Ki Ageng Gribig Muda Diduga Tumenggung Surantani, Panglima Mataram di Malang

Editor: Dendy Ganda Kusumah

24 Feb 2026 15:20

Thumbnail Ki Ageng Gribig  Muda Diduga Tumenggung Surantani, Panglima Mataram di Malang
Sejarawan UM, Dwi Cahyono, menduga sosok Ki Ageng Gribig merupakan salah satu panglima militer Mataram. (Foto: Dendy/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Sejarawan M. Dwi Cahyono buka suara ihwal sosok Ki Ageng Gribig yang disebut sebagai salah satu penyebar Islam tahap awal di Malang. Ia menyebut ada dua sosok berbeda yang memiliki gelar Ki Ageng Gribig.

Dwi Cahyono menyebut ada Ki Ageng Gribig Tua dan Ki Ageng Gribig Muda. Keduanya berasal dari zaman yang berbeda. Ki Ageng Gribig Tua berasal dari era Kesultanan Demak. Sementara itu, Ki Ageng Gribig Muda berasal dari era Kesultanan Mataram.

“Nah, untuk Ki Ageng Gribig Muda ini tak bisa dilepaskan dari sejarah penaklukan Mataram ke daerah Brang Wetan, termasuk Malang,” tutur Dwi.

“Waktu itu, ekspansi ke Malang dipimpin seorang senapati, pimpinan militer, yang disebut bernama Surontani, atau lengkapnya Tumenggung Surontani,” sambungnya.

Baca Juga:
HUT ke-112 Kota Malang: Menelusuri Asal-Usul Nama dari Malangkucecwara hingga Desa Kecil Tepi Hutan

Menurut Dwi, Surontani bukan merupakan nama asli, melainkan jabatan militer. Sementara itu, nama aslinya tidak diketahui.

Kemudian, Surontani berhasil menaklukkan pemimpin Malang, Rangga Tohjiwo. Malang pun akhirnya menjadi wilayah Mataram.

“Kemudian, Mataram menempatkan sosok adipati yang pertama. Nah, ada kemungkinan Surontani-lah yang dipilih sebagai adipati itu. Biasanya, memang ganjaran bagi seorang pimpinan militer adalah ditempatkan sebagai penguasa di daerah,” papar Dwi.

“Hal ini wajar karena ia dianggap sebagai sosok yang paling menguasai wilayah tersebut. Ia juga yang paling tahu medan,” sambungnya.

Baca Juga:
112 Tahun Kota Malang: Dari Desa Kecil di Tepi Hutan hingga Kota Metropolitan

Foto Pusara Ki Ageng Gribig yang berada di RW 04, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (Foto: Dendy/Ketik.com)Pusara Ki Ageng Gribig yang berada di RW 04, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. (Foto: Dendy/Ketik.com)

Menurut sejarawan Universitas Negeri Malang tersebut, setelah meninggal, Tumenggung Surantani dimakamkan di Gribig dan kemudian disebut sebagai Ki Ageng Gribig.

“Ini dugaan saya. Jadi, nama Ki Ageng Gribig itu adalah nama anumerta,” tutur Dwi.

“Ki Ageng itu sebutan era-era Mataram, setelah yang bersangkutan meninggal. Setelah lengser dari jabatan adipati, beliau menjadi pemuka agama,” tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bangunkan Sahur dengan Cara Berisik, Bagaimana Etikanya dalam Islam?

Baca Selanjutnya

Selilit di Gigi Tertelan saat Berpuasa Apakah Bikin Batal? Ini Hukumnya

Tags:

Ki Ageng Gribig Tumenggung Surantani Dwi Cahyono Mataram

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

8 April 2026 15:14

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

8 April 2026 12:16

AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

8 April 2026 12:08

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar