Kerupuk dan Amplang Ikan, Mampu Dongkrak Perekonomian UMKM di Kampung Teluk Semanting

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

12 Feb 2024 10:20

Thumbnail Kerupuk dan Amplang Ikan, Mampu Dongkrak Perekonomian UMKM di Kampung Teluk Semanting
Pejabat Diskominfo Berau saat memantau produksi Kerupuk dan Amplang Ikan produksi UMKM. (Foto: Dok Pemkab Berau)

KETIK, BERAU – Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan ekowisata mangrove di Kampung Teluk Semanting, Kecamatan Pulau Derawan Derawan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya mendukung pengembangan produk UMkM, salah satunya melalui bidang kuliner dengan pembuatan kerupuk atau amplang ikan.

Kerupuk dan amplang ikan yang terbuat dari ikan bulan-bulan dan bandeng laut ini sudah diproduksi sejak beberapa tahun lalu, dan menjadi buah tangan khas dari ekowisata mangrove di Kampung Teluk Semanting.

Para pelaku UMKM yang tergabung di rumah produksi "Kelompok Ceria" ini mengaku, bahwa kerupuk dan amplang ikan asal Ekowisata mangrove di Kampung Teluk Semanting ini sangat disukai oleh para wisatawan. Bahkan tiap hari permintaannya terus meningkat.

Kabid IKP, Diskominfo Berau, Mega Hadiyaty mengatakan selain memiliki rasa yang enak kerupuk dan amplang dari Kampung Teluk Semanting ini memiliki harga yang terbilang murah. Di mana kerupuk 400 gram dibanderol Rp 25 ribu, dan amplang yang dikemas seberat 100 gram dibandrol hanya Rp 13 ribu terbilang sangat murah, dan pastinya terjangkau bagi wisatawan.

Baca Juga:
Dilema Pedagang Kecil Saat Harga Plastik Naik, Harga Jual Tak Berani Ikut

"Meski dikemas dengan sangat sederhana dan harganya murah, namun soal rasa kerupuk dan amplangnya ini sangat gurih, enak, dan terasa sakali ikannya," jelas Mega.

Lebih lanjut, Kepada para pelaku UMKM di Ekowisata mangrove Kampung Teluk Semanting agar selalu menjaga kualitas produknya dengan memperhatikan proses produksi. Selain itu untuk kemasan yang digunakan dapat dibuat lebih baik lagi, agar bisa menarik minat pembeli.

Selain itu promosi dengan menggunakan media sosial juga perlu dilakukan, agar produk ini bisa makin dikenal luas tidak hanya di kawasan ekowisata mangrove Kampung Teluk Semanting saja. Tetapi juga bisa dipasarkan di daerah lain.

"Dipromosikan melalui media sosial, agar lebih dikenal masyarakat secara luas, khusus di luar Kabupaten Berau. Sehingga mampu meningkatkan pendapatan produsen, dan membuka lapangan kerja bagi warga setempat," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Baca Sebelumnya

Bivitri Susanti, Pendiri STHI Jentera, Srikandi Hukum di Balik Film ‘Dirty Vote’

Baca Selanjutnya

KPU Kota Batu Waspadai Penempelan Stiker APK di Masa Tenang

Tags:

UMKM kerupuk Amplang Ikan Ekowisata Mangrove Kampung Teluk Semanting Ekonomi

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar