Kreatif! Mahasiswa Untag Surabaya Ubah Limbah Ampas Kopi Jadi Arang Briket

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Aziz Mahrizal

16 Feb 2025 13:19

Headline

Thumbnail Kreatif! Mahasiswa Untag Surabaya Ubah Limbah Ampas Kopi Jadi Arang Briket
Maulana Husein Syafri menunjukkan pemrosesan arang briket dari ampas kopi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kembali menunjukkan inovasi kreatifnya. Kali ini, Maulana Husein Syafri dari Program Studi Teknik Industri berhasil mengolah limbah ampas kopi menjadi briket sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.

Maulana menjelaskan inovasi ini muncul dari kepedulian terhadap limbah ampas kopi yang sering terbuang begitu saja. Padahal, limbah ini masih memiliki kandungan karbon yang cukup tinggi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Dalam proses pembuatannya, Maulana mengombinasikan ampas kopi dan kulit ari kelapa dengan tepung tapioka dan air sebagai perekat.

“Setelah mendapatkan komposisi yang tepat, campuran ini dipadatkan menggunakan cetakan khusus untuk menghasilkan briket dengan bentuk yang dapat disesuaikan,” ungkapnya.

Baca Juga:
FK UNTAG Surabaya Raih Akreditasi LAM-PTKes, Perkuat Mutu Pendidikan Dokter

Foto Arang briket terbuat dari ampas kopi dan kulit ari kelapa. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Arang briket terbuat dari ampas kopi dan kulit ari kelapa. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Maulana juga merancang alat pencetak briket yang dilengkapi dengan heater untuk mempercepat proses pengeringan.

“Teknologi ini membuat proses produksi lebih efisien. Desain alat pencetak juga fleksibel, sehingga bentuk cetakan dapat diubah sesuai kebutuhan pengguna,” jelasnya.

Pengujian dilakukan dengan memanfaatkan limbah ampas kopi dari coffee shop Jokopi Indonesia yang mencapai 330 kg per bulan dan limbah kulit ari kelapa dari UMKM Ridho Abadi yang mencapai 240 kg per bulan. 

Baca Juga:
Untag Surabaya Buka Pendaftaran Calon Ketua IKBA, Dorong Alumni Jadi Penggerak Kampus Nasionalis

“Saya menggunakan bahan dari coffee shop dan UMKM dengan kualitas yang lebih bersih dan efisien,” tutur Maulana.

Briket hasil inovasi ini memiliki daya tahan tinggi dan menghasilkan lebih sedikit residu dibandingkan bahan bakar konvensional.

“Briket ini mampu bertahan hingga dua jam saat digunakan dan hanya menghasilkan sekitar satu persen residu abu, jauh lebih sedikit dibandingkan arang konvensional,” paparnya.

Selain ramah lingkungan, inovasi ini juga memiliki potensi ekonomi. Dengan semakin berkembangnya industri kopi di Indonesia, jumlah limbah ampas kopi yang dihasilkan pun semakin besar. Jika dikelola dengan baik, limbah ini dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Melalui proyek ini, Maulana berharap dapat memberikan solusi bagi permasalahan limbah sekaligus menciptakan alternatif energi yang lebih berkelanjutan.

Foto Maulana Husein Syafri dari Program Studi Teknik Industri Untag Surabaya berhasil menciptakan arang briket dari ampas kopi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Maulana Husein Syafri dari Program Studi Teknik Industri Untag Surabaya berhasil menciptakan arang briket dari ampas kopi. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

Maulana menambahkan khususnya untuk UMKM yang tertarik untuk memulai bisnis semacam ini, menurutnya UMKM dapat memperbesar mesin produksi.

"Pemilik UMKM sebaiknya memperbesar kapasitas mesin produksi agar dapat meningkatkan volume produksi dan memaksimalkan hasilnya,” sarannya

Dengan adanya kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, ampas kopi yang selama ini dianggap sebagai limbah ternyata bisa memiliki nilai guna yang tinggi. Semoga inovasi ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dengan adanya inovasi seperti ini, Untag Surabaya semakin menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam penelitian dan pengembangan teknologi ramah lingkungan. Maulana dijadwalkan akan diwisuda pada 23 Februari mendatang. (*)

Baca Sebelumnya

PSSI Bantu Operasi Andjas Asmara, Bukti Komitmen untuk Legenda Timnas

Baca Selanjutnya

Kebakaran di Museum dan Galeri Seni Kota Batu, Ini Penyebabnya

Tags:

Untag Surabaya Ampas Kopi Maulana Husein Syafri Program Studi Teknik Industri limbah ampas kopi arang briket

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar