KETIK, MALANG – Malang kembali membuktikan diri sebagai gudang talenta sepak bola nasional. Lewat Sekolah Sepak Bola (SSB) GAMA FA, mencatatkan torehan sejarah baru.
Pasalnya, dua pemain yaitu M. Arifin Ilham (U-14) dan Muhammad Yusron Nabil (U-12) sukses menembus skuad Timnas Pelajar Indonesia yang berlaga di Malaysia. Keduanya mampu melewati seleksi ketat dan menyisihkan ratusan pesaing dari seluruh penjuru nusantara hingga dipercaya memperkuat Garuda Muda.
Hasilnya, Timnas Pelajar Indonesia berhasil meraih Juara 2 dalam turnamen internasional yang diikuti oleh sejumlah negara kuat seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Namun tidak banyak yang tahu, dibalik gemilang prestasi ini terselip sosok Kapten Arm Miswandi yang merupakan pemilik sekaligus pengasuh GAMA FA Malang. Selain aktif jadi pembina sepak bola, ia juga aktif berdinas di Yonarmed 1/AY Divisi Infanteri 2 Kostrad.
Dengan gaya kepemimpinan yang disiplin dan tegas tetapi penuh perhatian, mampu membentuk karakter para pemain muda. Filosofi keprajuritan yang diterapkan, mampu menjadikan Arifin dan Nabil bukan hanya tangguh secara teknik, namun juga bermental baja menghadapi tekanan kompetisi yang ketat.
Baca Juga:
Usai Bela Islam, Lamine Yamal Dapat Serangan Rasis dari Fans Atlético Madrid"Ini bukan suatu kebetulan. Karena prestasi ini adalah buah dari proses panjang, dedikasi, dan latihan yang konsisten. Kami bangga bisa mengharumkan nama Kostrad, Malang dan Indonesia tentunya," ungkap Kapten Miswandi.
Sementara itu, Yudi yang merupakan jajaran pelatih GAMA FA mengungkapkan rasa haru dan bangga atas capaian anak didiknya tersebut. Mereka menilai keberhasilan ini menjadi bukti nyata, bahwa kombinasi antara pembinaan profesional dan militer mampu melahirkan generasi emas sepak bola Indonesia.
"Kami berharap prestasi Arifin dan Nabil menjadi pemantik semangat bagi pemain lain. Sehingga, mereka bisa berlatih lebih disiplin dalam meraih cita-cita untuk menjadi pemain profesional," ungkapnya.
Yudi juga menambahkan, bahwa keberhasilan GAMA FA Malang di bawah asuhan Kapten Arm Miswandi menjadi simbol sinergi antara olahraga dan militer.
Baca Juga:
Timnas Indonesia U-17 Dibantai China 0-7 dalam Laga Uji Coba"Disiplin, kerja keras, dan semangat juang yang ditanamkan ala Kostrad mampu melahirkan bintang muda yang siap mengangkat nama Indonesia di kancah internasional," pungkasnya.