KETIK, MOJOKERTO – Kota Mojokerto meraih dua penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atas upaya pengembangan sektor transportasi darat.
Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Kolaborator Terbaik Kegiatan Normalisasi Kendaraan Bermotor serta Angkutan Pelajar Gratis yang Inovatif dan Inklusif.
Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto, Mochammad Hekamarta Fanani, dalam kegiatan East Java Land Transport Meeting (EJLTM) 2026 di Wyndham Hotel Surabaya, Jumat, 9 Oktober 2026.
Hekamarta mengatakan, penghargaan tersebut berkaitan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan transportasi, baik melalui pengujian kendaraan bermotor maupun penyediaan angkutan gratis bagi pelajar.
Dalam pelayanan pengujian kendaraan bermotor, Pemkot Mojokerto memberikan layanan uji berkala tanpa dipungut biaya bagi kendaraan yang wajib menjalani pemeriksaan untuk memastikan pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan.
Baca Juga:
Ning Ita Ajak Perempuan Mojokerto Berdaya, UMKM Tumbuh, Ekonomi Keluarga Menguat“Layanan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pemilik kendaraan sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan secara berkala. Uji berkala juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan teknis lebih dini sehingga dapat ditangani sebelum menimbulkan risiko di jalan,” jelas Hekamarta.
Menurutnya, manfaat pengujian berkala tidak hanya dirasakan pemilik kendaraan, tetapi juga masyarakat luas melalui upaya menciptakan transportasi darat yang lebih tertib dan berkeselamatan.
Selain pengujian kendaraan, Pemkot Mojokerto juga mendapat penghargaan atas program angkutan pelajar gratis melalui layanan bus sekolah. Program ini menjadi salah satu inovasi pemerintah daerah untuk mendukung akses pendidikan sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga.
“Bus sekolah gratis ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar. Tidak hanya menunjang pendidikan di Kota Mojokerto, program ini juga diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran keluarga, khususnya untuk kebutuhan transportasi anak-anak menuju dan pulang dari sekolah,” terangnya.
Baca Juga:
KAI Daop 7 Madiun Angkut Total 23.446 Ton Barang hingga Triwulan III Tahun 2026, Catatkan Pertumbuhan 1.100 PersenHekamarta menyebut, dua penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkot Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas layanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta mendorong inovasi pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian EJLTM 2026 yang mengusung tema “Menuju Zero ODOL 2027 dan Transportasi Darat yang Berkeselamatan”.
Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, Pemkot Mojokerto menyatakan dukungannya terhadap upaya mewujudkan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) 2027 serta pengembangan sistem transportasi darat yang tertib, aman, dan berkeselamatan.(*)