah pahala

Berita lainnya oleh Maulidya Hanin Najahah

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

13 April 2026 18:24

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

13 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

12 April 2026 13:20

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

12 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 12 April 2026: Jakarta dan Bengkulu Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Medan Cerah dan Bengkulu Hujan Ringan

11 April 2026 08:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Sabtu 11 April 2026: Medan Cerah dan Bengkulu Hujan Ringan

13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

10 April 2026 16:17

13 Profesor Bersaing Rebut Kursi Rektor UINSA! 4 di Antaranya Perempuan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar