LSM Garis Pakem Mandiri Soroti Pembangunan Ipal Komunal di Kota Madiun

Jurnalis: Angga Novpratama
Editor: Gumilang

9 Mei 2025 16:25

Thumbnail LSM Garis Pakem Mandiri Soroti Pembangunan Ipal Komunal di Kota Madiun
Papan plakat pembangunan ipal komunal Dinas Perkim Kota Madiun di Kelurahan Nambangan Lor (9/5/2025). (Foto: Angga/Ketik.co.id).

KETIK, MADIUN – Pembangunan ipal komunal yang dilaksanakan di Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garis Pakem Mandiri.

Rohman Sahebuddin selaku Ketua Umum LSM Garis Pakem Mandiri mengatakan, bahwa sorotan tersebut muncul karena adanya indikasi pembangunan yang tidak sesuai.

"Pembangunan ipal skala permukiman tersebut tertera anggaran Rp. 1.575.000.000, dalam pelaksanaan sepertinya ada indikasi yang tidak sesuai," ujarnya ketika dikonfirmasi pada Kamis, 8 Mei 2025

Ia menambahkan bahwasannya pihaknya selaku lembaga selalu menyoroti pembangunan tersebut, di samping molornya waktu pengerjaan disinyalir adanya ketidak setaraan antara perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

"Disamping molornya waktu pengerjaan, kami juga menyoroti dugaan ketidak setaraan antara perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan, salah satu contoh dari anggaran sebesar Rp. 1.575.000.000, ternyata dalam laporan kita temukan keperuntukkanya satu milyar tiga ratusan kurang lebihnya seperti itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan adanya kelebihan pipa yang mana pada saat pembelanjaan terkesan sangat banyak.

"Yang kedua adanya kelebihan pipa yang mana pada saat pembelanjaan terkesan sangat arogan, berarti disini ada silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) sebesar 140 juta lebih," paparnya.

Dari beberapa kejanggalan tersebut Rohman mengatakan pihaknya juga menemukan pembelanjaan barang dan material terfokus pada satu toko bangunan saja.

Baca Juga:
Dari Bareskrim ke BGN, Sony Sonjaya Kini Kawal Program MBG

"Untuk pembelanjaan bahan juga ada kejanggalan, di situ pembelanjaan hanya terfokus pada satu toko bangunan saja dan lokasinya pun agak jauh di sini kami mengindikasi bahwa adanya semacam penunjukan atau pengarahan untuk belanja di toko bangunan yang difokuskan, dugaan kami juga itu dari dinas terkait mendapatkan fee atau cashback dari toko tersebut," bebernya.

Lebih jauh, Rohman sudah menghubungi Kepala Dinas Perkim Kota Madiun terkait perihal kelebihan pipa akan tetapi Kadin Perkim mengatakan bahwa pipa masih ada dan tersimpan di gudang.

"Berarti disini lebihnya pipa masih banyak, lantas bagaimana perencanaan dan pengawasan dalam program kemarin karena ini termasuk pemborosan anggaran," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perkim Kota Madiun, Jemakir ketika dikonfirmasi pada Jumat, 9 Mei 2025 mengatakan, bahwa program pembangunan tersebut adalah swakelola oleh pokmas yang dananya berasal dari APBN.

"Itu program dak yang pelaksanaannya swakelola oleh pokmas dananya dari APBN dan pencairan anggaran sesuai dengan output pekerjaan senilai 1,5 M sekian itu, pagu realisasi tidak dapat terserap semuanya sehingga menjadi silpa," terangnya.

Sedangkan pipa yang lebih itu kata ia untuk perencanaan skala kawasan tahun 2024 segmen 1. "Sedangkan tahun 2025 segmen 2 jadi pipa lebihnya itu untuk segmen 2," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

DPRD Terima Dokumen Ranwal RPJMD Halmahera Selatan 2025-2029

Baca Selanjutnya

Diduga Korsleting Listrik, 5 Kios dan 2 Rumah di Jalan Semarang Hangus Terbakar

Tags:

LSM Garis Pakem Mandiri Dinas Perkim IPAL Komunal pembangunan sanitasi Kota Madiun Jawa timur

Berita lainnya oleh Angga Novpratama

PSHT Rayon Oro-oro Ombo Madiun Gelar Temu Kadhang dan Halalbihalal, Ratusan Warga Hadir

15 April 2026 01:01

PSHT Rayon Oro-oro Ombo Madiun Gelar Temu Kadhang dan Halalbihalal, Ratusan Warga Hadir

Sikat Motor Petani di Persawahan, Dua Pelaku Spesialis Curanmor Dibekuk Polres Madiun

15 April 2026 00:57

Sikat Motor Petani di Persawahan, Dua Pelaku Spesialis Curanmor Dibekuk Polres Madiun

Kota Madiun Raih Tiga Penghargaan Top BUMD Awards Tahun 2026

14 April 2026 23:01

Kota Madiun Raih Tiga Penghargaan Top BUMD Awards Tahun 2026

Tidak Anti Kritik, DPMPTSP Kota Madiun Gandeng Pengusaha Minta Saran dan Masukkan

8 April 2026 06:45

Tidak Anti Kritik, DPMPTSP Kota Madiun Gandeng Pengusaha Minta Saran dan Masukkan

Rutin! Plt Wali Kota Madiun Nggowes Cek Kondisi di Lapangan

8 April 2026 01:27

Rutin! Plt Wali Kota Madiun Nggowes Cek Kondisi di Lapangan

Tegas! Dishub Kota Madiun Tertibkan Kendaraan yang Melanggar Rambu

6 April 2026 05:45

Tegas! Dishub Kota Madiun Tertibkan Kendaraan yang Melanggar Rambu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar