KETIK, TUBAN – Lima gugus Continuous Improvement Program (CIP) PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) berhasil meraih penghargaan dalam Forum Inovasi Mutu (FIM) CIP Kantor Pusat PT Pertamina Patra Niaga 2026.
Forum tersebut berlangsung pada 8–11 September 2026 dan menjadi ajang bagi para perwira perusahaan untuk mempresentasikan berbagai inovasi yang dikembangkan guna menjawab tantangan di lingkungan operasional kilang.
Dalam ajang tersebut, lima gugus CIP TPPI mengusung inovasi dengan fokus yang beragam. Inovasi tersebut mencakup peningkatan keandalan kilang, efisiensi energi, pengurangan emisi, optimalisasi biaya, hingga penciptaan nilai bisnis.
Gugus Gantolin menjadi salah satu peraih predikat Gold. Gugus ini mengembangkan metode D-GAS (Debutanizer Gas Allocation System) dengan memanfaatkan Debutanizer Off Gas sebagai Fuel CTG di Unit Utility PT TPPI.
Inovasi tersebut ditujukan untuk menekan penggunaan Refinery Fuel sekaligus mengurangi emisi. Dengan demikian, gugus Gantolin memadukan aspek efisiensi energi dengan upaya pengelolaan lingkungan dalam operasional kilang.
Baca Juga:
Pertamina EP Cepu Field Raih Penghargaan Excellence in Community Empowerment dari Ketik.comPredikat Gold juga diraih Gugus ToPI/Toluene TPPI. Gugus ini mengembangkan inovasi pemanfaatan Toluene Overhead Column untuk memenuhi uji destilasi ASTM D86 di laboratorium TPPI Tuban.
Pemanfaatan sumber daya internal tersebut dilakukan untuk menghindari biaya pembelian Toluene sekaligus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan perusahaan.
Gugus FDP Max Retjo Pentung turut memperoleh predikat Gold. Gugus ini mengangkat inovasi bertema peningkatan Gross Margin dan dukungan terhadap Pertamina dalam memaksimalkan feed domestik condensate SENORO.
Inovasi tersebut dilakukan melalui optimasi proses discharging dan strategi pengolahan high sulfur feed domestik di Kilang PT TPPI.
Baca Juga:
FSPPB Dorong Ketik.com Tetap Independen dan Kritis, Kawal Isu Pekerja hingga Kedaulatan EnergiSementara itu, Gugus Volt Guardian meraih predikat Silver melalui inovasi KURIBOH pada sistem Uninterruptible Power Supply (UPS) sebagai catu daya cadangan di Kilang TPPI Tuban.
Gugus tersebut mengembangkan inovasi untuk mencegah terjadinya blackout power. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan yang menopang operasional kilang.
Predikat Silver juga diraih Gugus Apex Fortune. Gugus ini mempresentasikan inovasi optimalisasi blowdown High Pressure Steam Generation Utility dengan menggunakan valve type needle di Kilang PT TPPI Tuban.
Inovasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi sistem utilitas di lingkungan kilang.
Direktur TPPI Budi Anggoro mengatakan FIM CIP tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun budaya inovasi yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
"Setiap improvement berawal dari keberanian untuk melihat bahwa selalu ada cara yang lebih baik. Melalui CIP, kami terus mendorong insan TPPI untuk menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi operasional dan keberlanjutan bisnis," ujar Budi Anggoro dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Budi, capaian lima gugus tersebut menunjukkan adanya sinergi yang kuat di antara karyawan TPPI. Ia menilai kolaborasi dan semangat untuk terus melakukan perbaikan dapat mengubah gagasan menjadi nilai tambah bagi perusahaan.
Budi mengatakan budaya continuous improvement di lingkungan TPPI diharapkan semakin berkembang setelah keikutsertaan perusahaan dalam FIM CIP PPN 2026.
"Perusahaan berkomitmen agar setiap ide dan perubahan dapat mendukung visi TPPI dalam menciptakan operasional yang lebih reliable, efficient, sustainable, dan value driven," tutup Direktur PT TPPI Budi Anggoro. (*)