Kolaborasi dengan Peneliti IPB University, Lima Biji Coffee Tawarkan Inovasi Kopi Premium

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

20 Jan 2026 20:03

Thumbnail Kolaborasi dengan Peneliti IPB University, Lima Biji Coffee Tawarkan Inovasi Kopi Premium
Faisal Rifqi, CEO Lima Biji Agritech sedang meracik kopi. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, BOGOR – Lima Biji Coffee hadir menawarkan beragam jenis kopi yang tidak hanya nikmat, tetapi juga berkualitas premium. Dengan pengolahan yang melibatkan peneliti dari IPB University, bisnis kopi ini menghadirkan inovasi yang belum pernah ditemukan sebelumnya.

Lima Biji Coffee merupakan lini usaha dari perusahaan Lima Biji Agritech yang berbasis di Kota Bogor. Selain mengembangkan produk kopi, perusahaan ini juga aktif melakukan ekspor kopi dalam bentuk green bean maupun roasted bean. Di samping itu, Lima Biji Agritech turut mengembangkan produk alternatif gula berupa gula stevia bubuk.

Dalam merintis usaha di bidang kopi, Lima Biji Coffee memiliki keunikan pada proses pengelolaan biji kopi. Melalui kerja sama dengan peneliti IPB University, perusahaan ini menciptakan inovasi bernama “Kopi Luwak Enzimatis”, sebuah produk yang diklaim tidak memiliki duplikasi di pasaran.

Inovasi Kopi Luwak Enzimatis merupakan alternatif dari kopi luwak konvensional yang selama ini beredar. Produk ini hanya dapat ditemukan di Lima Biji Coffee. Selain itu, sebagai alternatif kopi luwak, metode ini memungkinkan produksi dalam jumlah lebih besar dengan cita rasa yang konsisten.

Baca Juga:
Toko Kopi Lima Biji Kenalkan Cita Rasa Kopi Berkualitas, Harga Bersahabat

“Untuk produk ini bisa dibilang hanya perusahaan kami yang dapat memproduksinya, karena hak paten proses produksinya dilimpahkan kepada kami. Jadi bisa dikatakan kami satu-satunya yang memiliki dan memproduksi kopi ini,” ungkap Faisal Rifqi, CEO Lima Biji Agritech.

Faisal Rifqi mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia kopi telah tumbuh sejak 2019. Berawal dari tugas penelitian skripsi tentang biji kopi, ia kemudian menginisiasi dan membangun usaha ini bersama tim pada awal tahun 2025.

Selain itu, Faisal juga pernah mendalami dunia perkopian di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) pada 2019. Pengalaman tersebut membuatnya memiliki pemahaman mendalam mengenai kopi berkualitas tinggi.

Saat ini, Lima Biji Coffee memiliki sekitar 20 hingga 30 varian kopi, mulai dari Arabika, Robusta, hingga coffee blend untuk kebutuhan B2B. Faisal menyebutkan, jumlah varian tersebut masih berpotensi bertambah ke depannya.

Baca Juga:
Lapangan Sempur Kota Bogor Jadi Ajang 'Pamer' Outfit Bagi Pencinta Lari

Sebagai perusahaan yang baru mulai beroperasi pada awal tahun 2025, Lima Biji Coffee menargetkan diri untuk membangun brand sebagai Top of Mind Roastery. Tak hanya itu, perusahaan ini juga ingin menjadi pemasok kopi berkualitas terbaik bagi pelaku usaha F&B, hotel, hingga perkantoran.

Lima Biji Coffee kini tidak hanya melayani pengiriman antar kota, tetapi juga telah menembus pasar ekspor internasional. Hal ini menjadi bukti bahwa kualitas produk yang ditawarkan tidak perlu diragukan lagi.

Di sisi lain, Lima Biji Coffee juga membawa misi untuk mengubah tren konsumsi kopi sachet di masyarakat. Selain menawarkan rasa yang lebih premium, konsumsi kopi tanpa gula dinilai lebih sehat.

“Saya ingin mengubah kebiasaan masyarakat yang terbiasa minum kopi sachet menjadi minum kopi asli tanpa gula. Selain rasanya lebih enak dan berkualitas, kopi tanpa gula juga lebih sehat,” jelas Faisal.

Foto Beberapa jenis kopi di Lima Biji Coffee. (Foto: Aliyah/Ketik.com)Beberapa jenis kopi di Lima Biji Coffee. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

Ke depan, Faisal berharap Lima Biji Agritech dapat tumbuh menjadi roastery dan pemasok kopi terpercaya dengan kualitas unggul, sekaligus menjadi mitra yang andal bagi pelaku usaha F&B.

“Harapan saya, brand ini bisa menjadi roastery dan pemasok kopi terpercaya dengan kualitas yang baik dan menguntungkan, menjadi partner yang reliable dengan suplai stabil, kualitas konsisten, serta cepat dalam menyelesaikan masalah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Faisal juga bercita-cita menjadi CEO Gen Z yang visioner, relevan dengan pasar, serta mampu menjembatani petani kopi dengan konsumen modern.

“Saya ingin terus mengasah diri sebagai pemimpin muda yang paham kopi dari hulu ke hilir, sekaligus membangun personal branding sebagai CEO Gen Z yang visioner dan relevan dengan pasar,” tuturnya.

Bagi para pecinta kopi, Lima Biji Coffee dapat menjadi jawaban atas kebutuhan kopi berkualitas premium dengan inovasi modern yang menghadirkan cita rasa berbeda. (*)

Baca Sebelumnya

SPPG Miftahul Ulum Jombang Akui Kesalahan, Tarik MBG dari SMPN 2 Kesamben karena Tak Sesuai Standar

Baca Selanjutnya

Bupati Bondowoso Dorong Kerja Terpadu Lintas Sektor Hadapi Tantangan Ekonomi

Tags:

Pengusaha kopi Lima Biji Coffee Lima Biji Agritech Kuliner Bogor Kota Bogor

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

Bimbim Kenang Konser Pertama di Malang Tahun 1990: Dibayar Rp5 Juta dan Menginap di Hotel Pelangi

19 April 2026 16:31

Bimbim Kenang Konser Pertama di Malang Tahun 1990: Dibayar Rp5 Juta dan Menginap di Hotel Pelangi

Nikmati Torre Del Gusto, Sensasi All You Can Eat Dinner Italia di Hotel Santika Premiere Malang

19 April 2026 13:08

Nikmati Torre Del Gusto, Sensasi All You Can Eat Dinner Italia di Hotel Santika Premiere Malang

[FOTO] Eksplor Spot Mewah di Aston Malang Hotel & Conference Center, Siap Manjakan Tamu dari Check-in hingga Check-out

18 April 2026 21:54

[FOTO] Eksplor Spot Mewah di Aston Malang Hotel & Conference Center, Siap Manjakan Tamu dari Check-in hingga Check-out

Aston Malang Hotel & Conference Center Resmi Hadir di Malang, Tawarkan Pengalaman Menginap Modern dan Kuliner Khas

18 April 2026 21:33

Aston Malang Hotel & Conference Center Resmi Hadir di Malang, Tawarkan Pengalaman Menginap Modern dan Kuliner Khas

Aston Malang Hotel & Conference Center Gelar Media Gathering dan Hotel Tour, Kenalkan Fasilitas Unggulan ke Warga Malang

18 April 2026 21:20

Aston Malang Hotel & Conference Center Gelar Media Gathering dan Hotel Tour, Kenalkan Fasilitas Unggulan ke Warga Malang

Kepala PSGA UIN Malang Soroti Normalisasi Pelecehan Seksual di Kampus, Ini Bahayanya

18 April 2026 12:48

Kepala PSGA UIN Malang Soroti Normalisasi Pelecehan Seksual di Kampus, Ini Bahayanya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda