Ki Ageng Gribig, Punjer Syiar Islam di Timur Gunung Kawi

Editor: Dendy Ganda Kusumah

19 Feb 2026 19:06

Thumbnail Ki Ageng Gribig, Punjer Syiar Islam di Timur Gunung Kawi
Pusara Ki Ageng Gribig bersebelahan dengan sang istri di Kompleks Pemakaman Ki Ageng Gribig, Madyopuro, Kota Malang. (Foto: Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ada satu nama yang tidak bisa dilupakan saat membahas syiar Islam di wilayah Malang Raya. Nama tersebut adalah Kiai Ageng Gribig atau kerap juga dipanggil Ki Ageng Gribig.

Tak banyak yang diketahui dari sosok Ki Ageng Gribig. Dari keterangan yang terpasang di kompleks pemakamannya, ia memiliki nama asli Raden Mosi Bagono. Selain itu, ia juga memiliki gelar Ario Pamoetjong.

Asal-usulnya pun buram. Yang ada hanya kisah dari mulut ke mulut yang mengatakan bahwa ia adalah keturunan ksatria asal Mataram. Ada juga yang menyebut bahwa ia adalah adik Sunan Giri dari Gresik. Bahkan, ada yang menyebut bahwa ia adalah keturunan penguasa Majapahit.

Namun, terlepas dari perbedaan tersebut, nyaris semua sumber sepakat bahwa Ki Ageng Gribig merupakan sosok sentral dakwah Islam di wilayah timur Gunung Kawi pada abad ke-15.

Baca Juga:
Ki Ageng Gribig Muda Diduga Tumenggung Surantani, Panglima Mataram di Malang

Di kompleks makamnya, di wilayah Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang, terdapat sebuah surau dengan pendopo kecil. Dipercaya, di tempat itulah Ki Ageng Gribig berdakwah.

Murid-muridnya kemudian berkelana dan berdakwah di sejumlah tempat lain di wilayah Malang.

Dalam buku Ekspedisi Samala, tertulis bahwa upaya Demak menaklukkan Kerajaan Sengguruh, di wilayah yang sekarang berada di selatan Kepanjen, dibantu oleh komunitas Islam dari wilayah Gribig atau Ngibik.

Terlepas dari masih simpang siurnya sejarah Ki Ageng Gribig, ia tetap dikenal sebagai punjer penyebaran Islam di Malang Raya. Makamnya selalu ramai oleh para peziarah.

Baca Juga:
Asal-Usul Ki Ageng Gribig Malang, Antara Ulama Demak dan Panglima Mataram

Galih Firmansyah, salah satu peziarah yang sempat ditemui Ketik.com di kompleks makam Ki Ageng Gribig pada Kamis, 19 Februari 2026, mengaku sengaja mampir untuk berziarah. Warga Gondanglegi, Kabupaten Malang, tersebut menyebut bahwa jasa-jasa Ki Ageng Gribig sangat besar.

“Beliau merupakan salah satu tokoh yang memulai dakwah Islam di wilayah Malang. Saya sebagai warga Malang Raya juga sengaja ke sini untuk berdoa sebagai wujud terima kasih kepada beliau,” ujar Galih.

“Saya mungkin tidak tahu banyak soal sejarah beliau. Namun, beliau adalah sosok penyebar Islam di Malang Raya,” tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dampak MBG, Harga Telur-Sejumlah Komoditas di Pacitan Ikut Terkerek saat Ramadan

Baca Selanjutnya

Lawan Kemiskinan, Sleman Luncurkan Program 'Satu Taskin' di Ngemplak

Tags:

Ki Ageng Gribig Syiar Islam Malang Raya Demak Majapahit Mataram

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

8 April 2026 15:14

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

8 April 2026 12:16

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

8 April 2026 12:08

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar