Komisi C DPRD Jombang Tegaskan Ada Kesalahan Konstruksi Tugu Rp1 Miliar, Kontraktor Terancam Di-blacklist

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Mustopa

18 Des 2025 13:22

Thumbnail Komisi C DPRD Jombang Tegaskan Ada Kesalahan Konstruksi Tugu Rp1 Miliar, Kontraktor Terancam Di-blacklist
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C dengan Dinas PUPR, PPK serta konsultan proyek pembangunan tugu selamat datang di ruang rapat Komisi, Kamis, 18 Desember 2025. (Foto: Syaiful Arif/Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Kerusakan Aluminium Composite Panel (ACP) pada tugu selamat datang di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, menuai sorotan serius dari DPRD saat rapat dengar pendapat, Kamis, 18 Desember 2025.

Meski usia bangunan tugu selamat datang di Jombang masih tergolong baru, tetapi dilaporkan mengalami ambrol pada bagian atas, terkena tiupan angin kencang.

Diketahui, proyek tugu ini dikerjakan oleh CV Ardi Konstruksi asal Tulungagung dengan nilai kontrak Rp1.033.538.875 dari APBD 2025.

Masa pengerjaan ditetapkan 120 hari sejak 17 Juni, namun penyelesaiannya terlambat 13 hari sehingga kontraktor dikenai denda sekitar Rp13 juta.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Ketua Komisi C DPRD Jombang, M Zahrul Jihad, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait rusaknya ACP tugu tersebut.

Komisi C kemudian memanggil konsultan perencana untuk dimintai penjelasan terkait tugas, kewenangan, serta konsep perencanaan bangunan.

“Kami ingin tahu seperti apa rancangan bangunan tugu selamat datang di Bandarkedungmulyo. Kami minta konsultan membawa data perencanaan, tetapi mereka tidak membawa. Ini sudah jelas merupakan kesalahan konsultan perencana,” tegasnya.

Menurut Zahrul, kerusakan tersebut mengindikasikan adanya persoalan serius, baik dari sisi konstruksi maupun material yang digunakan. Apalagi proyek tersebut dibiayai dari uang negara, sehingga harus memenuhi standar perencanaan dan pelaksanaan yang ketat.

Baca Juga:
Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

“Ke depan kami minta segera diperbaiki. Kalau tidak bisa, kami akan mengeluarkan rekomendasi blacklist terhadap kontraktor pelaksana maupun konsultan pengawas. Jangan sampai ada kesan cari untung, karena ini uang negara,” ujarnya.

Ia juga menyoroti aspek keselamatan publik. Beruntung, saat kejadian tidak ada pengguna jalan yang tertimpa material ACP yang ambrol. “Kalau sampai mengenai pengendara, risikonya sangat fatal,” tambahnya.

Zahrul menegaskan, pengawasan seluruh proyek yang menggunakan anggaran negara merupakan tugas pokok dan fungsi Komisi C DPRD Jombang. Karena itu, pihaknya akan terus mengawal penyelesaian kasus ini hingga tuntas.

Terpisah, Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Kabupaten Jombang, Edy Yulianto, menyampaikan bahwa rekomendasi sementara adalah tetap memperhatikan aspek perencanaan, pengawasan, serta perbaikan bangunan.

“Ini masih menjadi tanggung jawab kontraktor pelaksana karena masih dalam masa pemeliharaan. Perbaikan harus dilakukan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Ia menambahkan, evaluasi juga perlu difokuskan pada desain dan pemilihan material, apakah sudah sesuai dengan peruntukannya atau belum. Meski demikian, Edy menyebut perencanaan awal telah memperhitungkan beban, termasuk beban angin.

“Perencanaannya sudah sesuai. Beban angin sudah diperhitungkan, tetapi saat kejadian angin memang sangat kencang. Tinggi tugu sekitar 19 meter, struktur utamanya masih aman, hanya bagian atas yang ambrol,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LinK) Jombang, Aan Anshori, menyebut peristiwa itu sebagai momentum evaluasi serius bagi pemerintah daerah, khususnya dalam memastikan proyek-proyek bernilai besar benar-benar memberikan manfaat dan keamanan bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar ornamen yang jatuh. Ini menyangkut keselamatan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pembangunan,” ujar Aan.

Menurutnya, meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut berpotensi berbahaya apabila terjadi di waktu dan kondisi yang berbeda. Ia menilai masyarakat baru mengetahui lemahnya kualitas bangunan setelah adanya kejadian tersebut.

“Tanpa peristiwa ini, publik tidak pernah tahu seberapa kuat konstruksi tugu itu. Artinya, ada persoalan serius dalam pengawasan,” katanya.

Aan juga menyoroti kebijakan pembangunan monumen yang dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Ia menilai proyek semacam ini perlu dikaji ulang agar anggaran daerah lebih diarahkan pada sektor yang bersentuhan langsung dengan persoalan sosial.

“Masih banyak pekerjaan rumah seperti kemiskinan, stunting, sekolah rusak, dan rumah tidak layak huni. Ini yang seharusnya menjadi prioritas utama,” tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Trans Jatim Bikin Akses Perjalanan Antarkota Makin Mudah! Ini Bukti Ide Cemerlang Transportasi Publik ala Gubernur Khofifah Sukses

Baca Selanjutnya

Jangan Khawatir Macet saat Nataru, SPBU Kantong Pertamina Malang Siap Jemput Bola

Tags:

tugu selamat datang proyek jombang proyek bermasalah DPRD Jombang Bupati Warsubi pemkab Jombang Angin kencang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar