KPK Periksa Ruang Gubernur Jatim, Suko: Hal Lumrah, Jauh dari Indikasi Kecurigaan

Jurnalis: Moana
Editor: Irwansyah

21 Des 2022 13:06

Headline

Thumbnail KPK Periksa Ruang Gubernur Jatim, Suko: Hal Lumrah, Jauh dari Indikasi Kecurigaan
Mobil KPK di ruangan Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan, Surabaya. (Foto: Moana/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) giliran memeriksa ruangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan Surabaya, Rabu (21/12/2022) sore.

Hal tersebut diduga masih berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak.

Berdasarkan pantauan di lapangan, para penyidik tersebut terlihat masuk ke dalam ruangan Gubernur Jatim sekitar pukul  17.00 WIB. Setidaknya ada empat orang yang masuk dalam ruangan tersebut.

Kemudian, penyidik keluar dari ruangan itu sekitar pukul 17.30 WIB. terlihat hanya dua orang yang keluar, sementara dua orang lainnya masih berada di dalam.

Baca Juga:
Belum Usai! KPK Geledah Pemkab Tulungagung

Mereka berjalan masuk ke dalam ruangan Sekertaris Daerah Provinsi Jatim. Tak berapa lama, sejumlah petugas keluar dari ruangan Sekdaprov kemudian berjalan memasuki ruangan Wakil Gubernur Jatim. Setidaknya ada lebih dari lima orang masuk dalam ruangan tersebut.

Selain ruangan Gubernur dan Wakil Gubernur, ruangan lain di Kantor Jalan Pahlawan ini juga diobok-obok KPK. mereka masuk ke dalam gedung Sekretariat Provinsi Jawa Timur.

Menurut Pakar Ilmu Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo, pemeriksaan KPK di Gedung Pahlawan merupakan hal lumrah.

"Saya kira ini peristiwa biasa, lumrah karena memang pemerintahan itu kan antara legislatif dan eksekutif. Itu kan rangkaian dengan penangkapan anggota dewan," ungkap Suko, Rabu (21/12/2022).

Baca Juga:
KPK Periksa Maraton Sejumlah Kepala OPD di Ruang Prajamukti Pemkab Tulungagung

Lebih lanjut, Suko menjelaskan bahwa KPK melakukan cross check apakah kasus yang menjerat anggota lembaga legislatif tersebut memiliki relasi dengan jajaran eksekutif.

"Cross check mungkin di sana apakah ada relasinya dengan pihak eksekutif. Namanya cross check? Kalau nggak ada ya aman-aman saja. Itu hal biasa sih," tandasnya.

Lantas, apakah ada indikasi kecurigaan KPK terhadap eksekutif dalam hal ini Gubernur dan Wagub Jatim?

"Oh jauh dari itu. Itu kan menurut saya karena ada peristiwa sebelumnya. Mereka pengembangan, mencari informasi. Itu dalam rangka kelengkapan informasi. Nggak sampe kepada kecurigaan yang berlebihan," tutur Suko.

Menurut Suko, lembaga anti rasuah tersebut tengah menjalankan tupoksinya. Sehingga memerlukan pengumpulan data lebih lanjut.

"Kalau ada info-info, mereka akan terus melakukan pengumpulan data. Saya kira itu hanya pemeriksaan yang lumrah saja, biasa saja. Information seeking. Jauh dari indikasi dugaan," ucap Suko.

Seperti diberitakan sebelumnya, Penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di kantor DPRD Jatim sejak Senin (19/12/2022) dan Selasa (20/12/2022).  Hasil pemeriksaan itu mereka membawa 6 koper.

Untuk diketahui, Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak telah ditetapkan sebagai tersangka suap dana hibah. Ia diduga menerima aliran dana Rp5 miliar dalam kasus ini.

Bukan hanya Sahat, ada tiga orang lain yang juga ditetapkan tersangka oleh KPK. Mereka adalah staf ahli Sahat, Rusdi, Kepala Desa Jelgung Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang sekaligus selaku Koordinator Pokmas, Abdul Hamid dan Koordinator lapangan pokmas, Ilham Wahyudi. (*)

Baca Sebelumnya

Universitas Ciputra Dorong Penguatan Kewirausahaan Perempuan Gresik

Baca Selanjutnya

Ruangannya Diperiksa KPK, Gubernur Khofifah Siap Bantu KPK Cari Data

Tags:

Gubernur Jatim Khofifah KPK Suko

Berita lainnya oleh Moana

Penuhi Klarifikasi, KPK Terbitkan LHKPN Sekda Jatim Adhy Karyono

23 Mei 2023 07:06

Penuhi Klarifikasi, KPK Terbitkan LHKPN Sekda Jatim Adhy Karyono

Sosok 10 Pemuda Pengguncang Dunia Impian Bung Karno

6 Maret 2023 02:29

Sosok 10 Pemuda Pengguncang Dunia Impian Bung Karno

PSI Uji Aturan Pendirian Rumah Ibadah ke Mahkamah Agung

2 Maret 2023 19:42

PSI Uji Aturan Pendirian Rumah Ibadah ke Mahkamah Agung

Pernah Babat Pejabat Nakal, Rizal Ramli Tantang Sri Mulyani Lakukan Hal Serupa

1 Maret 2023 13:50

Pernah Babat Pejabat Nakal, Rizal Ramli Tantang Sri Mulyani Lakukan Hal Serupa

Dua Bung ITB Pengawal Program Wajib Belajar Sampai Ujung Indonesia

22 Februari 2023 05:04

Dua Bung ITB Pengawal Program Wajib Belajar Sampai Ujung Indonesia

Rekam Jejak Perjuangan dan Pengasingan Dua 'Bung' ITB Pro Demokrasi

16 Februari 2023 12:13

Rekam Jejak Perjuangan dan Pengasingan Dua 'Bung' ITB Pro Demokrasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda