KETIK, BATU – Wali Kota Batu, Nurochman, menitipkan sejumlah pesan kepada para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang baru dilantik, pada Senin, 2 November 2026, di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani.

Dia meminta pejabat baru memperkuat kapasitas kepemimpinan, menyelaraskan program kerja dengan arah pembangunan daerah, serta menghilangkan ego sektoral demi meningkatkan kinerja pemerintahan.

Politisi PKB ini menegaskan, jabatan yang diemban para kepala SKPD bukan hanya perubahan posisi dalam struktur organisasi, melainkan amanah yang disertai tanggung jawab lebih besar.

Karena itu, setiap pejabat dituntut memiliki kemampuan manajerial yang memadai, terutama dalam mengambil keputusan, menggerakkan organisasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan.

“Jangan sampai kewenangan besar tidak diimbangi kemampuan memimpin yang memadai,” tegas Cak Nur, sapaanya.

Baca Juga:
Cegah Kenakalan Remaja, Polres Batu Bentuk Satgas Polisi Jogo Sekolah

Selain kemampuan kepemimpinan, Cak Nur mengingatkan pentingnya keselarasan program kerja seluruh perangkat daerah dengan visi dan misi pembangunan Kota Batu.

Menurutnya, kreativitas serta inovasi yang dikembangkan masing-masing SKPD harus tetap mendukung tujuan pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Pastikan seluruh program perangkat daerah berjalan dalam satu arah pembangunan. Jangan sampai visi dan misi kepala perangkat daerah lebih menonjol daripada visi dan misi kepala daerah,” tegas Cak Nur.

Dia juga meminta para kepala SKPD meninggalkan pola kerja yang mengedepankan kepentingan masing-masing instansi. Sinergi lintas perangkat daerah dinilai penting agar setiap persoalan masyarakat dapat ditangani secara bersama, tanpa saling melempar tanggung jawab.

Baca Juga:
Wali Kota Batu Lantik 154 ASN, Tekankan Kinerja Nyata dan Hapus Mental Copy Paste

Cak Nur mengakui masih terdapat kebiasaan lama dalam lingkungan birokrasi yang perlu dibenahi. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi pembenaran untuk mempertahankan budaya kerja yang menghambat produktivitas.

“Jangan merasa keberhasilan hanya milik satu dinas atau persoalan masyarakat hanya menjadi tanggung jawab dinas tertentu,” pesannya.

Dalam menjalankan organisasi, Cak Nur turut meminta para pejabat baru mengedepankan pola kepemimpinan yang mampu membangun dan menguatkan bawahan.

Kepala SKPD tidak cukup hanya memberikan perintah, tetapi juga perlu hadir melalui arahan, pendampingan, serta penghargaan terhadap kinerja pegawai.

“Ketika ada kesulitan, bantu mencari solusi. Ketika ada keberhasilan, berikan penghargaan. Bangun lingkungan kerja yang saling menghormati, tetapi tetap menjunjung tinggi disiplin dan profesionalitas,” katanya.

Adapun 18 pejabat yang mengisi posisi kepala SKPD dan jabatan strategis di lingkungan Pemkot Batu tersebut, yakni:

  1. Akhmad Dahlan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
  2. Arie Chrisdianto sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).
  3. Aries Setiawan sebagai Kepala Dinas Sosial.
  4. Arif Purwanto sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
  5. Chairil Fajar Rofi sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
  6. Dian Fachroni Kurniawan sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).
  7. Dian Saraswati sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
  8. Aditya Prasaja sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).
  9. Dyah Lies Tina Purwaty sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
  10. Arief As Siddiq sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol).
  11. Faris Pasharella Shahputra sebagai Kepala Satpol PP.
  12. Hendry Suseno sebagai Sekretaris DPRD.
  13. Bangun Yulianto sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
  14. Kaero Latif Setiawan sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag).
  15. Lilik Fariha sebagai Kepala Dinas Pendidikan.
  16. Mohammad Nur Adhim sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
  17. Sopa Ike Paci sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).
  18. dr. Yuni Astuti sebagai Kepala Dinas Kesehatan. (*)