Lulus Doktor UIN Malang, Menteri Gus Irfan Siapkan Jurus Khusus Perangi Kebocoran Dana Haji

Jurnalis: Avirista Midaada
Editor: Aziz Mahrizal

4 Okt 2025 21:19

Thumbnail Lulus Doktor UIN Malang, Menteri Gus Irfan Siapkan Jurus Khusus Perangi Kebocoran Dana Haji
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochammad Irfan Yusuf usai menjalani prosesi wisuda di UIN Malang, Sabtu, 4 Oktober 2025. (Foto: Aris/Ketik)

KETIK, MALANG – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dr. Mochammad Irfan Yusuf, menyatakan akan menerapkan ilmu yang ia peroleh dari program doktoral di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memperkuat manajemen dan menekan potensi kebocoran serta kecurangan dalam pengelolaan dana ibadah haji dan umrah.

Pernyataan ini disampaikan pria yang akrab disapa Gus Irfan tersebut usai menyelesaikan wisuda program Doktor (S-3) di Bidang Bisnis Manajemen Pendidikan Islam di UIN Malang, Sabtu, 4 Oktober 2025.

Gus Irfan, yang juga merupakan alumni S-1 dan S-2 Bisnis Manajemen Universitas Brawijaya, menjelaskan bahwa pengelolaan ibadah haji saat ini lebih banyak berfokus pada aspek manajemen.

"Di Kementerian Haji, Fiqh haji (penggunaan) 15–20 persen, yang 80 persen manajemen, manajemen transportasi, manajemen finance, logistik, semuanya manajemen, dan Alhamdulillah semua ilmu saya mulai S-1, S-2, S-3 terutama yang dari UIN ini memberikan manfaat pola pikir yang diberikan dosen-dosen saya," ujar pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tersebut.

Baca Juga:
BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

Gus Irfan mengungkapkan, di Kementerian Haji dan Umrah, dirinya diamanahkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk mengelola dana perputaran haji dan umrah senilai Rp20 triliun. Ia mengakui, dana yang besar itu rentan mengalami kebocoran, termasuk indikasi yang saat ini tengah didalami oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya diamanahi dana perputaran haji Rp20 triliun. Bayangkan jika satu persen kebocoran, Rp20 triliun artinya satu persennya Rp200 miliar, dan kita tidak percaya kebocoran satu persen. Itu yang sedang diperangi pak presiden, agar bocoran-bocoran itu bisa ditekan," tegasnya.

Untuk memerangi kebocoran tersebut, Kementerian Haji dan Umrah telah menggandeng KPK. Kerja sama ini tidak hanya melibatkan pengawasan, tetapi juga rencana audit internal yang akan dilakukan usai asesmen dengan lembaga antirasuah.

"Kedua kita akan memasukan tenaga besar-besaran dari kementerian lain, termasuk (kementerian) agama. Kita minta di-tracking oleh KPK, untuk memastikan bahwa tidak ada di kemudian hari," ungkap Gus Irfan.

Baca Juga:
Mengintip Kegiatan 59 Jemaah Praktik Manasik di Asrama Haji Surabaya, Jadi Bekal ke Tanah Suci

Ia pun berpesan kepada seluruh tim di kementeriannya untuk bekerja dengan hati-hati. Ia menekankan bahwa dana haji merupakan dana umat Islam yang harus dipertanggungjawabkan di dunia maupun di akhirat.

"Kita tahulah selama ini anggaran kita banyak kebocoran, dan saya sangat wanti-wanti kepada tim saya di Kementerian haji, jangan sampai ada kebocoran, satu persen itu luar biasa, satu persen itu 200 miliar. Kalau lebih dari itu luar biasa, dan itu semua adalah dana rakyat, dana umat yang harus dipertanggungjawabkan dunia dan akhirat," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Sengketa Penyerobotan Tanah di Medokan Ayu Viral, Ini Kata Pemilik Sah

Baca Selanjutnya

Rifa’at Resmi Pimpin Pramuka Halmahera Selatan

Tags:

Menteri Haji dan Umrah Dana Haji Mochammad Irfan Yusuf Gus Irfan Menteri Haji haji kebocoran dana haji UIN Malang UIN

Berita lainnya oleh Avirista Midaada

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

24 Oktober 2025 19:01

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

24 Oktober 2025 18:55

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

24 Oktober 2025 18:47

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

24 Oktober 2025 05:51

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

24 Oktober 2025 05:15

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

23 Oktober 2025 15:22

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar