Makam Mbah Honggo Jadi Magnet Baru di Kayutangan Heritage Malang

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Aziz Mahrizal

30 Nov 2025 10:00

Thumbnail Makam Mbah Honggo Jadi Magnet Baru di Kayutangan Heritage Malang
Makam Mbah Honggo di kawasanan Kampung Kayutangan Heritage Kota Malang. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Makam Mbah Honggo, seorang tokoh yang diyakini sebagai sesepuh pendiri Kampung Kayutangan, kini bertransformasi menjadi salah satu ikon utama dan destinasi wisata religi di kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang.

Berada di jantung Kawasan Heritage Kayutangan yang ramai, makam ini tak hanya menyimpan kisah leluhur Malang tetapi juga menghadirkan nuansa sakral di tengah geliat wisata modern.

Sebelum Kampung Kayutangan ditetapkan sebagai destinasi wisata, Makam Mbah Honggo hanyalah sebuah makam kuno yang menyatu dengan kehidupan sehari-hari warga. Bahkan, area di sekitar makam yang cukup luas kerap dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan.

Keterbatasan informasi historis membuat makam ini tidak memiliki ritual atau hari khusus untuk ziarah dari warga lokal.

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu

"Saya lahir di sini dari kecil sampai besar tidak ada perayaan di makam atau ziarah tiap tanggal apa. Dulu hanya paham ini makam, begitu saja. Jadi tidak ada ritual khusus dari warga sekitar sini," ujar Mila, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Heritage Kayutangan. 

Bahkan, ia menambahkan, pernah pula diadakan permainan tinju di samping makam tersebut.

Titik balik terjadi setelah Kampung Kayutangan menjadi destinasi wisata yang ramai. Banyak pengunjung, terutama dari luar kota, mulai menanyakan dan berniat berziarah ke Makam Mbah Honggo, menganggapnya sebagai tokoh agama atau leluhur yang dihormati.

Karena banyaknya pertanyaan, Pokdarwis yang dipimpin Mila mulai berinisiatif menggali informasi dan berdiskusi dengan sejarawan untuk mendokumentasikan asal-usul Mbah Honggo.

Baca Juga:
Saluran Gas Elpiji Bocor, Warung Makan Tegal di Kota Malang Ludes Terbakar

Uniknya, sejumlah pengunjung mengaku sebagai keturunan Mbah Honggo. 

"Banyak yang mengaku keturunan, ada yang dari Sidoarjo, ada yang dari Surabaya. Saya tidak tahu kebenarannya karena tidak ada data silsilah keluarga itu tadi," ungkap Mila.

Meskipun kini menjadi ikon wisata, Makam Mbah Honggo menghadapi kendala untuk ditetapkan sebagai cagar budaya. Salah satu faktor utamanya adalah kurangnya data dan dokumen otentik yang dapat membuktikan silsilah dan peran Mbah Honggo secara resmi.

"Saya tidak punya bukti otentiknya. Kemarin juga kenapa Makam Mbah Honggo tidak bisa ditetapkan menjadi cagar budaya, ya salah satunya saya tidak bisa menunjukkan dokumen," kata Mila.

Terlepas dari tidak adanya ritual khusus, Mila memastikan bahwa Pokdarwis dan warga Kayutangan tetap menjunjung tinggi adab dan menghormati situs tersebut.

"Meskipun dari kampung ini tidak rutin ziarah atau tawasul, Kami mempersilahkan untuk pengunjung yang ingin tawasul di Makam Mbah Honggo," tegasnya.

Meskipun Makam Mbah Honggo belum dapat ditetapkan sebagai cagar budaya karena kendala dokumentasi, situs ini telah berhasil menjalankan peran pentingnya. Makam ini kini menjadi ikon tak terpisahkan dari Kampung Heritage Kayutangan, sekaligus menjadi jembatan bagi masyarakat luas, terutama generasi muda, untuk kembali mengenal dan menghargai pendahulu Kota Malang. (*)

Baca Sebelumnya

Rekonstruksi Jalan Kedunggong–Medayu Retak Meski Baru Dicor, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

Baca Selanjutnya

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemda, Pentingnya Political Will Kepala Daerah untuk Percepatan Pencapaian Target UCJ

Tags:

mbah honggo Wisata Malang Kota Malang kampung kayutangan Kayutangan Heritage malang makam mbah honggo

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

Menikmati Pizza Ala Italia di Cissipizza Malang, Tempat Nongkrong Baru Favorit Pecinta Kuliner

16 April 2026 09:56

Menikmati Pizza Ala Italia di Cissipizza Malang, Tempat Nongkrong Baru Favorit Pecinta Kuliner

Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

15 April 2026 20:49

Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Oneflow Wellness Bar Warnai Industri Kafe Malang, Usung Konsep Nongkrong ala Healthy Lifestyle

15 April 2026 16:25

Oneflow Wellness Bar Warnai Industri Kafe Malang, Usung Konsep Nongkrong ala Healthy Lifestyle

Calon Pengantin Wajib Tahu! Paket Sangjit di Atria Hotel Malang Bikin Momen Lebih Berkelas

15 April 2026 09:50

Calon Pengantin Wajib Tahu! Paket Sangjit di Atria Hotel Malang Bikin Momen Lebih Berkelas

Kesempatan Terbuka, Baznas Cari Calon Pimpinan Provinsi Jawa Timur 2026–2031

15 April 2026 09:40

Kesempatan Terbuka, Baznas Cari Calon Pimpinan Provinsi Jawa Timur 2026–2031

PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

15 April 2026 09:23

PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H