KETIK, BATU – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menjadi salah satu sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di dunia kerja. Melalui program ini, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi akademik sekaligus keterampilan profesional yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Salah satu peserta program MBKM adalah Joko Tenger, mahasiswa Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, PSDKU Universitas Brawijaya Kediri, yang melaksanakan kegiatan magang di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu pada bidang perikanan.
Kegiatan magang tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata mengenai pengelolaan sektor perikanan sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada lingkungan kerja di instansi pemerintah. Selama pelaksanaan program, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas operasional yang mendukung kegiatan perikanan.
Kegiatan magang yang berlangsung pada 10 Februari hingga 20 Juni 2026 tersebut meliputi pemberian pakan ikan, penyortiran benih ikan, membantu proses pemijahan, pengemasan ikan, hingga pencatatan data stok ikan menggunakan Microsoft Excel. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami proses kerja di lapangan sekaligus menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan selama magang adalah keterlibatan dalam proses pembenihan ikan koi di Pasar Benih Ikan Sidomulyo, Kota Batu. Pada kegiatan tersebut, mahasiswa mempelajari berbagai tahapan pembenihan, mulai dari proses pemijahan, penanganan telur, pemeliharaan larva, hingga pengelolaan benih ikan.
Baca Juga:
Mahasiswa MBKM PSDKU Universitas Brawijaya Kediri Berkontribusi dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja di PT Blue Ocean Foods IndonesiaPengalaman tersebut memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya pengelolaan perikanan yang baik guna mendukung keberhasilan produksi benih ikan. Selain keterampilan teknis, program magang juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama tim.
Selama menjalani magang, mahasiswa berinteraksi dengan pembimbing lapangan, pegawai dinas, tenaga outsourcing, hingga masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan. Interaksi tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, beradaptasi, serta bekerja dalam lingkungan yang beragam.
Mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam bidang administrasi melalui kegiatan pencatatan data stok ikan dan penyusunan laporan kegiatan. Keterlibatan dalam pengelolaan data tersebut membantu meningkatkan ketelitian serta pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung pekerjaan secara efektif dan efisien.
Baca Juga:
Kenalkan Sejarah Industri Gula, Mahasiswa UB Kediri Terlibat dalam Pengembangan Museum Gula IndonesiaSelain itu, mahasiswa turut melaksanakan kegiatan dokumentasi dan publikasi sebagai bagian dari program MBKM. Dokumentasi dilakukan melalui foto, video, serta penyusunan laporan yang memuat berbagai aktivitas selama program berlangsung. Kegiatan ini menjadi media untuk mendokumentasikan proses pembelajaran sekaligus berbagi pengalaman kepada mahasiswa lain yang tertarik mengikuti program MBKM.
Pelaksanaan kegiatan magang berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Dosen Pembimbing MBKM, Asyifa Anandya, S.Pi., M.Sc. Melalui pendampingan yang diberikan, mahasiswa dapat melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta memperoleh pengalaman yang mendukung pengembangan kompetensi akademik dan profesional.
Program MBKM di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa sebagai peserta magang, tetapi juga memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan di masa depan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.