KKN Harus Tinggalkan Seremonial, Bupati Bondowoso Tantang Mahasiswa Unej Jawab Masalah Desa

Jurnalis: Haryono
Editor: Mustopa

8 Jan 2026 14:19

Thumbnail KKN Harus Tinggalkan Seremonial, Bupati Bondowoso Tantang Mahasiswa Unej Jawab Masalah Desa
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid saat menerima mahasiswa KKN Unej Tahun Akademik 2025/2026 di Pedopo Bupati (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Jember (Unej) resmi memulai pengabdian mereka di desa-desa Kabupaten Bondowoso. pada Kamis, 8 Januari 2026.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa tidak boleh berhenti pada kegiatan simbolik, tetapi harus menjadi kekuatan nyata dalam mendorong perubahan dan pembangunan desa.

Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid saat acara penerimaan mahasiswa KKN Unej Tahun Akademik 2025/2026 di Pedopo Bupati Bondowoso.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala LP2M Universitas Jember Prof. Dr. Yuli Witono, Sekretaris Daerah Dr. Fathur Rozi, jajaran pejabat Pemkab Bondowoso, para camat, kepala desa, serta mahasiswa peserta KKN.

Baca Juga:
Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Bupati Abdul Hamid Wahid menekankan bahwa KKN tidak lagi dipahami sebagai rutinitas akademik semata.

Menurutnya, KKN merupakan ruang pembelajaran lapangan yang menuntut mahasiswa terlibat langsung dalam membaca persoalan riil masyarakat dan merumuskan solusi yang aplikatif.

“Kehadiran mahasiswa KKN harus dimaknai sebagai kemitraan strategis dalam pembangunan desa. Mahasiswa dituntut mampu menggali potensi lokal, membangun jejaring sosial, dan menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menilai pendekatan KKN Tematik yang diterapkan Universitas Jember sejalan dengan kebutuhan desa saat ini. Fokus pada pencapaian SDGs Desa, penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga:
Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

Serta penguatan ekonomi lokal, ketahanan pangan, pengembangan UMKM, pariwisata desa, hingga isu lingkungan dan perubahan iklim dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi Bondowoso.

Bupati juga memaparkan bahwa Bondowoso memiliki kekayaan sumber daya, mulai dari sektor pertanian hortikultura, kopi, peternakan, hingga potensi wisata alam Ijen Geopark dan kearifan budaya lokal.

Namun, potensi tersebut masih dihadapkan pada persoalan klasik seperti kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, dan ancaman kerusakan lingkungan.

“Di titik inilah mahasiswa KKN diharapkan hadir bukan sebagai penonton, tetapi sebagai pemecah masalah, inovator, sekaligus penggerak masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta agar setiap program KKN disusun secara matang dan berbasis data, mulai dari pemetaan masalah, perencanaan program melalui Business Model Canvas, hingga pelaksanaan dan pelaporan yang akuntabel.

Program yang dijalankan harus memiliki dampak jangka panjang dan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir. Tak hanya soal program, Bupati juga menekankan pentingnya sikap dan etika mahasiswa selama berada di desa.

Ia mengingatkan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater, membangun komunikasi yang santun dengan pemerintah desa dan masyarakat, serta menjadikan KKN sebagai sarana pembentukan karakter dan kepemimpinan sosial.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso, kata dia, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dan siap mendukung pelaksanaan KKN Universitas Jember sebagai bagian dari sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Bupati Abdul Hamid Wahid juga berharap kehadiran mahasiswa KKN mampu meninggalkan jejak perubahan nyata dan menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik maupun pengabdian mereka di masa depan.(*)

Baca Sebelumnya

Harumkan Nama Pacitan di SEA Games 2025, Atlet Angkat Besi Luluk Diana Diguyur Bonus Rp25 Juta

Baca Selanjutnya

Perbup Busana Daerah Sumenep Resmi Berlaku, Mall UMKM Jadi Titik Temu Pengrajin hingga Penjahit

Tags:

AHW Bupati Bondowoso KKN Mahasiswa Unej Bondowoso Berkah

Berita lainnya oleh Haryono

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

8 April 2026 22:31

Dari Vonis ke Eksekusi, Aparat Bondowoso Tuntaskan Perkara Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Borong Pengakuan Negara! Seluruh Prodi Syariah UIN KHAS Jember Jadi Tujuan BIB-LPDP 2026

8 April 2026 22:01

Borong Pengakuan Negara! Seluruh Prodi Syariah UIN KHAS Jember Jadi Tujuan BIB-LPDP 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar