Konflik Iran–AS Memanas, Wamenpar Ni Luh Puspa: Indonesia Negara Paling Aman di Tengah Krisis

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Fisca Tanjung

13 Mar 2026 11:18

Thumbnail Konflik Iran–AS Memanas, Wamenpar Ni Luh Puspa: Indonesia Negara Paling Aman di Tengah Krisis
Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa menanggapi dampak konflik Iran dengan Amerika Serikat pada pariwisata Indonesia pada Kamis, 12 Maret 2026. (Foto: Illa/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat, Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Puspa, menyebut Indonesia sebagai one of the safest country atau salah satu negara yang aman. Kondisi ini dinilai menjadi peluang sekaligus kekuatan bagi Indonesia di tengah memanasnya situasi perang di Timur Tengah.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia juga telah mengarahkan adanya pergeseran pasar dengan memperkuat pasar wisata dari kawasan Asia serta Australia-Oceana, yang dinilai tidak terdampak langsung oleh gangguan penerbangan di wilayah Timur Tengah.

"Di tengah situasi yang tidak menentu, saat ini kita diuntungkan bahwa Indonesia disebutkan sebagai one of the safest country dan ini menjadi peluang bagi kita harus kita jadikan suatu kekuatan," ucap Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia.

"Yang kedua bu Menteri sudah mengarahkan pada kami semua untuk menetukan pergeseran pasar artinya kita memperkuat pasar-pasar kita di Asia, Australia Oceana yang tidak terdampak penerbangan Timur Tengah saat ini," tambahnya.

Baca Juga:
Tiga Platform Digital Ini Bantu Masyarakat Rencanakan Wisata Lebih Mudah

Dalam hal ini, Indonesia akan terus mengupayakan untuk bisa tetap stabil dalam sektor pariwisata ketika terjadinya konflik Iran-AS yang makin berkepanjangan. Indonesia juga memiliki koneksi yang baik dengan beberapa negara.

Ni Luh Puspa juga mengungkapkan bahwa pangsa pasar wisatawan ke Indonesia didominasi negara Asia. Malaysia menyumbang sekitar 27 persen, disusul Singapura 18 persen, sementara sisanya berasal dari negara-negara Asia lainnya.

Adapun pasar dari Timur Tengah tercatat sekitar 11 persen. Karena itu, ia menilai porsi 11 persen tersebut perlu disubstitusi dengan mengejar pasar dari negara-negara di Asia.

Tak hanya itu, berdasarkan data 2025, kunjungan wisatawan ke Indonesia masih didominasi oleh negara-negara di Asia dan Australia. Dari data tersebut, diketahui Malaysia masuk posisi tertinggi, kemudian disusul oleh Australia, China, dan beberapa negara lainnya.

Baca Juga:
Wamenpar Ni Luh Puspa Ajak Mahasiswa UB Siap Hadapi Transformasi Industri Perhotelan Modern

Dari data-data tersebut, bisa dimaknai bahwa negara Asia masih mendominasi kunjungan ke Jawa Timur. Menurut Ni Luh Puspa, hal tersebut bisa menjadi strategi taktis yang bisa diambil dalam menghadapi situasi.

"Kalau kita lihat juga tahun 2025, kunjungan kita ke Indonesia masih didominasi oleh negara kita di Asia dan Australia, tertinggi masih Malaysia disusul oleh Australia kemudian ada China, India juga bagus, Korea Selatan, Taiwan," ucap Ni Luh Puspa.

"Pasar kita masih didominasi Asia, artinya pasar kita masih cukup stabil, kalau kita bicara konteks Jawa Timur masih sama, kekuatannya dipegang oleh Malaysia," imbuhnya.

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia tersebut juga berharap agar pariwisata di Indonesia akan tetap stabil pada situasi geopolitik global yang sedang tidak baik-baik saja.

"Jadi saya pikir ini adalah strategi taktis yang kita ambil untuk menghadapi situasi yang ada di timur tengah, mudah-mudahan kita tetap stabil dalam situasi yang ada," ucap wanita mantan jurnalis senior tersebut penuh harapan.(*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Tulungagung Prioritaskan Perbaikan Jalan dalam RKPD 2027

Baca Selanjutnya

Kantah Cilacap Serahkan 81 Sertifikat Aset Pemda, Target 2.002 Bidang Tuntas pada 2027

Tags:

Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa Perang Iran dengan Amerika Serikat

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

13 April 2026 16:18

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

13 April 2026 15:43

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

13 April 2026 07:00

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

12 April 2026 16:45

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

12 April 2026 16:38

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

12 April 2026 15:38

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar