Kinerja RS Surabaya Timur Meleset dari Target, Pembangunan RS Selatan Terpaksa Ditunda

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

22 Okt 2025 16:53

Thumbnail Kinerja RS Surabaya Timur Meleset dari Target, Pembangunan RS Selatan Terpaksa Ditunda
Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Surabaya Selatan dipastikan mengalami penundaan.

Keputusan ini diambil lantaran kinerja RS Surabaya Timur belum mencapai target yang diharapkan, sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memilih fokus terlebih dahulu untuk menstabilkan operasional dan pelayanan di RS Surabaya Timur.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati, menjelaskan bahwa penundaan pembangunan RS Surabaya Selatan bukan berarti proyek tersebut dihapus dari rencana, melainkan ditunda hingga kondisi RS Surabaya Timur dan RS Bhakti Dharma Husada (BDH) dinilai cukup stabil.

“Tidak dihilangkan, tapi ditunda. Kenapa kok ditunda? Karena Rumah Sakit Surabaya Timur, ini yang tadinya ditargetkan pendapatannya 100 sekian miliar, itu hanya tercapai 20 sekian miliar,” jelas Aning pada Rabu 22 Oktober 2025.

Menurutnya, capaian pendapatan yang jauh di bawah target tersebut menunjukkan bahwa RS Surabaya Timur belum mampu memberikan kontribusi signifikan bagi warga Surabaya.

Oleh karena itu, Ia menilai lebih realistis jika Pemkot fokus terlebih dahulu memperkuat rumah sakit yang sudah ada.

“Kita masih fokus untuk melengkapi Rumah Sakit Surabaya Timur (RS Eka Candrarini) Kemudian juga Rumah Sakit BDH, harapannya nanti kalau RS Surabaya Timur ini sudah stabil, kemudian BDH juga berkembang, maka RS Surabaya Selatan akan kita anggarkan,” ujarnya.

Aning menambahkan, pembangunan RS Surabaya Selatan tidak akan menggunakan dana pinjaman, melainkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Namun, rencana itu tidak akan direalisasikan pada tahun 2026.

“Tidak dari hutang, dianggarkan dari APBD, tapi tidak di tahun 2026,” tegasnya.

Lebih lanjut, Aning mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada kesepakatan mengenai model kerja sama yang akan digunakan dalam pembangunan rumah sakit baru tersebut.

Opsi keterlibatan pihak swasta, termasuk kemungkinan skema Build-Operate-Transfer (BOT), masih dalam pembahasan antara Komisi D DPRD dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya.

“Kalau itu nanti belum kita sepakati ya. Di Komisi D belum disepakati, di Banggar juga belum disepakati modelnya seperti apa, apakah nanti dengan pihak ketiganya atau sistem BOT, itu belum kita sepakati,” terangnya.

Dengan kondisi saat ini, DPRD dan Pemkot Surabaya bersepakat untuk bersikap realistis.

Fokus utama diarahkan pada penguatan layanan kesehatan yang sudah ada agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara optimal sebelum menambah fasilitas baru.

“Kita cancel dulu dengan kondisi Rumah Sakit Surabaya Timur yang belum stabil, kemudian BDH juga masih butuh pengembangan. Realistisnya, kita menginginkan di Surabaya Selatan itu nanti dibangun di tahun berikutnya, tidak di tahun 2026,” pungkas Aning. (*)

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi
Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

Kakek 70 Tahun Cabuli Bocah SD di Palembang, Korban Diimingi Uang Rp5 Ribu

Baca Selanjutnya

Viral! Naik Fortuner, Komplotan Curanmor Gasak 3 Motor di Wisma Atlet Muba dalam 20 Detik

Tags:

RS Surabaya Selatan RS Surabaya Selatan ditunda RS Surabaya Timur DPRD Surabaya Aning Rahmawati surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar