Listrik Padam 21 Hari dan Gas Langka, UMKM serta Nelayan di Abdya Menjerit

Editor: T. Rahmat

16 Des 2025 11:15

Thumbnail Listrik Padam 21 Hari dan Gas Langka, UMKM serta Nelayan di Abdya Menjerit
Ilustrasi - Gas langka dan listrik padam menyebabkan pelaku UMKM dan nelayan menjerit. (Foto: Gemini)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta para nelayan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Provinsi Aceh, menjerit akibat pemadaman listrik yang berkepanjangan. Hingga kini, pemadaman listrik telah berlangsung selama 21 hari dan berdampak serius terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Akibat listrik yang belum menyala, para nelayan di kabupaten yang dikenal dengan julukan Breuh Sigupai itu kesulitan mendapatkan es untuk kebutuhan melaut. Kondisi tersebut sangat memberatkan nelayan karena es menjadi kebutuhan utama untuk menjaga kualitas hasil tangkapan.

Tidak hanya nelayan, para pelaku UMKM di Abdya juga terdampak. Mereka mulai kesulitan mendapatkan gas elpiji, bahkan sebagian pelaku usaha terpaksa tidak berjualan akibat kelangkaan gas yang terjadi di daerah tersebut.

Sekretaris Yayasan Supremasi Keadilan Aceh (SaKA), Erisman, meminta Bupati Aceh Barat Daya tidak menutup mata atas keluhan masyarakat. Menurutnya, Bupati Safaruddin bersama dinas terkait harus segera duduk bersama dan memikirkan solusi atas persoalan yang tengah dihadapi warga.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

“Abdya salah satu daerah yang tidak terkena bencana. Tapi masyarakatnya kini seperti daerah kena bencana. Gas mulai susah didapatkan, bahkan lebih sayang para nelayan kesulitan mendapatkan es,” kata Erisman di Blangpidie, Selasa, 16 Desember 2025.

Erisman menjelaskan, kondisi tersebut sangat membebani para nelayan akibat listrik yang belum menyala. Dampaknya, harga es melonjak tajam hingga mencapai Rp100 ribu per batang, jauh di atas harga normal.

“Es dijual Rp100 ribu per batang, biasanya Rp30 ribu per batang, artinya ada kenaikan yang signifikan. Kenapa es mahal karena mereka ambilnya di wilayah Sumut. Tentu Pemkab Abdya harus memikirkan solusi ini, dan Pemkab bisa memfasilitasi ketersediaan es di Abdya, sehingga harga es tetap bisa di jangkau,” tuturnya.

Selain persoalan es, lanjut Erisman, ketersediaan gas juga menjadi hal mendesak di tengah masyarakat. Ia mengingatkan agar lambatnya penanganan kelangkaan gas tidak menimbulkan persoalan baru.

Baca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani Ikut

“Sebagian masyarakat sudah memasak dengan kayu, tapi bagaimana dengan pelaku usaha, dan masyarakat yang tinggal di wilayah kota, tentu gas kebutuhan yang mendesak. Untuk itu Pemkab harus segara mencari solusinya,” tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Djoe Ungkap Pesan Bahlil: Figur Kader Golkar Tak Boleh Lebih Besar dari Pohon Beringin

Baca Selanjutnya

Deretan Kejahatan Berat Ini Nihil di Pacitan Sepanjang 2025, Ini Data Polres

Tags:

UMKM Nelayan Listrik Padam Banjir Aceh Aceh Banjir Aceh Barat Daya abdya Aceh Ikan

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

1 April 2026 22:27

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar