KETIK, MALANG – Momentum libur nasional Maulid Nabi Muhammad memicu peningkatan mobilitas masyarakat, menjadikan Kota Malang salah satu destinasi favorit wisatawan. PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat lonjakan kedatangan penumpang di Stasiun Malang pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Berdasarkan data, sebanyak 5.807 penumpang menggunakan layanan kereta api di Stasiun Malang pada hari ini. Dari total volume tersebut, jumlah kedatangan tercatat lebih dominan, yakni sebanyak 3.001 penumpang, sedangkan jumlah keberangkatan mencapai 2.806 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan tingginya angka kedatangan dibandingkan keberangkatan menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk menghabiskan masa liburan di Malang Raya.

"Pada momentum libur Maulid Nabi Muhammad, antusiasme masyarakat menggunakan kereta api untuk bepergian cukup tinggi. Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan optimal agar penumpang dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman dan lancar," jelasnya.

Ia mengungkapkan, jumlah penumpang tersebut masih berpotensi mengalami peningkatan karena penjualan tiket dan perjalanan kereta api masih terus berlangsung hingga malam hari.

Baca Juga:
Anggaran Disdikbud Bertambah Rp27,9 Miliar, DPRD Kota Malang Dorong Perbaikan Sarpras Sekolah

"Secara kumulatif selama periode mulai tanggal 21 hingga 25 Agustus 2026 di Stasiun Malang, kami proyeksikan telah melayani 34.069 penumpang. Terdiri atas 15.712 penumpang berangkat dan 18.357 penumpang tiba," bebernya.

Guna mengantisipasi kepadatan di area stasiun, pihaknya mengimbau para penumpang untuk memperhatikan kembali jadwal keberangkatan, mengalokasikan waktu tiba di stasiun lebih awal, serta mematuhi ketentuan bagasi. Sebelum melakukan perjalanan, calon penumpang juga diimbau untuk memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya.

"Lewat pelayanan yang terus dioptimalkan, kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode masa libur," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Sedimentasi Tinggi, Pemkot Malang Ajukan Normalisasi Sungai Amprong