Mahasiswa Polije Kembangkan Chatbot AI, Teman Curhat untuk Kesehatan Mental

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Mustopa

26 Jul 2024 11:14

Thumbnail Mahasiswa Polije Kembangkan Chatbot AI, Teman Curhat untuk Kesehatan Mental
Mahasiswa Polije demonstrasikan Chatbot Mental Health untuk bantu atasi masalah mental (Foto: Humas Polije)

KETIK, JEMBER – Politeknik Negeri Jember kembali meluncurkan inovasi sistem informasi yang dikembangkan mahasiswa. Yang terbaru adalah chatbot Pelayanan Konseling dan Konsultasi Mental Health.

Chatbot yang menggunakan teknologi Generative Artificial Inteligence difungsikan untuk mengatasi isu kesehatan mental. Terutama di kalangan mahasiswa.

Dewasa ini, kesehatan mental para mahasiswa menjadi sorotan setelah banyaknya kejadian yang tidak diinginkan. Kejiwaan mahasiswa menjadi rentan ketika menghadapi tuntutan akademik maupun sosial.

Mereka yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta, adalah Kimi Dandy Yudanarko, Ariz Saputra, Rama Diputra, Lisa Novita Sari, serta Naela Zahwa Salsabila.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Dengan memanfaatkan teknologi AI, dirancanglah sebuah website dengan model chatbot yang dapat berpikir secara cepat dan menyerupai manusia.

“Model AI ini memiliki kemampuan untuk menganalisa dan memahami masukan dari pengguna, sehingga dapat memberikan respon yang akurat dan relevan,” urai Ketua tim, Kimi sapaan karibnya.

Menurutnya, model AI tersebut dilatih dan dikembangkan dengan dataset yang berisi informasi mengenai isu-isu kesehatan mental. Sehingga dapat memahami konteks cerita yang diberikan oleh pengguna.

“Jadi bisa menghasilkan percakapan yang memuat perasaan empati, memberikan dukungan, menyampaikan solusi yang tepat, dan mengajak agar pengguna bersikap optimis untuk menyembuhkan kesulitan dalam kesehatan mental,” sambung Kimi.

Baca Juga:
Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Untuk mempermudah penggunaan, chatbot mental health dikemas dalam bentuk website dan dapat diakses kapanpun dan dimanapun tanpa perlu mengunduh aplikasi. Website chatbot dapat diakses pada laman maucurhat.id atau ip address http://151.106.112.101.

Banyaknya kasus yang berkaitan dengan isu kesehatan mental yang berujung bunuh diri dan gangguan kesehatan jiwa menjadi latar belakang utama dibuatnya chatbot. Sedangkan kalangan pelajar dan mahasiswa yang mengalami depresi seringkali memendam perasaannya.

“Setelah dilakukan beberapa penelitian dan wawancara, ditemukan bahwa mahasiswa keberatan untuk berkonsultasi dengan psikolog dikarenakan beberapa hal. Seperti biaya yang cukup besar untuk setiap sesi, malu dan kurang percaya untuk bercerita masalah pribadi ke orang asing, dan harus bertemu langsung dengan psikolog,” lanjutnya.

Melalui chatbot, pelajar bisa mendapatkan dukungan emosional tanpa batasan waktu. Pengguna dapat dengan mudah mengakses website tanpa harus membuat janji atau meninggalkan rumah.

“Mahasiswa bisa mendapatkan bantuan tanpa takut stigma yang sering melekat pada masalah kesehatan mental,” tutur Kimi.

Diharapkan aplikasi chatbot ini dapat melayani curhat mahasiswa dengan bahasa dan cara merespon yang hampir mirip dengan manusia. Oleh karena itu, algoritma aplikasi chatbot dan teknologi kecerdasan buatan akan terus ditingkatkan.

“Selanjutnya, aplikasi ini diharapkan dapat diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi rintisan bagi perusahaan berbasis teknologi dan startup,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pascavonis Bebas Ronald Tannur, PN Surabaya Dikirimi Karangan Bunga

Baca Selanjutnya

Makin Kuat, Barack Obama Dukung Kamala Harris Jadi Presiden AS

Tags:

Politeknik Negeri Jember Chatbot Mental Health atasi masalah kesehatan mental Polije Jember

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar