Kontroversi Muncul Setelah Akun Penggemar Snoopy Posting Dukungan untuk Trump

Jurnalis: Ali Azhar
Editor: Muhammad Faizin

7 Okt 2024 15:16

Thumbnail Kontroversi Muncul Setelah Akun Penggemar Snoopy Posting Dukungan untuk Trump
Sebuah akun penggemar Snoopy yang tidak berafiliasi dengan "Peanuts" mendapat reaksi keras di dunia maya setelah mengunggah, dan kemudian menghapus, sebuah dukungan untuk mantan Presiden Donald Trump. (Foto via Getty; LMPC melalui file Getty Images)

KETIK, SURABAYA – Sebuah akun penggemar Snoopy di media sosial X (dahulu Twitter) menuai kontroversi setelah mengunggah postingan yang mendukung mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk pemilihan umum mendatang. Hal ini memicu kemarahan di kalangan penggemar karakter anjing beagle yang ikonik tersebut.

Melansir dari NBC News, Selasa (8/10/2024), akun bernama Snoopy Weekly, yang tidak berafiliasi dengan komik "Peanuts", telah menghapus unggahan kontroversial tersebut. Bahkan, akun yang memiliki lebih dari 19.000 pengikut itu tampaknya telah dihapus pada Senin (7/10/2024) malam waktu setempat.

Snoopy Weekly merupakan salah satu dari beberapa akun penggemar Snoopy di media sosial yang telah mengumpulkan banyak pengikut dalam beberapa tahun terakhir. Popularitas karakter Snoopy kembali meningkat, terutama di kalangan Generasi Z, yang aktif mengunggah meme dan hasil editan penggemar di berbagai platform media sosial.

"Snoopy membencimu," tulis seorang penggemar sebagai tanggapan atas dukungan Snoopy Weekly terhadap Trump, sambil membagikan tangkapan layar dari unggahan yang kini telah dihapus.

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

Pengguna X lainnya menulis, "Snoopyweekly baru-baru ini melakukan dorongan fasis yang agresif," seraya mendorong para penggemar Snoopy untuk beralih ke akun lain yang tidak terafiliasi, dailysnoopys. Akun tersebut, dengan 123.000 pengikut di X, tampaknya lebih condong ke kiri dan mendukung gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Sebelum dihapus, Snoopy Weekly mendorong orang-orang untuk mendaftar sebagai pemilih di Arizona dan Georgia, dua negara bagian yang memiliki banyak pemilih. Postingan tersebut menampilkan gambar Snoopy yang sedang mengacungkan jempol di depan kotak suara sambil berdiri di samping bendera Amerika Serikat.

Charles M. Schulz, pencipta serial "Peanuts" yang meninggal pada tahun 2000, tidak menghindari isu-isu politik dalam karyanya. Blake Scott Ball, sejarawan dan penulis buku "Charlie Brown's America: The Popular Politics of Peanuts", mengatakan, "Schulz benar-benar pandai mengajukan pertanyaan yang menantang orang-orang di kedua belah pihak tentang isu-isu kontroversial, termasuk doa di sekolah, wajib militer di Vietnam, dan hak-hak perempuan."

Bahkan karakter Snoopy sendiri pernah terlibat dalam wacana politik. Pada tahun 1972, terdapat stiker populer bertuliskan "Snoopy For President".

Baca Juga:
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

Sementara itu, situs web resmi Peanuts.com saat ini mengarahkan pengunjung ke Peanuts Rocks the Vote, sebuah inisiatif yang mendorong penggemar untuk mendaftar sebagai pemilih.

Pihak Peanuts Worldwide LLC, yang mengelola kekayaan intelektual Snoopy, belum memberikan tanggapan resmi terkait kontroversi ini hingga berita ini diturunkan.

Baca Sebelumnya

Terjadi Lagi, Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada Sleman 2024

Baca Selanjutnya

Kota Surabaya Raih Predikat Terbaik Satu di Ajang Indonesia's SGDs Action Award

Tags:

Donald Trump Amerika Serikat Snoopy

Berita lainnya oleh Ali Azhar

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

2 April 2026 18:11

Unair Terima 2.506 Mahasiswa Baru Lewat SNBP 2026, Termasuk 806 Penerima KIP Kuliah

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

28 Maret 2026 14:00

Sapa Mojokerto! Ciputra Film Festival Gandeng Studio Cerita Bawa Semangat 'See The Unseen'

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

14 Maret 2026 21:15

Ngabubucin, Cara Baru Ngabuburit ala Ciputra Film Festival di Mall Surabaya

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

28 Januari 2026 19:01

Momentum 7 Tahun, GEKRAFS Kabupaten Probolinggo Apresiasi Dukungan Bupati Gus Haris

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

19 Januari 2026 19:50

Perdana! Polrestabes Surabaya Kembalikan 810 Motor Sitaan ke Pemilik Tanpa Pungutan

Dispendukcapil Surabaya Klarifikasi Isu Kebocoran Data, For Justice Soroti Tata Kelola-PDP

16 Januari 2026 19:27

Dispendukcapil Surabaya Klarifikasi Isu Kebocoran Data, For Justice Soroti Tata Kelola-PDP

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar