KETIK, JAWA TIMUR – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan kehormatan delegasi Angkatan Laut Tiongkok (PLA Navy) di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung saat dua kapal milik Angkatan Laut Tiongkok, yakni kapal latih Qi Jiguang-83 dan kapal pendarat amfibi Kun Lun Shan-998, tengah melakukan kunjungan persahabatan sekaligus latihan terpadu di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada 2-6 Agustus 2026.
Khofifah menyebut kunjungan tersebut menjadi kesempatan penting untuk memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama, khususnya dalam bidang industri serta teknologi perkapalan.
"Kami bersyukur bisa berdiskusi dengan tim dari Armada Angkatan Laut Republik Rakyat Tiongkok yang sedang melakukan latihan terpadu di sini," kata Khofifah usai menerima delegasi.
Menurutnya, perkembangan teknologi industri kapal di Tiongkok menjadi salah satu hal menarik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Apalagi perkembangan teknologi industri perkapalan yang berkembang di Tiongkok sangat bagus.
Baca Juga:
Kebakaran Bromo Makin Meluas, Khofifah Pastikan Heli Water Bombing Terbang Besok PagiKhofifah menilai, kerja sama teknologi maritim menjadi hal strategis bagi Indonesia mengingat sebagian besar wilayah Indonesia merupakan kawasan laut.
"Kita mengetahui bahwa perkembangan teknologi di Cina luar biasa termasuk adalah teknologi untuk industri perkapalan, karena Indonesia negara maritim tentu ini menjadi bagian yang sangat penting bagi Indonesia," jelasnya.
Ia berharap adanya peluang transfer teknologi dapat mendukung peningkatan kemampuan industri pertahanan laut Indonesia, termasuk memperkuat kapasitas TNI Angkatan Laut dan sektor galangan kapal nasional.
"Ini menjadi penting untuk mentransfer teknologi yang bisa menguatkan dari seluruh kapasitas TNI Angkatan Laut serta industri di sektor maritim," tuturnya.
Baca Juga:
Gubernur Jawa Timur Dorong Kesejahteraan Ojol Lewat Program Pembebasan Pajak KendaraanSementara itu, Konsul Jenderal RRT di Surabaya Ye Su mengatakan kunjungan armada Angkatan Laut Tiongkok ke Surabaya merupakan bentuk persahabatan dan penguatan hubungan bilateral antara kedua negara.
"Kunjungan kali ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya dilakukan pada 2023," katanya.
Menurut Ye Su, dipilihnya Jawa Timur sebagai salah satu tujuan kunjungan menunjukkan posisi penting provinsi tersebut di Indonesia.
"Saya sendiri merasakan bahwa Provinsi Jawa Timur dibawah pimpinan Ibu Khofifah di bidang ekonomi, investasi, maupun masyarakat atau kebudayaan dan pendidikan sudah mencapai hasil yang sangat luar biasa, terutama lebih banyak perusahaan-perusahaan Tiongkok investasi di Jawa Timur," pungkasnya. (*)