Kue di Pacitan Ini Selipkan Nama Presiden RI, Biar Laris?

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Muhammad Faizin

29 Feb 2024 00:45

Headline

Thumbnail Kue di Pacitan Ini Selipkan Nama Presiden RI, Biar Laris?
Lapak milik Suryani yang buka setiap hari, kecuali hari Minggu. Selain kue cucur, juga menjajakan jajanan tradisional lainnya. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Di antara deretan kuliner khas Pacitan, Jawa Timur, terdapat satu kudapan unik yang menarik perhatian. Namanya Kue Cucur SBY.

Sekilas, kue ini tak berbeda dengan kue cucur pada umumnya, terbuat dari tepung beras dan gula merah. Namun, ada keunikan di balik nama "SBY" yang disematkan pada kue ini.

Meski sempat jadi kudapan jamuan Pemerintah Kabupaten Pacitan semasa kunjungan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tempo lalu. Namun ternyata, dinamakan SBY bukan karena hal itu.

"Ya sebenarnya enggak ada niatan khusus, cuman waktu itu pertama kali dibeli orang pemerintah kabupaten, katanya untuk jamuan Pak SBY. Itu awalnya namanya ya Kue Cucur aja gitu," kata adik pemilik usaha Kue Cucur SBY, Purwani (47) saat ditemui dilapaknya. Rabu, (28/2/2024).

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Ternyata, usut punya usut, singkatan "SBY" pada kue ini merupakan kependekan dari "Suryani, Bambang, dan Yahood". Ya tidak salah memang, karena kue ini dibuat dengan resep khas dari pasangan suami istri, bernama Suryani dan Bambang. 

"Nah pas dipikir-pikir kan, nama embak kan Suryani, suaminya Bambang terus ditambahi Yahood ya, bukan Yudhoyono. Akhirnya jadinya Kue Cucur SBY, Suryani Bambang Yahood," ungkapnya.

Meskipun bernama Kue Cucur SBY, penjualannya juga tidak dilakukan di rumah SBY.

Lapak kue cucur ini terletak di Jalan Lintas Selatan, Barat Jembatan Kresek, Gawang, Kecamatan Kebonagung.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Foto Purwani tengah menunjukkan Kue Cucur SBY yang tampak empuk dan lezat. ( Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Purwani tengah menunjukkan Kue Cucur SBY yang tampak empuk dan lezat. ( Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

"Tapi pas waktu itu memang jadi kebanggaan, karena pak SBY dari Pacitan yang jelas kota kecil, bisa jadi presiden," sambungnya kepada ketik.co.id.

Lebih lanjut, Pemilik Usaha Kue Cucur SBY, Suryani memproduksi cucurnya di rumah, terletak di RT 01 RW 5, Dusun Kebon, Desa Karanganyar, Kecamatan Kebonagung.

Kue Cucur SBY miliknya, dibandrol cukup terjangkau, yaitu hanya Rp1 ribu per kue. Meski murah meriah, kue cucur kian jarang ditemukan di berbagai tempat di Pacitan, mulai dari toko kue tradisional hingga warung makan.

"Untuk rupa sih kurang lebih sama tidak ada pernak-pernik tambahan, tapi mungkin karena usaha ini sudah berdiri sejak 2014. Untuk pengalaman rasa, tentunya berani diadu," ujarnya.

Menyantap Kue Cucur SBY sambil menjelajahi keindahan alam Pacitan merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Keindahan pantai, gua, dan pegunungan di Pacitan akan semakin lengkap dengan kelezatan kuliner khasnya.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan makin laris karena diselipkan nama presiden," pinta Purwani menutup, sembari melayani pembeli.

Demikian ulasan kuliner unik tersebut. Gimana?, Berminat untuk mencicipi atau malah berminat menyelipkan nama presiden di sebuah merek usaha?. (*)

Baca Sebelumnya

Keunikan Pasar Intaran Diharapkan Bisa Dongkrak Ekonomi Bali Utara

Baca Selanjutnya

KUA Bakal Jadi Tempat Nikah Semua Agama, Tokoh Agama di Jember Butuh Regulasi Jelas

Tags:

Ekonomi KUE CUCUR SBY pacitan Kudapan unik susilo bambang yudhoyono Wisata Kuliner Kuliner khas Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

19 April 2026 12:21

Yonif TP 934 SBY Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan, Ajak Warga Peduli Kesehatan

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

18 April 2026 23:01

Iseng Jualan Es di Syawalan Fest Pacitan 2026, Penjual Ayam Ini Malah Cuan Jutaan Rupiah

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

17 April 2026 23:32

Sejumlah Mantan Ketum PKC Jatim Hadiri Kick Off Harlah PMII ke-66 di Surabaya

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

17 April 2026 12:47

Hasil Uji Lab MBG di Pacitan Positif Tercemar Bakteri, Ini Langkah Dinkes

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

16 April 2026 18:18

Dilaporkan Warga, Penjual Ciu di Pacitan Diciduk Polisi: Kedapatan Simpan 41 Botol

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

16 April 2026 17:47

22 Pasien Rawat Inap MBG di Tegalombo Pulih, Dinkes Pacitan Lanjutkan Penanganan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend