Langgar Kesepakatan, Kajian Ustaz Syafiq Basalamah Ditolak GP Ansor

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

23 Feb 2024 06:16

Thumbnail Langgar Kesepakatan, Kajian Ustaz Syafiq Basalamah Ditolak GP Ansor
Audiensi yang dilakukan pihak panitia dan stakeholder terkait. (Foto: dok GP Ansor)

KETIK, SURABAYA – Kajian yang menghadirkan Ustaz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah dibubarkan oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser karena diduga melanggar kesepakatan pada Kamis (22/2/2024).

Kegiatan itu digelar Yayasan Takmir Masjid Assalam Purimas Surabaya. Penolakan diwarnai kericuhan antara GP Ansor dan jemaah Masjid Assalam Purimas.

Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar, M. Asyiqun Nahdli mengungkapkan, pihaknya melakukan tindakan tegas itu lantaran yayasan tersebut diduga mengingkari kesepakatan melalui audiensi pada pagi hari.

"Dalam pertemuan tersebut, disepakati meniadakan pemateri Syafiq Riza Basalamah untuk menjaga kondusifitas di wilayah Gunung Anyar," katanya.

Asyiqun mengatakan, penolakan itu karena ceramah Ustaz Syafiq Basalamah yang dianggap selalu menyudutkan kelompok tertentu, khususnya masyarakat Gunung Anyar Surabaya. Akhirnya disepakati dengan poin tetap melakukan salat Magrib berjemaah.

"Kami pun meminta pihak panitia untuk membuat meme pembatalan kegiatan tersebut, biar tidak ada pengerahan massa dan jemaah bisa diinfokan," tuturnya.

Hingga sore hari, Asyiqun menjelaskan bahwa pembatalan Ustaz Syafiq Basalamah sebagai penceramah itu diduga diingkari pihak panitia. Banyak jemaah yang berdatangan.

Meski begitu, menurutnya GP Ansor dan Banser tetap menjaga kondusifitas dan mengawal kesepakatan yang dilakukan pagi hari itu.

Ia menceritakan awal keributan saat menjelang Magrib. Sahabat-sahabat Ansor Banser yang berada di lokasi ingin masuk dan melaksanakan salat jemaah, namun ditolak dan diusir oleh panitia.

"Dan bahkan terjadi pemukulan seperti di video yang beredar," ucapnya.

Usai salat maghrib, panitia malah membuat pengumuman lewat speaker masjid bila kajian tetap dilanjut. Suasana semakin memanas hingga keributan di area masjid itu pecah dan menimbulkan beberapa korban dari pihak GP Anshor.

Sahabat Ansor Banser mencoba masuk untuk menanyakan iktikad baik dari takmir masjid dan yayasan, namun beberapa jamaah tiba-tiba dari belakang memukul Ketua PAC GP Ansor Rungkut.

"Sahabat Lukman dan langsung dilerai oleh sahabat Banser lainnya," jelas Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar.

Mengenai video beredar, Asyiqun membantah bila pihaknya melakukan pembubaran. Akar permasalahan ini menurutnya ada pihak yang sengaja mengingkari kesepakatan awal.

Dirinya tegas, narasi dan video bahwa Ansor dan Banser membubarkan kajian Syafiq Riza Basalamah adalah narasi sesat.

"Karena kesepakatan meniadakan pemateri Syafiq Riza Basalamah adalah kesepakatan bersama yang disepakati oleh pihak takmir dan yayasan. Dan mereka mengingkari perjanjian tersebut," pungkas Asyiqun. (*)

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba
Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati
Baca Sebelumnya

Harga Beras Melambung, Pemkot Mojokerto Gelar Operasi Beras Murah

Baca Selanjutnya

Pemkab Bojonegoro Berikan Edukasi Screening Triple Eliminasi pada Ibu Hamil

Tags:

Kajian Ustaz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah GP Ansor Banser Yayasan Takmir Masjid Assalam Purimas Surabaya Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar M. Asyiqun Nahdli surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar