Khofifah Lantik Abul Chair sebagai Kepala Perwakilan BPKP Jatim

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

13 Jan 2023 14:29

Thumbnail Khofifah Lantik Abul Chair sebagai Kepala Perwakilan BPKP Jatim
Khofifah melantik Abul Chair sebagai Kepala Perwakilan BPKP Jatim. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Bertempat di Gedung Negara Grahadi, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Kepala Perwakilan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Jawa Timur Abul Chair pada Jumat (13/1).

Abul Chair dilantik berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh Nomor KP. 01.03/Kep_523/K/SU/2022 tanggal 23 Desember 2022. Abul Chair resmi menggantikan Alexander Rubi Satyoadi.

Abul Chair sendiri sebelumnya menjabat sebagai Direktur Investigasi I BPKP. Dengan jabatan yang baru ini Khofifah berharap kehadiran Abul Chair dapat terus membangun partnership dengan jajaran Pemprov Jatim.

"Bukan hanya dengan Inspektorat Pemprov, namun juga kabupaten/kota se-Jatim," kata Khofifah.

Baca Juga:
Kisah PMI Kota Probolinggo, dari Donor Darah hingga Jemput Jenazah

Khofifah menjelaskan perlunya intervensi bersama sehingga dampak pembangunan dapat berjalan maksimal karena memang sudah satu garis dengan kebijakan tingkat nasional. Antara lain Khofifah mengusulkan pengadaan alat mesin pertanian (alsintan) berupa dryer dan rice milling unit atau RMU bagi para petani.

Foto Khofifah bersama para pejabat BPKP ( foto : Husni Habib/ ketik.co.id)Khofifah bersama para pejabat BPKP ( Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

Itu karena selama ini belum ada rumusan alokasi pengadaan dua peralatan pengubah beras medium menjadi premium tersebut. Khofifah menyebutkan, akibat masalah itu dia memperkirakan ada kehilangan 3,2 juta ton beras karena gagal giling atau hampir 10 persen dari total 32 juta ton produksi beras di Indonesia.

Hal itu menjadi perhatian Khofifah karena Jatim merupakan lumbung pangan nasional. Selama tiga tahun berturut-turut Jatim menjadi produsen gabah kering giling (GKG) dan beras tertinggi secara nasional.

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Jika dihitung khusus untuk produksi 9,8 juta ton beras Jatim, sekitar 1 juta ton produksi hilang akibat masalah itu. Keberadaan peralatan ini sangat penting untuk menjawab tantangan global dalam hal ketahanan pangan. keberadaan peralatan ini disebut Khofifah mampu menekan angka gagal giling hingga 9-11 persen.

Hal yang menjadi hambatan adalah susahnya petani mengakses pinjaman modal dari pemerintah. Sebab, pengadaan alat tersebut belum masuk dalam perumusan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) atau Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

"Kami ingin mereka bisa mendapat pinjaman dengan periode empat tahun untuk pengadaan alsintan," ucap Khofifah.

Sementara itu, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, Salamat Simanullang meminta Abul Chair segera melakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim maupun kabupaten/kota di Jatim.

Ia memaparkan bahwa saat ini BPKP tengah merumuskan agenda prioritas pengawasan 2023 sesuai arahan presiden. Program ini berupa 90 topik pengawasan dan diharapkan bisa menjadi referensi pengawasan di Jatim sehingga terkoneksi dengan pengawasan secara nasional.(*)

Baca Sebelumnya

Inspiratif, Penyandang Autisme Vincent Prijadi Hasilkan Lukisan Memukau 

Baca Selanjutnya

Istri Lukas Enembe Dicekal

Tags:

Jawa timur BPKP Pemerintah Pejabat Ekonomi pangan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar