Komisi A DPRD Jatim Beri Edukasi Anak Muda Soal Pentingnya Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

27 Apr 2025 16:45

Thumbnail Komisi A DPRD Jatim Beri Edukasi Anak Muda Soal Pentingnya Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Sosialisasi yang digelar oleh tim ahli dari anggota Komisi A DPRD Jember, Eko Yunianto. (Foto: Atta/ Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Sebanyak 147 mahasiswa dan kelompok pengusaha muda asal Jember. Ikut dalam kegiatan seminar bertajuk 'Pemahaman Bantuan dan Regulasi Program Sosial Dalam Mewujudkan Bantuan Tepat Sasaran' di Aula Royal Hotel Jember, Minggu (27/4/2025).

Dalam kegiatan seminar itu, ratusan peserta dari kalangan mahasiswa dan pengusaha muda itu. Mendapat edukasi tentang bagaimana peduli terkait kegiatan sosial. Terlebih dengan saat ini, pemerintah mengambil langkah besar dalam penguatan data nasional. 

Dengan Presiden RI Prabowo Subianto resmi menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada 5 Februari 2025 lalu.

Menggantikan dan menyempurnakan sistem pendataan yang sebelumnya disebut Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Keputusan ini menjadi tonggak sejarah baru dalam penyempurnaan sistem data kependudukan yang lebih akurat dan terintegrasi. Ke depan penyaluran bantuan sosial dan program permberdayaan masyarakat akan mengacu pada DTSEN.

"Kegiatan ini menjadi ruang bagi kami dari pemerintah. Untuk memberikan penjelasan bagaimana regulasi atau kriteria pemberian bantuan. Jadi regulasi yang diberikan kepada masyarakat itu jelasnya harus memiliki kriteria yang ditentukan oleh Kementerian Sosial yaitu kepada 26 PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial). Di situ akan dipilah lagi mana yang mampu maupun yang tidak mampu," kata Pemateri Acara Seminar Muhammad Azis Fisulton saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

"Dengan memahami regulasi ini, akan menjadi kriteria. Dari inilah patokan sasaran kami, dalam memberikan bantuan sosial (bansos). Sekarang ini dilaksanakan oleh pemerintah pusat, daerah, maupun Provinsi Jawa Timur," sambung pria yang juga menjabat sebagai Pekerja Sosial Ahli Muda di Dinsos Jember itu.

Terkait perubahan regulasi pendataan itu, lanjutnya, para generasi muda atau masyarakat yang ingin membantu warga kurang mampu. Bisa lebih peduli, dan memahami data apa saja yang dibutuhkan untuk menyalurkan bansos.

Baca Juga:
Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

"Sehingga penyaluran bansos itu, jadi tepat sasaran. DTSEN ini, menggabungkan data dari Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi), Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (P2KE), dan DTKS itu, juga disandingkan dengan data PLN, BPJS, dan Pertamina," ujar Azis.

"Maka harapannya DTSEN ini, lebih mendekati valid kepada data (masyarakat) yang membutuhkan bansos. Karena sudah disandingkan ketiga data tadi, Pertamina, PLN, dan BPJS," imbuhnya.

Azis juga menambahkan, terkait penerapan efisiensi anggaran. Untuk penyaluran bantuan sosial tidak terpengaruh dan tidak menjadi persoalan.

"Karena sesuai instruksi dari Presiden, salah satu yang tidak boleh diganti adalah bantuan sosial. Jadi bantuan sosial ini, tetap diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan," ucapnya.

Terkait diadakannya kegiatan seminar yang mengupas tentang bantuan sosial dengan tujuan tepat sasaran itu. Merupakan inisiasi dari Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jatim Eko Yunianto.

Kata Eko Yunianto yang disampaikan melalui Tim Ahlinya Ahmad Robith Firdausi. Dengan kegiatan seminar ini, masyarakat khususnya generasi muda di Jember. Lebih peduli dengan isu-isu persoalan sosial, juga membantu pemerintah dalam menyampaikan atau meneruskan bantuan sosial agar tepat sasaran.

"Selama ini dari kajian kami, dalam membantu masyarakat kurang beruntung atau kurang mampu. Selalu dilakukan oleh kalangan swasta, maupun lewat donasi di luar pemerintahan," ucap Robith saat dikonfirmasi terpisah.

"Dengan adanya seminar ini, generasi muda teredukasi dan bisa menjadi agen-agen pemerintah untuk menyampaikan mana saja masyarakat yang membutuhkan bansos itu. Karena tahu syaratnya, kriterianya, sehingga benar-benar tepat sasaran," sambungnya.

Menurut Robith, generasi muda memiliki peran penting dalam demokrasi Indonesia.

"Karena mereka merupakan generasi penerus bangsa. Pemuda memiliki semangat dan idealisme yang tinggi untuk membangun bangsa," ucapnya.

"Mengutip ucapan Bung Karno, Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Artinya, kutipan ini menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan bangsa dan perubahan," ujar pria yang juga Kader dari PDI Perjuangan itu. (*) 

Baca Sebelumnya

PAC Galis Bangkalan Gelar Harlah Fatayat NU Ke-75, Gelorakan Perempuan Berdaya dan Berkarya

Baca Selanjutnya

Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah KONI Kota Kediri Resmi Ditahan

Tags:

Jember bansos Tepat Sasaran Komisi A DPRD Jember Eko Yunianto

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H