Lahan PT KJB Gundul, DPRD: Jangan Sampai Banjir Aceh Terjadi di Lumajang

Editor: Abdul Fatah

22 Jan 2026 18:41

Thumbnail Lahan PT KJB Gundul, DPRD: Jangan Sampai Banjir Aceh Terjadi di Lumajang
H. Sudi, Wakil Ketua DPRD Lumajang (Foto : DPRD Lumajang)

KETIK, LUMAJANG – Kekhawatiran warga yang berada dibawah kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Kalijeruk Baru (HGB) Kecamatan Randuagung Lumajang  terus mengemuka, karena pada waktu tertentu masih sering terjadi hujan dengan intesitas yang sangat tinggi dan lama.

Kekhawatiran ini terus disuarakan melalui DPRD Lumajang, yang salah satunya adalah kekhawatiran terjadinya banjir akibat hujan deras di desa-desa sekitar kawasan HGU PT. Kalijeruk Baru.

Wakil Ketua DPRD Lumajang H. Sudi membenarkan adanya kekhawatiran warga tersebut, karena sampai saat ini curah hujan masih cukup tinggi.

"Saya bersama-sama teman yang lain juga menerima keluhan itu. Maka menjadi kewajiban saya dan semua anggota DPRD Lumajang untuk terus menyampaikan hal ini dalam berbagai forum di DPRD Lumajang. Benar memang, warga sekitar khawatir terjadi banjir, termasuk didalamnya tanah longsor, karena hampir semua tanaman keras yang ada di kawasan HGU PT. KJB sudah ditebang semua," kata H. Sudi kepada media ini, di Kantor DPRD Lumajang, Kamis 22 Januari 2026.

Baca Juga:
Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Bahkan beberapa hari lalu, ketika terjadi hujan dengan intesitas yang cukup tinggi dan lama, menurut warga setempat sempat meningkatkan volume air di Kali Toroyan, khususnya di Dam Srenteng Desa Kalipenggung.

"Sempat memamg beberapa hari lalu DAM Srenteng itu airnya hampir penuh. Memang kalau hujan deras sebagian air dari kawasan HGU tersebut mengarah ke Kali Toroyan. Kita khawatirnya masih ada lagi hujan deras seperti kemarin," kata Faisol, salah seorang warga Desa Kalipenggung, ketika dihubungi media ini secara terpisah.

Terkait kejadian ini, H. Sudi kemudian mengingatkan Pemkab Lumajang dan Forkopimda yang telah menerima Rekomendasi dari DPRD Lumajang untuk penghentian operasional PT. KJB, karena DPRD Lumajang menilai banyak pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan tersebut  terkait dengan tata kelola lahannya.

"Sebagai bagian dari tugas kami di DPRD Lumajang, kita sudah bekerja dan membuat rekomendasi yang dibuat berdasarkan kajian hukum dan fakta di lapangan. Maka kami sangat berharap kepada seluruh pemangku kebijakan memperhatikan betul rekomendasi itu. Jangan sampai bencana banjir yang terjadi di Aceh juga melanda Lumajang karena pemegang HGU tidak memiliki komitmen terhadap lingkungan dan warga sekitarnya," tegas H. Sudi. (bersambung)

Baca Juga:
Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Baca Sebelumnya

Nilai Ekspor UMKM Kota Malang Capai Rp100 Miliar, Produk Keripik Mendominasi

Baca Selanjutnya

200 Becak Listrik Banjiri Balai Kota Surabaya, Eri Cahyadi Siapkan Lokasi Khusus

Tags:

Lahan HGU PT KJB Gundul DPRD Lumajang Wakil Ketua DPRD Lumajang berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Abdul Fatah

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

8 April 2026 13:44

Saluran Lapor Bupati Lumajang Dipenuhi Keluhan Masalah Kelangkaan LPG 3 Kg

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

6 April 2026 14:57

Mahmud S.H.  Pengacara H. Ngateman Angkat Bicara Terkait Somasi Primkopol Lumajang

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

6 April 2026 12:49

Pergantian Pengurus Primkpol Lumajang Berbuntut Selisih Piutang Usaha Senilai Rp3,2 Milliar

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

4 April 2026 02:26

Sampai Saat Ini, Hanya DPRD Lumajang Yang Merespon Tuntutan Warga Terkait Dugaan Pelanggaran PT. Kalijeruk Baru

Amankan Distribusi LPG 3 KG, Bupati dan Ketua DPRD Lumajang Lakukan Pantauan Di Sejumlah Titik

29 Maret 2026 16:39

Amankan Distribusi LPG 3 KG, Bupati dan Ketua DPRD Lumajang Lakukan Pantauan Di Sejumlah Titik

Belanja Pegawai Dibawah 30 Persen, Lumajang Jamin Tak Ada PHK Tenaga P3K

28 Maret 2026 13:14

Belanja Pegawai Dibawah 30 Persen, Lumajang Jamin Tak Ada PHK Tenaga P3K

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar