Ketua Dewan Pers Ungkap Pentingnya Perlindungan Para Pemantau Media

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rudi

9 Mar 2023 09:10

Thumbnail Ketua Dewan Pers Ungkap Pentingnya Perlindungan Para Pemantau Media
Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu saat ditemui di FGD Dewan Pers. (Foto: Shinta/Ketik.co.id) 

KETIK, SURABAYA – Ninik Rahayu sebagai ketua dewan pers melalui Diskusi Publik Pemantauan Media dan Jurnalisme yang berkualitas menjabarkan bagaimana pentingnya perlindungan pemantau media pers. 

"Oleh karena itu punya kualitas yang bagus, di situlah lalu diperlukan pemantauan media agar media bukan hanya dipantau oleh dewan pers tapi masyarakat itu ikut memantau dalam komunitas-komunitas pemantau media-media," ungkap Ninik kepada Ketik.co.id di kegiatan FGD Dewan Pers pada Kamis, (9/3/2023) di Surabaya. 

Mengenai pemantau media, menurut Ninik harus memiliki  kompetensi karena jika hasil pemantauan tersebut disalahgunakan akan menjadi suatu masalah. 

"Saya kira perlu diatur, dengan demikian kita perlu membuat perlindungan kepada para pemantau. Jangan sampai hasil pemantauannya disalahgunakan atau ketika disampaikan, tidak dengan mekanisme yang ada lalu mereka juga potensi mengalami berbagai tindakan kekerasan itu," jelas Ninik. 

Baca Juga:
Libur Lebaran Dongkrak Okupansi Hotel di Kota Malang, PHRI Dorong agar Lebih Kreatif Manfaatkan Momen

Ninik menyampaikan, inilah hal penting dalam forum apa FGD yang diselenggarakan oleh dewan pers bersama multi-stakeholder untuk memikirkan sistem pemantauannya sekaligus perlindungan kepada para pemantau media. 

"Dengan cara apa memantau hasil pemantauannya ini dilakukan atau hasilnya ini diadvokasikan kepada siapa, lalu bagaimana hubungannya dengan dewan pers pemerintah dan lembaga-lembaga pemantau," ujarnya. 

Foto Diskusi Publik Pemantauan Media dan Jurnalisme berkualitas. (Foto: Shinta/Ketik.co.id)Diskusi Publik Pemantauan Media dan Jurnalisme Berkualitas. (Foto: Shinta/Ketik.co.id)

Mengenai pers yang dicintai oleh masyarakat, Ketua Dewan Pers mengingatkan  pentingnya pemberitaan sesuai fakta dan kebutuhan publik. 

Baca Juga:
Solidaritas Wartawan Menguat, PWI Madiun Raya Gelar Bagi Takjil dan Bingkisan Lebaran

"Kebutuhan ya bukan kesenangan publik karena kalau hanya menggunakan apa namanya basisnya kesenangan publik itu nanti akan banyak buyers. Karena berita yang diperlukan adalah informasi yang sesuai dengan fakta dan memberikan pemberitaan yang berimbang," ungkap Ninik. 

Mengenai banyaknya media massa yang berkembang sekarang, Ninik mengapresiasi hal tersebut karena masyarakat ikut berpartisipasi dalam hal memberikan informasi sesuai fakta terhadap publik. 

"Sebagai hak, ya boleh bagus artinya semakin banyak partisipasi masyarakat untuk berkeinginan mendirikan media jadi wartawan juga boleh yang profesi itu bebas," papar Ninik. 

Tetapi, menurut Ninik banyak yang harus diperhatikan untuk mendirikan sebuah media yaitu perusahaan pers harus berbadan hukum Indonesia, memiliki tujuan untuk pers. 

"Punya kantor, punya pegawai, punya wartawan yang punya kompetensi, mampu menggaji wartawan, mampu memberikan kesejahteraan, menjamin kesehatan dan keselamatannya, roda perjalanan perusahaannya bisa jalan gitu jadi bukan hanya keinginan tapi diikuti dengan profesionalisme," tegas Ninik. (*)

Baca Sebelumnya

Jangan Sampai Ketinggalan, PT CPM Membuka Beberapa Lowongan Pekerjaan

Baca Selanjutnya

Kurang dari 24 Jam, Polresta Bandung Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan

Tags:

Ninik Rahayu Ketua Dewan Pers Media Wartawan pemantau

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar