Laurier Kampanye Ganti Pembalut Tiap Empat Jam

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Moana

21 Jul 2023 13:21

Thumbnail Laurier Kampanye Ganti Pembalut Tiap Empat Jam
Vanesha Prescilla, Brand Ambassador Laurier saat menjadi bagian dari Kampanye GANBATE.(Dok.Laurier)

KETIK, JAKARTA – Laurier sebagai salah satu brand unggulan Kao Indonesia berkomitmen untuk melakukan edukasi secara berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran manajemen kebersihan menstruasi.

Salah satunya melalui kampanye GANBATE (Ganti Pembalut Tiap Empat Jam). Program ini menyasar anak sekolah usia remaja sebagai target utama. 

Saat menstruasi, kebersihan area kewanitaan menjadi hal yang penting untuk diperhatikan dan Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) perlu disosialisasikan dan diterapkan oleh semua perempuan.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Laurier tahun 2023 menyatakan bahwa frekuensi ganti pembalut selama 4 jam sekali hanya dilakukan oleh 28% perempuan Indonesia, selebihnya mengganti pembalut di atas 4 jam, atau bahkan 11 jam sekali.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Hal ini tentunya dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan reproduksi perempuan karena dapat menimbulkan kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit di area vagina seperti infeksi saluran kencing, infeksi saluran reproduksi, iritasi pada kulit, bau tidak sedap, dan juga bakteri.

Mengganti pembalut tiap 4 jam sekali saat menstruasi merupakan salah satu upaya menjaga kesehatan kulit di area vagina dan organ reproduksi yang disarankan oleh para ahli disamping upaya lainnya.

Antara lain seperti cara membasuh dari arah depan ke belakang setelah buang air dan menggunakan pakaian dalam berbahan katun.

Oleh karena itu, Laurier mengambil peran untuk melakukan edukasi dimulai dari remaja putri usia sekolah agar dapat memiliki kesadaran akan pentingnya MKM dari mulai saat pertama kali mereka memasuki periode menstruasi.

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Laurier menyadari akan pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi dan adanya gap dengan situasi aktual yang terjadi di tengah masyarakat, sehingga meluncurkan kampanye GANBATE ini.

Diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi perempuan-perempuan Indonesia dalam menjaga kebersihan area vagina terutama ketika menstruasi.

"Selain itu, kampanye GANBATE ini juga diharapkan menjadi inovasi yang dapat diterima dengan baik khususnya remaja putri dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran MKM sejak dini," ucap Rosita selaku Associate Vice President Marketing Kao Indonesia, Jumat (21/7/2023). 


Tidak hanya kampanye GANBATE, sejak tahun 1997 Laurier sudah secara berkelanjutan telah melakukan edukasi kepada jutaan remaja perempuan Indonesia di ribuan sekolah di seluruh Indonesia.

Edukasi dilakukan dengan memberikan informasi dan pengetahuan seputar kesehatan reproduksi khususnya yang terkait dengan menstruasi pada remaja.

Di tahun 2023 ini Laurier telah mengedukasi 64.758 remaja putri di 398 dan akan kembali menyasar 53.375 remaja putri di 437 sekolah lainnya di seluruh Indonesia. 

Sebagai salah satu rangkaian Kampanye GANBATE, kegiatan edukasi juga dilakukan di SMPN 2 Petir, Serang.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rosita selaku Associate Vice President Marketing Kao Indonesia.

Kemudian juga hadir Engkos Kosasih selaku Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Serang sebagai perwakilan dari Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi RI, dr. Anggara Mahardika, SpOG, serta Vanesha Prescilla selaku Brand Ambassador Laurier.

Dalam kesempatan ini, Laurier juga menggandeng Girl Up sebagai Organisasi berskala Internasional binaan United Nations dan United Nations Foundation yang berdedikasi untuk mendukung edukasi, kesehatan, keamanan yang berfokus kepada remaja putri.

SMPN 2 Petir pun dipilih sebagai representasi sekolah yang menjadi target Kampanye GANBATE yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekolah dengan adanya sesi edukasi dan penyediaan pembalut Laurier untuk mendukung implementasi kebersihan menstruasi siswi putri. 

“Kami mengapresiasi dan mendukung kegiatan edukasi yang dilakukan dengan prioritas target utama nya anak usia sekolah, " kata Engkos Kosasih.

Ia menambahkan, tentunya hal ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya Kampanye Sekolah Sehat di tingkat nasional dengan peserta didik yang sehat juga.

Kampanye Sekolah Sehat sendiri terdiri atas pilar 3S yang dimana kegiatan edukasi kebersihan menstruasi ini dapat mendukung terwujudnya Sehat Fisik, Sehat Bergizi dan Sehat Imunisasi.

"Harapannya, dengan kegiatan yang dilakukan oleh Laurier ini, semakin banyak siswi remaja putri yang sehat dan berprestasi," ungkap Engkos Kosasih. 

Kurangnya informasi tentang bagaimana cara yang tepat dalam menjaga kebersihan saat menstruasi, menjadi salah satu penyebab banyaknya perempuan yang tidak menerapkan Manajemen Kebersihan Menstruasi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan UNICEF, 1 dari 4 anak di Indonesia tidak pernah mendapatkan informasi seputar menstruasi sebelum mereka menstruasi pertama kali.

Mereka kerap kali mereka merasa malu, ketakutan, dan menangis belum siap ketika mendapatkan menstruasi pertama. Hal tersebut diperparah dengan tidak validnya informasi yang mereka peroleh dari orang tua sebagai sumber utama informasi.

Kebersihan saat menstruasi menjadi salah satu kunci kesehatan reproduksi perempuan dan pada dasarnya dapat dilakukan dengan mudah.

Untuk menjaga kebersihan menstruasi dapat dilakukan baik dari dalam tubuh seperti menjaga pola makan bergizi, olahraga teratur (tetap aktif) dan juga dari luar tubuh seperti rajin mengganti pembalut setiap 4 jam sekali atau segera saat pembalut terasa lembap atau penuh walaupun durasi penggunaannya belum 4 jam.” jelas dr. Anggara Mahardika, SpOG.

Laurier juga memberikan beberapa tips yang dapat dilakukan saat menstruasi. Seperti mencukupi kebutuhan gizi dan cairan tubuh, mengganti pembalut 4 jam sekali meskipun pembalut belum terisi penuh agar tetap bersih dan menggunakan celana dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat.

Kemudian juga membasuh area vagina dari arah depan ke belakang untuk menghindari perpindahan bakteri dan memilih pembalut Laurier Natural Clean yang mengandung lapisan antibakteri.

Laurier Natural Clean sendiri memiliki kandungan tiga antibac protection. Daun sirih yang bisa mengusir bau, ekstrak daun sage yang dikenal sebagai anti jamur, dan antibac agent yang melawan pertumbuhan bakteri.

Dengan Laurier Natural Clean, menstruasi tidak lagi risih, bebas bau, becek, dan bakteri.

Melalui kampanye berkelanjutan ini dan gerakan GANBATE (Ganti Pembalut Tiap Empat Jam), Laurier secara konsisten mendukung sekolah-sekolah dan pesantren di Indonesia dengan memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi dan kebersihan vagina saat menstruasi kepada perempuan di Indonesia sejak dini.(*) 

Baca Sebelumnya

TNI AL Membuka Seleksi Calon Bintara dan Tamtama

Baca Selanjutnya

Profil Mario Aji, Satu-satunya Pembalap Indonesia yang Kini Berkiprah di Moto3 GP (1)

Tags:

Laurier kesehatan Reproduksi Wanita Menstruasi Pembalut

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar