KETIK, BLITAR – Tradisi pembaretan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) 2026 di Pantai Permisan, Nusakambangan, diwarnai kehadiran perwira muda asal Blitar, Mohammad Bintang Revolusi.

Letnan Dua TNI AD tersebut dipercaya memimpin yel-yel dalam momen pembaretan yang menjadi tahap penting bagi prajurit Kopassus.

Tradisi ini dikenal sebagai simbol kehormatan setelah melewati rangkaian latihan fisik dan mental.

Bintang Revolusi lahir di Blitar pada 7 Juni 2001. Ia menempuh pendidikan di SD Bendogerit 1 Blitar, SMP Negeri 1 Blitar, lalu SMA Taruna Nusantara Magelang dan Akademi Militer Magelang.

Ia merupakan putra dari Mohammad Trijanto, advokat senior di Kota Blitar, dan Novi Nurhayati, ASN di Dinas Sosial Kabupaten Blitar.

Baca Juga:
47 Kasus Terungkap dalam 4 Bulan, Polisi Sita Narkoba Senilai Rp1,1 Miliar di Mojokerto

Sejak kecil, nilai integritas, ketegasan, dan kepedulian telah tertanam kuat. Sang ayah menyebut, pendidikan karakter selalu menjadi fondasi utama dalam membentuk kepribadian anak-anaknya.

“Saya mendidik mereka agar hidupnya bermakna, berguna bagi bangsa, dan mampu meninggalkan jejak kebaikan,” ujar Mohammad Trijanto.

Perjalanan pendidikan Bintang menunjukkan konsistensi yang kuat. Ia menempuh pendidikan di SD Bendogerit 1, SMP Negeri 1 Kota Blitar, lalu melanjutkan ke SMA Taruna Nusantara Magelang.

Langkahnya berlanjut ke Akademi Militer Magelang, tempat ia ditempa dalam disiplin dan kepemimpinan militer.

Baca Juga:
Sudaryono: Presiden Prabowo Konsisten Tolak Impor Beras Sejak Ketum HKTI, Terbukti Nyata Sekarang!

Selama masa taruna, ia aktif dalam berbagai kegiatan strategis dan dipercaya memegang sejumlah jabatan penting, seperti Kasi Pasiop dan Kalemustar.

Prestasi gemilang juga diraih pada 2024 saat ia dinobatkan sebagai Taruna Terbaik Pendidikan Dasar Infanteri.

Ia juga meraih penghargaan Tanggon Kosala Perak yang semakin mengukuhkan kapasitasnya sebagai perwira unggulan.

Selain itu, Bintang juga sempat terlibat dalam momen kenegaraan saat penyambutan Emmanuel Macron bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Akademi Militer Magelang pada 2025.(*)