KETIK, SIMEULUE – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Simeulue memberikan santunan kepada 15 anak yatim dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-73 Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat, 6 November 2026.

Kegiatan tersebut digelar di Kantor KIP Kabupaten Simeulue sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ungkapan rasa syukur.

Kegiatan yang mengusung semangat "Mengawal Suara Rakyat, Menjaga Demokrasi" itu dihadiri Ketua dan Anggota KIP Kabupaten Simeulue, Sekretaris beserta jajaran Sekretariat, tokoh agama setempat, serta anak-anak yatim bersama para pendampingnya.

Sebanyak 15 anak yatim menerima santunan berupa paket kebutuhan pokok dan bantuan uang tunai.

Pemberian tersebut menjadi bagian dari upaya KIP Simeulue berbagi kebahagiaan dengan masyarakat dalam momentum peringatan hari lahir KPU.

Baca Juga:
Panglima TNI Pimpin Penghormatan Terakhir untuk Letkol Dudi Firmansyah di TMP Bandung

Ketua KIP Simeulue dan Jajarannya foto bersama dengan Anak Yatim Piatu usai kegiatan doa bersama di Sekretariat KIP Simeulue, Jumat 6 November 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)

Ketua KIP Kabupaten Simeulue, Chairuzzaman Umar, mengatakan peringatan Hari Lahir ke-73 KPU tidak hanya menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan kelembagaan dalam penyelenggaraan pemilu, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

"Peringatan Hari Lahir ke-73 KPU ini menjadi momentum penting bagi kita semua untuk tidak hanya mengevaluasi kinerja kepemiluan, tetapi juga berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, khususnya anak-anak yatim. Doa tulus dari anak-anak sekalian adalah energi batin bagi kami agar jajaran KIP Simeulue senantiasa diberikan integritas, kekuatan, dan amanah dalam mengawal kedaulatan rakyat," ujar Chairuzzaman.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah dan doa bersama yang dipimpin Ustaz Bahlian.

Baca Juga:
Dinas Pertanian Simeulue Uji Residu Pestisida Sayur dan Buah di Dapur MBG Awe Kecil

Acara kemudian diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, sebelum ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim.(*)