KETIK, JOMBANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 07 UPN "Veteran" Jawa Timur membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, beradaptasi dengan era digital melalui program UMKM Naik Level.

Program ini diwujudkan melalui pendampingan pendaftaran lokasi usaha di Google Maps serta aktivasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital bagi pelaku UMKM di empat dusun, yakni Dusun Sukorejo, Dusun Purwodadi, Dusun Grobogan, dan Dusun Mulyorejo.

Sebelum pendampingan dilakukan, tim KKN terlebih dahulu melaksanakan observasi lapangan pada 27–28 Juli 2026 dengan mengunjungi 16 pelaku UMKM secara door to door di keempat dusun tersebut.

Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan potensi usaha sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi sehingga bentuk pendampingan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Program UMKM Naik Level kemudian dilaksanakan pada 29–30 Juli 2026. Melalui pendampingan yang dilakukan, sembilan UMKM berhasil didaftarkan ke Google Maps dan sembilan UMKM lainnya berhasil mengaktifkan QRIS sebagai metode pembayaran digital.

Baca Juga:
Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Kelurahan Ujung Go Digital Lewat Program SINERGI

Selain membantu proses pendaftaran dan aktivasi, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai cara mengelola profil Google Maps serta memanfaatkan QRIS agar pelaku usaha dapat mengoperasikan kedua layanan tersebut secara mandiri setelah program KKN berakhir.

Sebagai bentuk dukungan terhadap promosi digital, mahasiswa turut memberikan ulasan awal pada profil Google Maps UMKM yang telah dibuat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas usaha sehingga lebih mudah ditemukan masyarakat maupun calon pelanggan melalui pencarian Google.

Penanggung jawab program, Levina, mengatakan bahwa UMKM Naik Level dirancang untuk membantu pelaku usaha memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan bisnis.

"Melalui program UMKM Naik Level, kami berharap para pelaku usaha dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Pendaftaran Google Maps dan penggunaan QRIS diharapkan mampu meningkatkan kemudahan akses bagi pelanggan sekaligus memperluas jangkauan promosi UMKM di Desa Grobogan," ujar Levina.

Baca Juga:
Mahasiswa KKN UPN "Veteran" Jatim Perkuat Branding UMKM Desa Bareng, Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Program tersebut juga mendapat apresiasi dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Arivia Fikratuz Zakia. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan mahasiswa merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

"Program UMKM Naik Level ini merupakan bentuk pengabdian yang disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat. Pendampingan digital seperti pendaftaran Google Maps dan aktivasi QRIS diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM sehingga mampu meningkatkan daya saing usahanya," ungkap Arivia.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 07 berharap pelaku UMKM di Desa Grobogan semakin siap menghadapi perkembangan era digital. Kehadiran lokasi usaha di Google Maps dan penerapan QRIS diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam menemukan lokasi usaha, memberikan kemudahan bertransaksi secara non-tunai, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital.

Program UMKM Naik Level juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, Tujuan 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)