KETIK, JAKARTA – Ajang sepak bola Asia Tenggara telah berakhir pada 5 Oktober 2026. Acara tersebut ditutup dengan perayaan yang meriah dengan berbagai penampilan dari artis tanah air yang menghibur penonton.

Salah satu momen yang paling berkesan di penutupan tersebut adalah ketika Anggun, Judika dan Prince Poetiray mengkolaborasikan tiga lagu daerah.

Tiga lagu tersebut dibawakan secara berkesinambungan sehingga menciptakan suasana yang berbeda sepanjang penampilan. Alunan musik dimulai dari Anggun yang menyanyikan lagu "Sik Sik Sibatumanikam", kemudian disambung oleh Prince Poetiray dengan lagu "Si Patokaan" dan ditambah alunan Judika dengan lagu "Yamko Rambe Yamko".

Kolaborasi tiga lagu daerah tersebut menghadirkan perpaduan musik yang membuat acara penutupan terlihat makin semarak. Perpindahan dari satu lagu ke lagu lainnya menjadi bagian yang unik karena dinyanyikan oleh generasi yang berbeda.  

Antusiasme penonton pun turut melengkapi penampilan tersebut. Suasana stadion semakin hidup dikarenakan saat itu Indonesia yang menjadi tuan rumah menjuarai liga Asean dengan poin pinalti 4-2. Kombinasi lengkap itulah yang membuat masyarakat Indonesia semakin semangat menyemarakkan acara penutupan.

Baca Juga:
Euforia Pesta Kemenangan Timnas Indonesia sampai Tegal! Ribuan Warga Rayakan Juara di Alun-Alun hingga Slawi

Tak hanya penampilan kolaborasi, tiga penyanyi tersebut juga menampilkan beberapa lagu sebelum berada dalam satu panggung. Masing-masing membawakan lagu Indonesia, seperti "Mimpi", "Laskar Pelangi", "Selalu Ada di Nadimu". Sehingga, lagu-lagu tersebut juga bisa dikenal oleh negara peserta lainnya.

Pertunjukkan itu juga menjadi salah satu penutup yang meriah setelah rangkaian pertandingan dan berbagai momen yang diciptakan dalam FIFA ASEAN Cup 2026. (*)

Baca Juga:
35 Tahun Menanti! Wawali Kota Batu Puji Mental Skuad Garuda di Final ASEAN Cup