Longsor Singkat di Ijen Jadi Alarm Dini, Wisata Ditutup hingga 26 Februari

Jurnalis: Haryono
Editor: Mustopa

24 Feb 2026 18:40

Headline

Thumbnail Longsor Singkat di Ijen Jadi Alarm Dini, Wisata Ditutup hingga 26 Februari
Meski statusnya masih Level I (Normal), satu kejadian longsoran di dinding kawah menjadi perhatian serius otoritas setempat. (Foto: CCTV kawah utara ijen for Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Aktivitas vulkanik Gunung Ijen kembali terekam dalam laporan harian petugas. Meski statusnya masih Level I (Normal), satu kejadian longsoran di dinding kawah menjadi perhatian serius otoritas setempat.

Dalam periode pengamatan 23 Februari 2026 selama 24 jam, tercatat longsoran dengan amplitudo 46 mm dan durasi 35 detik. Petugas Pos Pengamatan Gunung Ijen, Rudra Wibowo, A.Md., menyebut peristiwa itu sebagai dinamika alami yang tetap harus diwaspadai.

“Longsor ini memang singkat, tetapi menunjukkan bahwa tebing kawah masih aktif. Kami mengingatkan agar masyarakat dan wisatawan tidak mendekati area berbahaya,” ujarnya.

Secara visual, asap putih tipis tampak keluar dari kawah dengan ketinggian antara 50 hingga 100 meter. Gunung terlihat jelas meskipun sesekali tertutup kabut. Suhu udara di kawasan Ijen berkisar 14–17 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban tinggi mencapai 91–100 persen.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Aktivitas kegempaan juga terpantau dalam batas normal, meliputi satu gempa hembusan, dua gempa vulkanik dangkal, serta dua gempa tektonik jauh. Tremor menerus tercatat dengan amplitudo rendah dan dominan 1 mm.

“Status masih normal, namun masyarakat tetap harus mematuhi rekomendasi keselamatan karena karakter gunung api bisa berubah sewaktu-waktu,” tegas Rudra.

Sebagai langkah pencegahan, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui edaran tertanggal 19 Februari 2026 menutup sementara aktivitas wisata di kawasan Ijen hingga Kamis, 26 Februari 2026.

Kebijakan yang di ambil ini bertujuan menghindari risiko longsor susulan serta potensi paparan gas beracun di sekitar kawah.

Baca Juga:
Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

Pengunjung juga diingatkan tentang kemungkinan adanya aliran gas CO₂ di sepanjang Sungai Banyupait–Banyuputih yang dapat membahayakan keselamatan.

Menanggapi situasi tersebut, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut dan meminta masyarakat mematuhinya, Keselamatan masyarakat dan wisatawan menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Kami tidak ingin ada korban akibat kelalaian. Penutupan ini demi keselamatan bersama. Jangan memaksakan diri untuk masuk ke kawasan kawah sebelum dinyatakan aman,” tegasnya pada selasa, 24 Februari 2026.

Bupati Hamid juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan hanya mengacu pada informasi resmi dari pemerintah dan PVMBG.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Pemerintah daerah terus memantau dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar situasi tetap terkendali,” pungkasnya.

Dengan status yang masih normal, Namun Tetap dinamis, kewaspaan dan kepatuhan terhadap himbauan resmi menjadi kunci dalam menjaga keselamatan di kawasan ijen.(*)

Baca Sebelumnya

Tanggapi Keluhan Warga Terkait Jalan Berlubang, Ini Respons Pemkot Malang

Baca Selanjutnya

Bus-Truk Dilarang Masuk Jalur Kota Bumiayu Brebes, Dialihkan ke Jalan Lingkar

Tags:

Longsoran Dinding Kawah Status level 1 Menjadi Perhatian Serius Otoritas Kawah Ijen Wisata di tutup Hingga 26 Februari AHW Bupati Bondowoso Bondowoso Berkah

Berita lainnya oleh Haryono

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

8 April 2026 22:31

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar