KETIK, LUMAJANG – Untuk menyelamatkan sumber mata air yang ada di desa Papringan Kecamatan Klakah Lumajang, mahasiswa UGM yang sedang mengadakan KKN di desa ini mengadakan penghijauan di sekitar sumber mata air Celok Elang yang ada di desa ini.

Koordintor acara ini Reyhan Jauza Dani Firmansyah kepada Ketik.com usai acara mengatakan, kegiatan penanaman pohon dimaksudkan untuk mempertahankan debit air di mata air yang di desa Papringan Klakah, karena keberadaan sumber ini sangat penting artinya bagi masyarakat desa Papringan.

"Selama beberapa hari kami ada di Desa Papringan, kami mengetahui bahwa sumber mata air ini sangat penting artinya bagi masyarakat Desa Papringan, baik untuk pengairan pertanian maupun sebagai penyediaan air minum bagi warga desa ini," kata Reyhan Jauza Dani Firmansyah, hari ini, Senin 27, Juli 2026.

Masih kata Reyhan, selama ini sumber mata air ini selain digunakan untuk pertanian, sebagian diantaranya dimanfaatkan untuk suplay air bersih melalui program Pamsimas.

"Memasuki musim kemarau seperti ini kita khawatirkan debit airnya terus menurun, sehingga langkah penanaman pohon ini diharapkan bisa menambah daya serap air ketika musim penghujan," harap Reyhan.

Baca Juga:
Bupati Lumajang Berharap Guru PAI Jadi Benteng Bentuk Generasi Berakhlak

Acara penanaman pohon ini dihadiri sejumlah undangan dari Dinas Kehutanan, Perhutani, Forkomca Klakah, tokoh masyarakat desa Papringan dan siswa SD di desa Papringan.

Para siswa membawa sejumlah jenis pohon yang ditanam di sekitar mata air di desa ini. Sejumlah tokoh masyarakat desa Papringan juga antusias ikut dalam penanaman pohon ini, dengan menyumbangkan bibit pohon beringain.

Sementara sejumlah bibit yang ditanam diantaranya, beringin, alpukat, durian, rambutan, mangga, pete, jambu, pinang, kopi dan manggis.

Sampai akhir acara berhasil ditanam lebih ratusan bibit termasuk diantaranya bibit bantuan dari Cabang Dinas Kehutanan Jatim di Lumajang.

Baca Juga:
Porsadin Diharapkan Jadi Ruang Prestasi Santri Lumajang

"Semoga kegiatan yang juga diikuti oleh siswa dari dua SD di Papringan ini bisa menjadi motivasi untuk terus menanam, khususnya di mata Air Celok Elang Desa Papringan ini," kata Reyhan.

29 Mahasiswa UGM Jogjakarta ini akan berada di Desa Tegal Randu dan Papringan sampai tanggal 8 Agustus mendatang.