KETIK, MALANG – Kematian kucing secara misterius meresahkan warga di Jalan Danau Singkarak III, RT 05 RW 07, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Sebanyak delapan ekor kucing, baik kucing liar maupun peliharaan warga, ditemukan mati mendadak dalam kurun waktu sepekan.
Salah seorang warga terdampak, Dian Tetera, mengungkapkan bahwa kucing-kucing tersebut menunjukkan gejala serupa sebelum meregang nyawa, yakni dugaan keracunan. Insiden pertama terjadi pada Jumat malam, 17 April 2026, yang menewaskan lima ekor kucing sekaligus.
"Dari lima yang mati, dua kucing milik saya dan tiga kucing lainnya milik tetangga depan rumah. Waktu itu, kucing saya yaitu indukan dan anaknya pulang ke rumah dalam kondisi lemas serta mulutnya berbusa dan berlendir," ujarnya saat ditemui oleh Ketik.com, Kamis, 23 April 2026.
Dian sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan memberi susu dan air kelapa hijau sebagai penawar. Namun, upaya tersebut sia-sia, kucing kesayangannya mati tak lama kemudian.
"Sedangkan tiga kucing milik tetangga saya, kejang-kejang dahulu dan tidak lama langsung mati," tambahnya.
Baca Juga:
Kota Malang Cetak Sejarah, Jadi Daerah Pertama di Jatim Raih 100 Persen STBMAksi serupa kembali terulang pada Selasa, 21 April 2026. Dalam kejadian kedua ini, tiga ekor kucing kembali menjadi korban.
"Satu kucing milik tetangga mengalami kejang-kejang dan tidak lama mati. Sedangkan dua kucing lainnya adalah kucing liar, ditemukan di dalam kantong kresek dengan kondisi sudah mati," terangnya.
Minimnya pengawasan kamera CCTV di lingkungan tersebut membuat warga kesulitan mengidentifikasi pelaku atau penyebab pasti kematian massal ini. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi para pemilik hewan peliharaan.
Baca Juga:
Boutique B21 Malang Ekspansi, Tambah 18 Kamar Baru dan Resto untuk Sambut WisatawanDian mengaku trauma dan kini memilih untuk mengurung kucing-kucingnya yang tersisa di dalam rumah demi keamanan.
"Sebelumnya, kucing saya rutin dikeluarkan tiap pagi dan para tetangga juga suka karena lucu. Namun untuk sekarang, kucing saya tinggal 3 ekor dan tidak saya bolehkan keluar dari rumah karena masih khawatir dengan kejadian tersebut," tandasnya. (*)