Kuota LPG Bersubsidi Kota Batu Berkurang, Pemkot Pastikan Stok Aman di Pasaran

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Dendy Ganda Kusumah

22 Jan 2026 20:05

Thumbnail Kuota LPG Bersubsidi Kota Batu Berkurang, Pemkot Pastikan Stok Aman di Pasaran
Ilustrasi LPG 3 Kilogram yang ada di toko kelontong. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Alokasi LPG bersubsidi 3 kilogram di Kota Batu tahun ini turun menjadi 12.540 metrik ton (MT) atau berkurang 0,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencapai 12.648 MT. Meski demikian, Pemerintah Kota Batu memastikan distribusi gas melon tetap terkendali dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Subag Sumber Daya Alam (SDA) Bagian Perekonomian dan SDA Kota Batu, Wolok, menyampaikan bahwa penyesuaian kuota tersebut diperkirakan tidak berdampak signifikan terhadap ketersediaan LPG bersubsidi di pasaran.

“Memang terjadi penurunan pasokan LPG 3 kilogram tahun ini, tetapi jumlahnya hanya sekitar 0,8 persen. Secara keseluruhan, alokasi untuk Kota Batu masih berada di angka 12.540 MT,” ujarnya, pada Kamis, 22 Januari 2026.

Ia menegaskan, selama ini distribusi LPG 3 kilogram di Kota Batu berjalan lancar dan tidak pernah mengalami kelangkaan. Pemerintah daerah, kata dia, terus memantau penyaluran agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

“Harapannya penyesuaian ini tidak berdampak pada masyarakat. Selama ini pasokan relatif aman dan tidak pernah sampai terjadi kekosongan,” katanya.

Sebagai daerah tujuan wisata, Kota Batu memiliki banyak pelaku usaha mikro yang bergantung pada LPG bersubsidi. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pada waktu tertentu, pemerintah daerah berkoordinasi dengan Pertamina dan Hiswana Migas.

“Pada momen libur panjang atau hari besar keagamaan, biasanya ada penambahan pasokan atau extra dropping dari Pertamina maupun Hiswana,” jelas Wolok.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa penetapan kuota LPG bersubsidi merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

“Terkait besaran kuota LPG bersubsidi, Pertamina Patra Niaga menyalurkan sesuai penugasan dari pemerintah. Penentuan kuota mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah berdasarkan usulan pemerintah daerah,” pungkas Ahad. (*)

Baca Sebelumnya

Jurnalis Se-Jatim Senjatai Diri dengan AI agar Berita Makin Sat-set dan Akurat

Baca Selanjutnya

Menghidupkan Kembali Lumbung Pangan Mataram, Bupati Sleman Panen Bawang Merah di Sugih Waras Farm

Tags:

LPG Bersubsidi Pemkot Batu Kota Batu

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

14 April 2026 22:03

Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

14 April 2026 18:10

Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

14 April 2026 16:11

Anggaran Rp105 Juta, DLH Kota Batu Bangun Jogging Track di Taman Hutan Kota Bondas

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

14 April 2026 15:18

Mikutopia Hadirkan Paket Rombongan Mulai Rp65 Ribu, dari Budidaya Jamur hingga Outbound Seru

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

14 April 2026 15:14

Penertiban Kabel Semrawut, Pemkot Batu Siapkan Regulasi Baru

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar